Apakah Meneteskan Air Ludah Merupakan Bagian dari Parkinson?

Keluarnya air ludah berlebihan (sialore) akibat dari kesulitan menelan dan merupakan gejala parkinson yang sering terlihat. Akan tetapi, kadang-kadang keadaannya memalukan, dan kadang-kadang bahkan membahayakan: air ludah yang masuk ke saluran napas dan paru-paru dapat menyebabkan pneumonia.

Air ludah adalah cairan banyak mengandung air yang melapisi makanan Anda, membuatnya licin dan mudah ditelan. Air ludah mengandung enzim yang menguraikan karbohidrat kompleks dan tepung, menjadi senyawa yang lebih mudah dicerna, dan juga mengandung senyawa pembunuh bakteri yang mengatasi pembusukan gigi. Menelan menyingkirkan air ludah dan mencegahnya agar tidak tertimbun dalam mulut dan tenggorokan Anda. Ini adalah proses aktif yang memerlukan koordinasi otot melingkar dari tenggorokan dan kerongkongan Anda. Pada pasien parkinson, otot lidah, langit-langit, tenggorokan, dan kerongkongan mungkin terpengaruh, menjadi kaku dan lambat serta kehilangan kemampuan untuk mendorong makanan ke bawah. Gravitasi juga membantu menelan. Di siang hari, ketika kepala Anda tegak (ketika duduk atau berdiri), air ludah didorong oleh lidah, langit-langit, dan tenggorokan Anda dan bergerak menuruni kerongkongan masuk ke dalam lambung. Akan tetapi, di malam hari, dengan kepala rebah, gravitasi tidak lagi membantu dan air ludah menetes ke bantal Anda. Anda mungkin terbangun di pagi hari dan mendapati bantal sudah basah.

Air ludah dihasilkan oleh kelenjar ludah: kelenjar parotid, sub-maksilaris, dan sub-lingualis terletak di dasar mulut dna di sudut rahang. Walaupun produksi air ludah terjadi secara otomatis, produksi dapat meningkat sebgai respons terhadap peristiwa eksternal, seperti pemandangan, bau, atau rasa makanan (bahkan ketika memikirkan mengenai makanan). SSO mengendalikan produksi air ludah lewat pelepasan asetilkolin, yang merangsang reseptor pada sel-sel kelenjar ludah. Selain kekuatan dari otot tenggorokan dan kerongkongan Anda yang berkaitan dengan parkinson, keluarnya air ludah dapat juga diakibatkan oleh meningkatnya produksi ludah sekunder akibat SSO Anda yang aktif berlebihan.

Pendekatan pertama untuk mengobati keluarnya air ludah adalah pendidikan. Memahami alasan And amengeluarkan air ludah dapat membantu mengatasi penyebabnya. Misalnya, tidur dengan kepala dinaikkan memungkinkan gravitasi membantu Anda menelan ludah. Mengunyah permen karet tanpa gula merangsang otot melingkar di tenggorokan Anda dan juga membantu menelan ludah. Saran ini membantu, namun akhirnya, ketika parkinson menjadi semakin berat, tindakan itu tidak memadai.

Pendekatan selanjutnya adalah menggunakan obat antikolonergik di kelenjar ludah. Artane dan Cogentin keduanya bekerja dengan cara ini untuk mengurangi keluarnya air ludah. Trihexiphenidyl juga menghambat reseptor asetilkolin dalam badan Anda, tetapi mungkin menyebabkan rasa bingung, berkhayal, kehilangan memori, penglihatan kabur, sembelit, dan/atau penahanan urin. Sedikit pasien dapat toleran terhadap dosis tinggo yang diperlukan utnuk mengendalikan keluarnya air ludah tanpa efek samping. Darifenacin (Enablex) dan trospium (Sanctura) adalah obat anti kolinergik yang bermanfaat untuk mengobati kandung kemih yang terlalu aktif. Karena tidak satu pun dari obat ini yang masuk ke dalam otak, keduanya dpaat digunakan untuk mengobati keluarnya air ludah tanpa menyebabkan kebingungan, berkhayal, atau kehilangan memori. Akan tetapi, harga obat ini mahal dan karena belum disetujui oleh FDA untuk mengendalikan keluarnya air ludah, kecil kemungkinan perusahaan asuransi akan membayarnya. Akan tetapi, bagi beberapa orang harganya sesuai dengan hasil yang diperoleh.

Satu pendekatan akhir adalah Botox (racun botulinum), yang merupakan molekul protein besar yang menghambat pelepasan asetilkolin ke dalam otot dan dapat menghentikan pengeluaran asetilkolin oleh kelenjar ludah. Karena ukurannya, sulit bagi Botox untuk terbawa ke tempat lain dan jadi pengaruhnya terbatas di tempat yang disuntik. Menyuntik Botox untuk menetesnya air liur harus dilakukan dengan hati-hati gara tidak mengenai otot untuk menelan yang terletak didasar mulut. Suntikan seperti itu dapat menyebabkan ketidakmampuan menelan sementara.

Apakah Sembelit Bagian dari Parkinson?Apakah Postur Bungkuk Merupakan Bagian dari Parkinson?

This entry was posted in Parkinson. Bookmark the permalink.