Apakah Sembelit Bagian dari Parkinson?

Sembelit adalah keluhan umum dari pasien parkinson. Tidak buang air besar setiap hari bukan sembelit; sembelit didefinisikan sebagai dua kali buang air besar atau kurang per minggu. Kesulitan buang air besar ditetapkan sebagai mengejan saat membuang feses dan tidak tuntas. Sembelit dan sulit buang air besar mungkin muncul bersama-sama atau sendiri-sendiri, dan memengaruhi sampai dengan 50% pasien parkinson. Kita perlu membedakan sembelit dan sulit buang air besar karena pengobatannya berbeda.

Biasanya, otot-otot dari usus bedar mendorong feses ke depan. Otot-otot ini dikendalikan oleh sinyal dari saraf vagus lewat bagian dari SSO, yang terpengaruh pada parkinson dan kadang-kadang menyebabkan otot-otot usus besar tidak mengerut sepenuhnya. Perjalanan feses dalam usus besar menjadi lambat, menyebabkan feses berada dalam usus besar lebih lama, sehingga menjadi semakin keras dan sulit dikeluarkan oleh otot dubur Anda. Obat yang diresepkan untuk parkinson atau masalah lain dapat juga menyebabkan sembelit. Misalnya, obat yang diresepkan untuk mengatur kandung kemih, tekanan darah, atau kecepatan denyut jantung Anda semuanya memengaruhi SSO sehingga akan memengaruhi kelancaran buang air besar. Obat-obat parkinson seperti trihexiphenidyl (Artane), benztropine (Cogentin), dan amantadine (Symmetrel) menghambat senyawa kimia yang disebut asetilkolin, yang digunakan sebagai pembawa pesan oleh saraf vagus, dan dengan demikian obat-obat anti-asetilkolin (juga disebut antikolinergik) menyebabkan sembelit. Demikian juga, obat-obat yang digunakan untuk mengobati kandung kemih yang terlalu aktif (seperti Detrol atau Ditropan) juga termasuk kelompok antikolinergik dan menyebabkan sembelit. Sebaliknya, obat-obat yang digunakan untuk mengobati penyakit Alzheimer dan demensia bulatan Lewy (Aricept, exelon, Razadyne) meningkatkan asetilkolin dan dapat menyebabkan diare.

Salah satu penyebab umum dari sembelit pada pasien parkinson dan bukan adalah diet rendah serat. Karena “waktu melintas” usus besar (waktu feses berada dalam usus besar) Anda lambat, air diserap dari fese, membuatnya menjadi keras. Serat, di samping membersihkan saluran pencernaan Anda, berfungsi seperti serbuk gergaji, menyerap air, menahan air tetap dalam feses dan mencegah feses menjadi kering dan keras. Serat mungkin dapat larut (mudah larut) atau tidak larut (melewati saluran percernaan hampir tidak berubah). Secara rata-rata orang Amerika hanya makan 5 – 14 gram serat setiap hari, ini berarti kurang 20 – 35 gram dari yang direkomendasikan oleh the American Dietetic Association. Kenaikan serat dalam diet adalah langkah penting pertama untuk menghindari sembelit. Makanan yang kaya serat termasuk kacang-kacangan, dedak, biji-bijian utuh, dan sebagian besar buah dan sayur segar termausk apel, asparagus, pisang, kol, wortel, dan taoge. Makanan dengan serat rendah termasuk keju, es krim, susu, dan sebagian besar makanan yang diproses. Makanan seperti itu sebaiknya dihindari bila Anda sembelit. Air dan sari buah serta sayur menambah cairan dalam saluran pencernaan Anda, membuat volume feses meningkat dan membuatnya menjadi lebih lunak dan lebih mudah lewat. Minum air atau sari buah / sayur paling sedikit enam gelas ukuran sekitar 250 ml setiap hari dapat meredakan sembelit. Minuman yang mengandung kafein seperti kopi, kola, dan teh, serta minuman beralkohol, membuat feses Anda kering dan mengeras, sehingga lebih sulit lewat. Berolahraga dapat mengurangi sembelit, tidak berolahraga dapat memperparah sembelit. Jadi, pasien yang banyak bergerak kecil kemungkinan mengalami sembelit daripada pasien yang harus duduk di kursi roda atau terus berbaring. Satu jam olahraga per hari dapat mengurangi sembelit lebih baik daripada pencahar.

