Alergi Makanan Penyebab Autisme dan Seliak

Autisme adalah suatu gangguan yang mempengaruhi perkembangan otak pada anak dan menyebabkan masalah dalam interaksi sosial dan kemampuan komunikasi. Dalam tahun-tahun terakhir ini, peneliti telah mencari penjelasan peran alergi makanan yang menyebabkan atau memperburuk keparahan autisme. Khususnya, gluten (protein gandum) dan kasein (protein susu) yang kadang-kadang dipersalahkan atas gejala yang memburuk pada beberapa anak dengan menambah disfungsi imun. Beberapa makanan lain juga dipersalahkan atas perburukan autisme yaitu telur, tomat, terong, alpukat, cabe merah, kacang kedelai, dan jagung. Berdasarkan aturan umum ini, anak-anak autis mungkin perlu diberi diet yang sangat ketat untuk periode waktu yang lama.

Penelitian klinis mengungkapkan uji alergi lewat kulit dan darah yang menilai keberadaan antibodi IgE pada makanan ini biasanya negatif, dan sebagian besar anak-anak ini tidak mengalami gejala khas alergi makanan. Selain itu, penelitian diet bebas gluten dan kasein pada anak autis tidak memenuhi penilaian ilmiah yang teliti dan menghasilkan informasi yang meragukan. Baru-baru ini, suatu analisis Cochrane mengenai masalah ini menemukan hanya satu penelitian kecil yang dirancang dengan baik yang menunjukkan beberapa perbaikan dalam ciri pembawa autis pada anak yang menerima diet bebas gluten dan kasein. Kajian pada jumlah anak yang lebih besar diperlukan untuk memastikan hasil penelitian kecil ini. Harus diingat bahwa pembatasan asupan diet yang ketat pada anak dapat menimbulkan defisiensi gizi. Pastikan untuk menghubungi dokter anak sebelum memulai diet ketat pada anak kecil.

Penyakit seliak adalah suatu kelainan pencernaan yang disebabkan oleh makan gluten, yaitu suatu protein yang ditemukan dalam roti, pasta, kue, kulit pizza, banyak makanan lain mengandung gandum, barley (gandum untuk bir), atau rye (gandum hitam). Jika Anda mengidap penyakit seliak dan makan makanan mengandung gluten, suatu reaksi imun terjadi dalam usus halus Anda, menyebabkan kerusakan permukaan usus halus dan ketakmampuan untuk menyerap zat-zat gizi tertentu. Akhirnya, penurunan penyerapan za-zat gizi menimbulkan defisiensi vitamin yang mengakibatkan kerusakan otak, sistem saraf perifer, tulang, hati, dan organ tubuh lainnya.

Jika seseorang anggota keluarga dekat Anda mengidap penyakit seliak, ada kemungkinan 5 – 15% Anda juga mengidap penyakit tersebut. Anda juga mengidap penyakit tersebut. Penyakit sering muncul jelas setelah beberapa bentuk trauma seperti infeksi, cedera fisik, kehamilan, stres psikologi berat, atau pembedahan. Gejala yang paling umum meliputi diare hilang timbul, sakit perut, dan kembung. Penyakit lain yang juga mempunyai gejala seperti ini yaitu sindrom iritasi usus besar, tukak lambung, penyakit Crohn, dan infeksi parasit pada usus.

Kadang-kadang, orang dengan penyakit seliak mungkin tidak mengalami gejala saluran cerna sama sekali dan mungkin ada gejala yang jarang, meliputi anemia, kulit kemerahan, berat badan turun, kelemahan umum, hambatan pertumbuhan (pada anak), dan osteoporosis. Orang-orang dengan penyakit seliak memiliki nilai antibodi tertentu lebih tinggi dari normal, yaitu anti-gliadin, anti-endomisium, dan anti-tissue transglutaminase. Uji darah selalu tersedia, yang dapat mendeteksi nilai antibodi ini dan dapat digunakan untuk deteksi awal orang-orang yang kemungkinan besar mengidap penyakit seliak dan mereka yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Untuk memastikan diagnosis, dokter memerlukan pemeriksaan mikroskopik bagian kecil jaringan usus untuk memeriksa kerusakan dinding usus. Prosedur ini disebut biopsi. Untuk melakukan ini, dokter memasukkan selang fleksibel, tipis (endoskop) melalui mulut, esofagus, dan lambung ke dalam usus halus dan mengambil sampel jaringan usus.

