Apakah Mencatat Kejadian Migrain Bisa Membantu?

Mengetahui jejak kejadian dari migrain Anda adalah sangat berguna bagi Anda, sebelum menemui dokter dan sesudahnya. Sebelum menemui dokter, sangat membantu bagi Anda untuk mengetahui jejak kejadian dari serangan sakit kepala, terutama jika dokter dapat melihat pola yang tidak pernah Anda sadari sebelumnya. Untungnya, pengalaman dari pasien lain sebelum Anda, bisa sangat berguna bagi dokter. Tema yang berulang adalah sebuah kemungkinan pada migrain, dengan pemicu yang menimbulkan sakit kepala sesungguhnya. Karena pemicu migrain sangat mudah ditebak dan bisa ditebak di antara berbagai jenis orang, kalender dapat digunakan untuk mencatat pemicu secara spesifik, yang kemudian memungkinkan Anda untuk mencari pola tertentu.

Hanya dengan mencatat hari dan tanggal dari sakit kepala Anda akan sangat membantu. Sakit kepala yang “mengecewakan” biasanya terjadi pada akhir minggu. Sakit kepala jenis ini juga dapat terjadi pada pertengahan minggu, jika hal-hal yang membuat Anda stres terjadi pada awal minggu. Jika Senin, Selasa, dan Rabu adalah hari-hari Anda yang sibuk dan/atau membuat stres setiap minggu, maka Kamis bisa jadi hari dimana Anda akan menderita migrain. Atau, mungkin Anda mengalami migrain terburuk pada hari yang lebih umum, seperti Jumat malam atau Sabtu siang. Sakit kepala itu mungkin berkaitan dengan penurunan stres, atau sakit kepala Anda terkait dengan asupan kafein, yang mungkin biasanya di hari kerja Anda mengkonsumsi kopi latte sebanyak dua kali sehari.

Langkah penting yang dapat Anda lakukan untuk mengidentifikasi serangkaian pemicu migrain adalah untuk memiliki sebuah catatan harian sakit kepala (headache diary). Catatan harian itu adalah tulisan mengenai kejadian, makanan, pemikiran, dan perasaan yang muncul setiap hari ketika merasakan migrain. Sangat mudah untuk melupakan seberapa banyak yang Anda rasakan pada periode tertentu dan apa saja yang Anda makan, lakukan, pikirkan, atau rasakan sebelum serangan tersebut. Catatat tertulis menjadi alat yang sangat berguna untuk mengingatkan kembali. Hal itu juga sangat membantu untuk mencatat apa yang Anda pikirkan, rasakan atau lakukan selama dan setelah serangan untuk mengetahui lebih baik mengenai cara Anda merespon migrain.

Sebagai tambahan untuk membantu Anda mengidentifikasi pemicu migrain Anda, catatan harian sakit kepala bisa menjadi sumber bantuan yang cukup berguna bagi dokter Anda. Bawalah buku harian tersebut dan daftar dari kemungkinan pemicu pada kunjungan Anda, maka hal itu akan membantu dokter membuat diagnosis yang sesuai dan membantu Anda menyesuaikan gaya hidup, untuk menghindari sakit kepala yang sering terjadi.

Sebenarnya sangat sulit untuk menghindari semua faktor pemicu yang potensial, karena sebagian kemungkinannya merupakan hal yang tidak dapat dihindari dari hidup Anda. Namun, secara ideal, Anda dapat mengurangi ekspos pada pemicu tersebut yang sangat mempengaruhi Anda, terutama pada saat tertentu ketika Anda lebih rentan terhadap serangan migrain.

Anda dapat memilih di antara berbagai cara untuk tetap menyimpan faktor pemicu. Anda mungkin bisa membeli sebuah buku catatan atau buku kecil dengan halaman kosong untuk keperluan ini, atau mungkin juga menyimpannya dalam sebuah daftar di komputer yang dapat dicetak sebelum kunjungan ke dokter.

Ketika menyimpan sebuah catatan harian sakit kepala, sangat penting untuk memperhatikan beberapa faktor berikut:
* Kapan tanggal dan waktu sakir kepala?
* Seberapa lama sakit kepala itu berlangsung?
* Jenis nyeri apa yang dirasakan (misalnya, menekan, berdenyut, tajam, tumpul, dll)?
* Berapa nilai dari rasa nyeri yang dirasakan (pada skala 1 – 10)?
* Di mana lokasi dari sakit kepala (misalnya, di belakang mata, belakang leher, dahi, kepala sebelah kanan atau kiri)?
* Apakah ada gejala fisik lain yang dirasakan? (seperti, mual, muntah, letih, atau aura visual)?
* Apakah gejala emosional yang dirasakan (misalnya, lekas marah, marah-marah, sedih, gelisah)?
* Bagaimana perasaan Anda sebelum sakit kepala?
* Apa yang Anda lakukan ketika mulai sakit kepala?
* Bagaimana suasana hati (mood) atau tingkat stres Anda sebelum sakit kepala?
* Apakah ada perubahan besar yang sedang terjadi dalam hidup Anda (misalnya, perubahan kerja, hubungan, kesehatan, keuangan)?
* Makanan apa yang Anda makan selama 48 jam sebelum sakit kepala?
* Bagaimana pola tidur Anda selama 48 jam sebelum sakit kepala?
* Apakah terjadi perubahan cuaca tertentu sebelum sakit kepala?
* Jika Anda seorang wanita, apakah sakit kepala Anda terjadi pada saat Anda mengalami siklus haid?
* Obat-obatan apa yang Anda konsumsi setelah serangan sakit kepala?
* Apakah obat-obatan itu berhasil meredakan sakit kepala?
* Jenis intervensi non-obat apa yang pernah Anda gunakan? (misalnya, beristirahat, teknik relaksasi, teknik pernapasan)?
* Apakah intervensi non-obat tersebut membantu meredakan rasa sakit atau tingkat stres/suasana hti Anda?
* Bagaimana suasana hati Anda selama dan setelah sakit kepala?
* Bagaimana pikiran Anda selama dan setelah sakit kepala?
* Apakah ada komentar lain terkait dengan episode sakit kepala kali ini?

Catatan sakit kepala menyimpan berbagai hal mengenai serangan sakit kepala. Sementara tampaknya sebagai tugas menakutkan, Anda mungkin akan menemukan bahwa mencatat kejadian itu selama beberapa serangan migrain akan memberikan informasi bermanfaat, yang membantu Anda untuk mulai mengendalikan sakit kepala Anda. Tentu saja, sebuah catatan harian sakit kepala sangat efektif, hanya jika Anda menggunakannya untuk mengidentifikasi pemicu Anda. Isi catatan harian Anda segera setelah gejala-gejala itu dirasakan, atau segera setelah Anda merasa lebih baik. Setelah Anda mulai mengidentifikasi pemicu yang potensial, maka langkah selanjutnya adalah untuk mulai menyingkirkan ekspos Anda terhadap pemicu tersebut sebanyak mungkin.

Apakah Migrain Lazim pada Usia Lanjut? | Pemicu Migrain

This entry was posted in Migrain. Bookmark the permalink.