Air Putih untuk Problem Seksual (1)

Apa yang kita pikirkan soal seks? Jika selama ini kita berfikir bahwa seks adalah sebuah kewajiban, maka kita salah besar karena seks pada dasarnya adalah sebuah kebutuhan dasar dan keinginan. Jika diumpamakan sebagai kebutuhan hidup manusia, hubungan seksual fisik berarti kebutuhan primer, hubungan seksual yang menyenangkan menjadi kebutuhan sekunder, sementara orgasme dapat dikatagoriken sebagai kebutuhan eksklusif.

Sebelum abad ke-19, perilaku seks dipandang sebagai hal yang religius atau spiritual. Namun, sejak tahun 1800-an, seksualitas dan perilaku seksual menjadi fokus studi ilmiah. Seks kemudian dipandang sebagai fungsi biologis, sama seperti makan dan minum. Perbedaan seks dengan makan dan minum. Perbedaan seks dengan makan dan minum adalah bahwa seks membutuhkan syarat kematangan organ reproduksi dan cara pemenuhannya yang harus terjaga dari pandangan makhluk lain, sedangkan makan dan minum tidak.

Seks adalah hal yang naluriah, alami, biologis, instingtif, dan berhubungan dengan keinginan dan kebutuhan dasar manusia. Sama seperti makan, seks masuk dalam wilayah kebutuhan-kebutuhan dasar yang (biasanya) harus terpenuhi, terkecuali bagi beberapa orang. Seks masuk dalam wilayah ketidaksadaran seseorang dan menjadikannya makhluk seksual atau dengan kata lain makhluk yang harus memenuhi kebutuhan-kebutuhan seksualnya.

Kebutuhan seksual menjadi salah satu kebutuhan dasar manusia, sama dengan kebutuhan untuk bertahan hidup. Bahkan seseorang Freud mengatakan bahwa hasrat seksual (libido) adalah sebuah hasrat untuk (bertahan) hidup. Karena menjadi kebutuhan seksual, maka bukan hal yang aneh kalau manusia (sebagai makhluk seksual) mendasarkan kehidupannya salah satunya dalam wilayah seksual.

Hasrat seksual di sini memegang peranan penting. Meskipun dalam wilayah agama seks dan seksualitas manusia mendapat batasan-batasan moral, tetapi itu tidak menghilangkan satu ciri khas manusia yaitu makhluk seksual. Manusia sebagai makhluk seksual ini mempunyai banyak implikasi, salah satunya adalah menjadikan daerah-daerah keinginan yang lain masuk juga dan menjadi bagian dari kebutuhan seksual itu.

Seks adalah pemberian Tuhan sebagaimana pemberian-pemberian lain pada setiap makhluk-NYA. Ia adalah rahmat, karunia, dan sekaligus amanat. Seks adalah kebutuhan azali manusia. Semenjak dari merancang, Tuhan telah memikirkan seks manusia yang kelak menjadi kebutuhannya. Dengan kesadaran-NYA, Tuhan menciptakan manusia berpasangan, lengkap dengan seperangkat alat-alat seksnya yang unuik. Tanpa melalui proses pengajaran, manusia mampu mempergunakan seperangkat alat-alat seks itu secara tepat, bahkan sangat kreatif. Adam dan Hawa adalah contohnya. Ini karena bersama dengan rancangan itu Tuhan melengkapi manusia dengan ‘naluri seksual” sebagaimana yang diberikan kepada makhluk-makhluk lainnya.

Oleh karena itu, seks adalah sesuatu yang natural, naluri, dan kepentingan biologis-keberlangsungan. Keberadaanya melekat dengan nadi kehidupan. Sering dikatakan bahwa kehidupan itu sendiri adalah seks. Tidak seorang pun bisa mengintervensi urusan seks manusia sebagaimana juga tidak mungkin mengatur arah kehidupannya. Seks merupakan kedaulatan diri, harga diri, dan mahkota kehidupan. Ia hanya bisa diberikan dan dilakukan melalui kesadaran diri, dan melalui kontrak atau kesepakatan bersama. Perlakuan di luar itu adalah pemerkosaan, pembangkangan, dan pelanggaran terhadap hak asasi manusia, yang dalam bahasa Al-Qur’an disebut al-zina.

