Apakah Anak Dapat Mengatasi Asmanya?

Asma tidak pernah dapat diatasi. Asma adalah diagnosis seumur hidup. Gejala asma, bagaimanapun dapat hilang untuk jangka waktu yang lama, lebih kurang bertahun – tahun pada banyak kasus, sehingga mengarah pada kesan bahwa seorang anak telah dapat mengatasi penyakitnya. Keadaan dari hiperreaktivitas yang menjadi acuan mendefinisikan asma tidak pernah hilang, banyak anak laki – laki dan perempuan yang menderita asma selama tahun – tahun awal masa kanak – kanaknya, memang menjadi bebas gejala ketika remaja, dan bahkan pada usia yang lebih muda. Mudah untuk kemudian keliru menyamakan hilangnya gejala asma dari waktu ke waktu dengan asma yang “telah dapat diatasi”. Pemikiran medis kontemporer melihat fenomena menghilangnya gejala asma sebagai suatu keadaan remisi asma yang sangat lama selama gejala mereda. Meskipun penelitian epidemiologi melakukan konfirmasi terhadap fenomena tersebut, terlalu banyak pediatrik umum meyakinkan para orang tua dengan tidak benar, dengan mengatakan bahwa anak mereka akan “mangatasi” gejala asma dan kebutuhan terhadap obat asma oleh dewasa muda. Alasannya mungkin sebagian berhubungan dengan pengalaman pribadi klinis dokter yang mengobati anak – anak penderita asma. Seperti yang dapat dengan mudah anda bayangkan, seorang ayah dari dua orang anak berusia 34 tahun, yang kembali mengalami mengi untuk pertama kalinya sejak ia berusia 14 tahun, umumnya tidak menelepon mantan dokter anaknya untuk melaporka perkembangan medisnya!

Jika anda menanyakan kepada spesialis asma apakah gejala asma putra anda akan berkurang, meningkat atau hilang dengan berjalannya waktu, respon yang realistis mungkin, “Saya tidak tahu, karena saya tidak dapat memprediksi pada masa yang akan datang apa yang akan terjadi pada khususnya asma anak anda.” Petunjuk klinis tertentu muncul untuk menunjukkan kemungkinan yang lebih besar menurunnya gejala asma dari waktu ke waktu. Sepertinya ada kemungkinan lebih besar bahwa seorang anak akan berhenti mengalami gejala asma dengan berlalunya waktu jika mereka tidak memiliki riwayat asma dan alergi pada orang tua, jika gejala batuk atau mengi mulai sejak awal kehidupan, dan jika pemicu utama mereka adalah infeksi saluran pernapasan. Banyak anak dengan karakteristik seperti ini bebas dari gejala asma dalam dekade pertama kehidupannya. Gejala asma yang berlangsung memerlukan obat yang di sisi lain, dikatikan dengan adanya gejala klinis baik asma maupun eksema, mengi yang berkembang tanpa adanya infeksi, gejala awal muncul pada usia tua, asma dan /  alergi pada orang tua, terutama ibu, dan diagnosis rintis alergi oleh dokter pada anak yang telah mengalami episode asma sebelumnya.

Meskipun kita semua memiliki kecenderungan menginginkan informasi tentang apa yang diharapkan atau apa yang ada di depan, terutama untuk anak – anak kita dan kesehatan mereka, tidak ada cara yang akurat untuk memprediksi gejala asma dalam setiap individu dari waktu ke waktu. Hasil penelitian, seperti yang dijelaskan di atas, dapat membantu dokter anak anda coba – coba menebak, tapi perspektif saya adalah kembali fokus pada masa sekarang dan mendapatkan perawatan asma terbaik unutk anak anda. Pelajari tentang asma, tentu saja, merupakan langkah yang sangat baik dalam hal itu dan memastikan bahwa asma anak anda dikendalikan melalui kepatuhan terhadap rencana pengobatan asma yang komprehensif. Kita semua ingin anak – anak kita menjadi sehat, sesehat yang mungkin mereka bisa, dan kami ingin mereka tumbuh menjadi orang dewasa yang bahagia dan puas. Asma yang terkendali dengan baik bukan penghalang untuk semua tujuan itu!

Bisakah Dokter Anak di Pusat Kesehatan Masyarakat Mendiagnosis dan Mengobati Asma, Tanpa Harus ke Dokter Ahli Asma?Haruskah Anak Dibebaskan dari Kelas Pendidikan Jasmani Karena Didiagnosis dengan Asma?

This entry was posted in Asma. Bookmark the permalink.