Suatu uji coba diet bebas gluten dapat juga memastikan diagnosis, tetapi yang perlu diingat adalah bahwa Anda tidak memulai diet seperti ini dapat mengubah hasil tes darah dan biopsi menjadi normal.

Tidak ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit seliak. Namun, Anda dapat secara efektif mengelola penyakit seliak dengan mengubah diet. Jika gluten telah disingkirkan dari diet Anda, peradangan di dalam usus halus Anda akan mulai sembuh, biasanya dalam beberapa minggu. Gluten dalam jumlah sedikit sekalipun sudah cukup untuk menimbulkan gejala dan komplikasi. Ini berarti semua makanan atau bahan makanan yang dibuat dari banyak biji-bijian harus dihindari.

Karena diet bebas gluten perlu dipatuhi dengan ketat, Anda mungkin perlu berkonsultasi pada ahli diet terdaftar yang berpengalaman untuk mengajari pasien tentang diet bebas gluten. Makanan yang mengandung gluten meliputi berbagai jenis gandum (termasuk farina, tepung graham, semolina, dan durum), barley, rye, bulgur, kamut, kasha, matzo meal, spelt, dan triticale. Amaranth, buckwheat, dan quinoa adalah bebas gluten ketika tumbuh, tetapi dapat terkontaminasi oleh biji-bijian lain ketik panen dan proses, maka Anda harus memastikan bahwa pada label tertulis bebas gluten atau dibuat di fasilitas bebas gluten. Kontaminasi silang dapat juga terjadi jika produk bebas gluten disiapkan dalam mangkuk yang tidak dicuci sebelumnya mengandung produk gluten. Oats (jenis gandum) tidak berbahaya bagi kebanyakan orang dengan penyakit seliak, tetapi produk oat sering kali terkontaminasi gandum, jadi lebih baik hindari juga produk oat. Makanan dipanggang yang paling banyak diperdagangkan mengandung gluten dan harus dihindari dengan ketat, kecuali ada label bebas gluten. Tepung yang biasanya paling aman yaitu beras, kacang kedelai, jagung, dan kentang. Jika defisiensi zat gizi menjadi serius, Anda perlu meminum suplemen vitamin dan mineral.

Jika diet bebas gluten telah dimulai, penyembuhan usus halus yang sempurna dapat terjadi dalam waktu beberapa bulan pada orang muda dan 2-3 tahun pada orang yang lebih tua. Kebanyakan orang dengan penyakit seliak yang mengikuti diet bebas gluten mendapatkan kesembuhan sempurna. Jarang sekali, orang-orang dengan kerusakan usus halus yang berat dapat membaik dengan diet bebas gluten. Jika diet tidak efektif, tetapi kerap mencakup obat-obatan untuk mengendalikan peradangan usus dan kondisi lain yang disebabkan oleh malabsorpsi.

Biji-bijian dan tepung kanji yang mengandung gluten :

Mengandung gluten :
* Wheat / gandum
* Farina
* Tepung graham
* Semolina
* Durum
* Barley
* Rye / gandum hitam
* Bulgur
* Kamut
* Kasha
* Matzo meal
* Spelt
* Triticale

Bebas gluten :
* Amaranth
* Buckwheat
* Quinoa
* Oats
* Beras
* Kacang kedelai
* Jagung
* Kentang

Selama lebih dari 10 sampai 15 tahun yang lalu, para peneliti telah mencari cara untuk pencegahan perkembangan alergi makanan pada anak-anak. Sejumlah besar intervensi telah dicoba pada orang tua yang berisiko tinggi memiliki anak-anak alergi, meliputi pembatasan makanan pada ibu (waktu kehamilan dan menyusui), tetap mengikuti diet ASI pada bayi dan pembatasan makanan pada bayi setelah makanan diberikan untuk pertama kali. Beberapa penelitian telah menunjukkan awalnya alergi makanan rendah pada bayi baru lahir, waktu usia 2 tahun angka kejadian sebanding dengan anak yang tidak menjalani intervensi diet. Sekarang ini, para peneliti mencari cara baru untuk menurunkan alergi makanan pada bayi berisiko tinggi. Penemuan awal menunjukkan pengenalan dini kacang tanah pada diet bayi baru lahir dapat memblokir perkembangan alergikacang tanah. Walaupun ini adalah prospek yang sangat mengembirakan dan penting, upaya ini tidak direkomendasikan sampai uji coba yang besar dan teliti memastikan observasi ini.

Alergi Terhadap Udang dan Kerang-kerangan | Pencegahan dan Pengobatan Reaksi Alergi Serius di Rumah

This entry was posted in Alergi. Bookmark the permalink.