Para ilmuwan dan ahli kedokteran banyak yang mengutarakan bahwa seks serta pencapaian orgasme memiliki banyak pengaruh positif terhadap kesehatan tubuh. Ternyata, seks tidak hanya sebagai sarana untuk mempererat ikatan batin pasangan suami istri. Seks menurut sejumlah pakar seksual, juga justru bisa meningkatkan kesehatan dan keharmonisan. Hidup sehat dan harmonis dapat dimulai dengan seks secara rutin. Membina hubungan lebih intim dengan pasangan sudah pasti bakal menyehatkan. Menurut beberapa ahli, melakukan hubungan seksual secara teratur memiliki pengaruh yang luar biasa untuk kesehatan. Bercinta itu seperti olahraga. Maka dari itu, banyak manfaat yang dapat kita ambil ketika kita bercinta. Aktivitas ini bahkan juga membawa pengaruh yang baik bagi jiwa maupun raga. Berikut ini adalah alasan mengapa seks atau bercinta tersebut mempunyai dampak positif terhadap kesehatan.

1. Memperlancar Sirkulasi Pernapasan

Bercinta di malam hari dapat meningkatkan jumlah oksigen di dalam sel, membantu menjaga fungsi organ sehingga metabolisme tubuh dapat berjalan secara lancar.

2. Merupakan Bentuk Fisik Latihan

Dengan bercinta tiga kali dalam seminggu mampu membakar 7.500 kalori dalam setahun, atau setara dengan jogging berjarak 75 mil. Menurut penelitian, aktivitas seks selama 13 menit bisa membakar sekitar 85 kalori lebih. Sepertinya jumlah ini tidak banyak. Namun bila dihitung-hitung, jika kita melakukannya minimal 42 kali dalam setahun (sebulan tiga kali) berarti kita telah membakar 3,570 kalori, lebih dari cukup untuk menurunkan 0,5 kg berat badan. Jika kita berhubungan seks rata-rata selama satu jam, satu kilo berat badan mungkin bisa diturunkan dengan 21 kali ngeseks. “Seks adalah model terhebat dari olahraga, “komentar Patti Britton, PhD, seksolog dan Presiden American Society of Sexuality Educators and Therapist.

3. Menguatkan Tulang dan Otot

Segala latihan fisik, termasuk berhubungan seks, akan membantu meningkatkan testosteron. Testosteron dipercaya dapat membantu menjaga tulang dan otot kaum pria agar tetap kuat.

4. Mengurangi Rasa Sakit

Seks dapat mengurangi tingkat sakit encok, tegang di leher, dan sakit kepala. Hormon yang dilepaskan saat mencapai kepuasan seksual dan orgasme dapat memindahkan rasa sakit. Ketika hormon oksitosin dalam tubuh meningkat, endorphin juga akan naik dan rasa sakit akan berkurang. Oleh sebab itu, jika rasa sakit kepala, artritis atau gejala sindrom premenstrual kita bisa mereda setelah berhubungan seks, itu lebih karena efek hormon oksitosin.

5. Mengurangi Kadar Kolesterol

Bercinta secara teratur dapat membantu mengurangi atau merendahkan kadar kolesterol buruk dalam tubuh.

6. Tak Perlu Mengonsumsi Suplemen

Ketika kita bercinta, DHEA (dehydroepiandrosterone), suplemen hormon populer, dilepaskan tubuh secara alami. Sebelum mengalami orgasme dan ejakulasi, DHEA terpancang pada level 3 – 5 lebih tinggi dari biasanya.

7. Melindungi Kelenjar Prostat (Pria)

Penelitian menunjukkan masalah prostat terjadi dan bertambah buruk karena adanya cairan yang diproduksi dalam kelenjar. Untuk itu, ejakulasi secara teratur akan membantu membersihkan cairan tersebut.

8. Meredakan Stres

Para peneliti dari Skotlandia dalam riset yang dipublikasikan jurnal Biological Psychology menyimpulkan bahwa salah satu manfaat utama seks bagi kesehatan adalah menurunkan tekanan darah dan meredakan stres secara umum. Kesimpulan ini merupakan hasil pemantauan terhadap 22 pria dan 24 wanita yang dikondisikan dalam situasi stres. Aktivitas seksual mereka dicatat dan hasilnya menunjukkan mereka yang melakukan hubungan intim dapat mengatasi stres lebih baik ketimbang yang tidak. Dalam riset lain yang dipublikasikan jurnal yang sama menyebutkan bahwa aktivitas seks rutin berkaitan dengan tekanan diastolik yang rendah.

Bersambung …

Air Putih untuk Demam | Air Putih dan Problem Seksual (2)

This entry was posted in Air untuk Terapi. Bookmark the permalink.