Apa yang Disebut Gangguan Gerakan Hiperkinetik?

Beberapa gangguan gerakan termasuk meningkatnya gerakan dan disebut gangguan gerakan hiperkinetik. Tics dan tremor masuk dalam kategori ini, demikian juga akathisia, Chroea, dan mioklonus. Akathisia adalah rasa kegelisahan di dalam diri, perasaan seperti ada “semut di dalam celana”. Ini mungkin komplikasi pengobatan parkinson dengan levodopa atau pengobatan beberapa gangguan psikiatrik menggunakan selective serotonin reuptake inhibitors (SSRI), obat anti serangan epilepsi, atau obat neuroleptik.

Chorea, atau diskinesia, adalah gerakan mengalir yang lambat (satu atau dua gerakan per detik) amplitudo sedang, tidak berirama, kacau, seperti dansa memengaruhi kepala dan leher (terpisah atau bersama), lidah, lengan dan tungkai. Chorea dapat muncul dalam penyakit Huntington (gangguan otak yang diturunkan), pada parkinson yang diobati dengan levodopa, selama pengobatan psikiatrik dengan obat-obat neuroleptik, selama kehamilan, selama pengobatan dengan phenytoin atau Dilantin (obat anti serangan epilepsi), setelah stroke di basal ganglia, saat hipoglikemia (kadar darah rendah), hipotiroidisme, gagal hati, dan penyakit Wilson.

Mioklonus adalah kontraksi dari otot atau kelompok otot yang berlangsung kurang dari 0.3 detik. Mioklonus dapat mempunyai amplitudo sedang sampai besar, dapat menyerang satu bagian badan (satu lengan atau tungkai) disebut mioklonus fokal, atau dapat berupa gerakan terkoordinasi, berirama sinkron dari satu lengan dan satu tungkai, kedua lengan, kedua tungkai (disebut mioklonus segmental), atau kedua lengan dan tungkai dan badan (disebut mioklonus umum). Ini dapat juga akibat dari relaksasi tiba-tiba dari sekelompok otot yang menyebabkan anggota badan tiba-tiba tersentak. Relaksasi ini disebut asteriksis dan mungkin merupakan komplikasi dari gagal hati.

Mioklonus dapat muncul dari pelepasan listrik dalam korteks (sebagai bagian dari serangan epilepsi), di basal ganglia, dan di sumsum tulang belakang. Mioklonus muncul sebagai fenomena normal seperti ketika Anda tertidur, bangun tidur, atau ketika Anda terkejut. Cegukan adalah mioklonus diafragma Anda. Mioklonus mungkin dipicu oleh aneka ragam rangsangan termasuk cahaya, bunyi, dan ketakutan yang tiba-tiba. Seperti korea, mioklonus dapat disebabkan oleh berbagai gangguan, termasuk penyakit Alzheimer, AIDS, penyakit Creutzfeldt-Jacob, kerusakan otak di utero, dan kegagalan sirkulasi seperti berhentinya denyut jantung. Mioklonus nokturnal, yang terjadi sew aktu Anda sedang tidur atau terbangun dari tidur, mungkin diperparah oleh levodopa pada pasien parkinson.

Apakah Adanya Tremor Berarti Menderita Penyakit Parkinson? | Apakah Parkinson Adalah Penyakit yang Progresif?

This entry was posted in Parkinson. Bookmark the permalink.