Apakah Parkinson adalah Penyebab Sulit Berjalan?

Ada beberapa gangguan berjalan yang mungkin bisa keliru dikira parkinson atau mungkin ada bersama dengan parkinson. Penyakit parkinson tidak melindungi Anda dari mengalami gangguan berjalan. Gangguan berjalan berbeda mempunyai gejala berbeda yang membantu dalam membedakan satu gangguan dari yang lain (misalnya, apakah langkah-langkah Anda pendek atau menyeret kaki sewaktu berjalan, atau semudah apa Anda jatuh bila didorong ke belakang, ada atau tidak nya refleks tertentu, reaksi terhadap levodopa, dan hasil pemindai otak dengan MRI).

Mileopati merujuk pada gangguan gaya berjalan yang diakibatkan dari tekanan di sumsum tulang belakang bagian atas atau bagian leher. Gangguan ini ditandai dengan gaya berjalan seperti gunting: kaki Anda mengarah ke dalam seperti bilah gunting ketika Anda berjalan menyusuri garis lurus atau ketika Anda berputar membalik. Pemeriksaan biasanya mengungkapkan kelemahan tungkai, refleks tendon sebelah dalam yang berlebihan, dan ibu jari kaki And abergerak ke atas setelah dokter menggores telapak kaki Anda menggunakan jarum. Tes terakhir ini disebut respons Babinski, mengikuti nama dokter saraf yang pertama kali menguraikannya.

Normal Pressure Hydrocephalus. Hidrosefalus adalah gangguan ketika jumlah cairan serebrospinal (dalam otak dan sumsum tulang belakang) dalam ventrikel otak Anda terlalu banyak. Ventrikel ini membesar untuk menampung tambahan cairan dan kemudian menekan otak, menyebabkan kerusakan. Normal pressure hydrocephalus (NPH) adalah suatu tipe hidrosefalus yang terjadi pada dewasa tua, biasanya 60 tahun atau lebih. NPH berkembang berangsur-angsur, biasanya dalam kurun beberapa tahun. Penyebab pastinya tidak diketahui, walaupun gejala-gejalanya terjadi karena pembesaran ventrikel yang menekan otak. Gejala-gejalanya dapat dikelompokkan menjadi gejala mental, kesulitan berjalan, dan kesulitan untuk kencing.

Gejala-gejala mental dari NPH dapat menyerupai gejala penyakit alzheimer atau demensia parkinson (penyakit bulatan Lewy): apatis, gelisah, depresi, sulit memperhatikan, mengingat, dan berpikir. Pengujian oleh seorang ahli neuropsikologis berpengalaman mungkin membantu membedakan gejala mental alzheimer, parkinson, dan NPH. Gangguan gaya berjalan NPH mungkin menyerupai parkinson, termasuk munculnya langkah pendek, kaki diseret, tidak stabil, dan berjalan yang tiba-tiba berhenti (FOG). Gejala-gejala uriner dapat menyerupai parkinson atau pembesaran kelenjar prostat: frekuensi, kemendesakan, dan tidak dapat menahan keluarnya urin. Seorang dokter saraf atau spesialis gangguan gerakan berpengalaman mungkin, berdasarkan pada pemeriksaannya, menduga NPH.

Diagnosis NPH mungkin dimuali dengan MRI yang mengungkapkan ventrikel yang membesar. Akan tetapi, MRI tidak menunjukkan apakah pembesaran ventrikel disebabkan oleh hidrosefalus, atrofi otak normal yang berkaitan dengan usia, atau atrofi karena alzheimer atau demensia parkinson. Dengan membandingkan derajat atrofi dengan permukaan otak dan ukuran ventrikel, seorang dokter saraf berpengalaman biasanya dapat membedakan NPH dari atrofi otak. Dokter saraf ahli radiologi mungkin menyarankan tes diagnostik tambahan yang bervariasi dari suatu pusat kesehatan ke pusat yang lain. Diagnosis NPH juga dibantu dengan penusukan pinggang (mengambil cairan sumsum tulang belakang) untuk mengukur tekanan cairan sumsum tulang belakang. Tekanan yang lebih tinggi dari normla menyatakan hidrosefalus bukan atrofi otak. Akan tetapi, NPH mungkin ada dengan tekanan normal (oleh karena itu namanya normal pressure hydrocephalus). Cairan sumsum tulang belakang dalam jumlah yang besar diambil dan dianalisis mengenai sel-selnya, protein, dan gula. Pada NPH, hasil analisis itu akan negatif. Banyaknya volume cairan sumsum tulang belakang yang diambil mungkin mengakibatkan perbaikan sementara (24 sampai 48 jam) dari kesulitan berjalan. Bila perbaikan seperti itu terjadi, itu adalah pertanda NPH.

Gaya Berjalan Orang Tua / Parkinson Vaskularis. Menyusutnya atau atrofi otak dengan hilangnya neuron yang mengatur berjalan (gaya berjalan orang tua), atau serangkaian stroke yang merusak bagian otak yang sama (parkinson vaskularis) dapat mengakibatkan gangguan gaya berjalan yang menyerupai parkinson. Tergantung pada derajat atrofi atau lokasi dan banyaknya stroke, kesulitan berjalan dari gaya berjalan orang tua atau parkinson vaskularis mungkin termasuk langkah-langkah pendek, gaya berjalan yang tiba-tiba berhenti, dan ketidakstabilan (ketidakstabilan postur). Gaya berjalan orang tua dapat merupakan pendahulu penyakit alzheimer atau bukan. Seorang dokter saraf atau spesialis gangguan gerakan berpengalaman biasanya dapat membedakan gaya berjalan orang tua atau parkinson vaskularis dari parkinson. Pemeriksaan akan termasuk tegangan otot tungkai dan bagaimana perbedaan resistensinya untuk direntangkan. Penyakit parkinson ditandai dengan kekakuan, sedangkan gaya berjalan orang tua dan parkinson vaskularis dengan spastisitas (kekejangan) dan gengenhalten (resistensi bawah sadar terhadap gerakan pasif dari anggota badan). Refleks tendon sebelah dalam mungkin meningkat dalam gaya berjalan orang tua dan parkinson vaskularis, namun normal pada parkinson. Tanda-tanda Babinski dan refleks yang disebut “tonic foot” atau “genggaman” (telapak kaki mencengekram tanah) muncul pada gaya berjalan orang tua dan parkinson vaskularis, namun tidak pada parkinson. Walaupun berjalan dan tonus tungkai terpengaruh pada gaya berjalan orang tua dan parkinson vaskularis, lengan tetap tidka terpengaruh, tidak seperti pada parkinson. Jadi pada gaya berjalan orang tua atau parkinson vaskularis lengan diayunkan sewaktu berjalan, namun pada parkinson salah satu atau kedua lengan tidak diayunkan.

Apakah Kesulitan Berbicara Merupakan Bagian dari Parkinson?Distonia

This entry was posted in Parkinson. Bookmark the permalink.