Sembelit dan akibat dari mengejan dapat menyebabkan beberapa keluhan, seperti hemoroid (melebar dan membesarnya vena di dubur), retak dubur (kulit robek di sekitar anus), atau wasir (sebagian dari usus keluar dari dubur). Semua keadaan ini sakit, dapat berdarah, emngkhawatirkan, dan perlu segera ditangani oelh tenaga medis. Pada sebagian kecil pasien (sekitar 5%), kombinasi dari sembelit dan sulit buang air besar mengakibatkan feses tidak bisa keluar. Rasa sakit dan tidak nyaman dari tertahannya feses dalam usus mungkin parah dan pasien perlu dibawa ke Unit Gawat Darurat. Semua kondisi ini dapat dihindari dengan meringankan sembelit. Bila Anda belum lama mengalami sembelit, berobatlah ke dokter yang mungkin meminta Anda diperiksa untuk menetapkan penyebabnya.

Pada parkinson, kesulitan mengeluarkan feses akibat dari kekakuan dan/atau kelambatan pengerutan otot-otot perut dan otot-otot glutealis (otot yang Anda gunakan untuk duduk di toilet). Untuk mengeluarkan feses, Anda harus meningkatkan tekanan dalam perut, mengencangkan otot perut dan glutealis. Bila kondisi Anda buruk, karena menderita parkinson atau bukan, Anda mungkin tidak mampu mengerutkan otot-otot yang diperlukan secara efektif. Bila keadaan otot Anda buruk dan masih ditambah kekakuan dan bradikinesia karena parkinson, Anda akan mengalami kesulitan mengeluarkan feses walaupun sudah menyantap diet yang tepat dan minum pencahar yang ampuh. Berolahraga setiap hari, dan dengan demikian membuat otot perut dan glutealis dalam kondisi baik, banyak membantu.

Pasien yang minum levodopa / carbidopa atau Stalevo harus mempertimbangkan untuk minum dosis pertama satu jam sebelum mereka siap untuk buang air besar, yang akan memungkinkan obat sudah berpengaruh dan mengatasi kekakuan otot perut dan glutealis. Walaupun jarang, pada beberapa pasien parkinson, otot cincin anus mengerut ketika seharusnya mengendur. Keadaan ini dapat diobati secara manual utnuk mengendurkan otot cincin itu, kadang-kadang dengan suntikan Botox. Bila hal ini terjadi, hindari mengejan berlebihan. Bila Anda merasa tidak dapat mengeluarkan feses yang sudah berada di rektum, mungkin membantu untuk duduk tegak (bukan membungkuk ke depan), dengan demikian meningkatkan pengungkitan otot perut, sehingga dapat mengkerut dengan lebih kuat. Beberapa orang pasien memasang rekstok (palang melintang) di atas toilet dan memegangnya dengan tangan sambil menekan ke bawah dengan otot perut, meningkatkan pengungkitan dari otot-otot ini dan secara serentak meluruskan tulang belakang mereka.

Pengobatan tambahan di bawah ini untuk sembelit dan kesulitan mengeluarkan feses, disusun menurut kesederhanaannya.

Dedak: pembungkus luar dari biji-bijian yang dikupas selama proses dan biasanya ada pada gandum, oat, dan beras merah. Satu sendok makan dedak mentah mengandung dua gram serat yang perlu dalam diet; mulai dengan 1 – 2 sendok makan dedak dalam satu gelas setiap hari dan berangsur-angsur ditingkatkan menjadi tiga kali sehari. Bila Anda menderita divertikulitis (radang usus besar), tanyakan kepada dokter Anda apakah boleh minum dedak. Tergantung pada berapa lama telah menderita sembelit, perbaikan mungkin memerlukan waktu beberapa hari sampai beberapa minggu.

Psyllium: serat alami yang baik untuk diet dibuat dari menumbuk sekam biji psyllium. Psyllium menahan air dan penggunaannya menyebabkan feses mempunya volume besar, mudah lewat. Metamucil adalah merek populer dari psyllium.

Pelembut feses: obat bebas yang membuat feses menjadi lembab, membuatnya lebih mudah lewat.

Pencahar: beberapa pasien parkinson perlu pencahar untuk membantu mengeluarkan feses. Setiap pencahar di bawah ini berfungsi dengan cara berbeda; beberapa mungkin bekerja lebih baik bagi Anda daripada yang lain. Sebelum menggunakan pencahar atau kombinasi pencahar, tanyakan kepada dokter Anda.

* Pencahar perangsang meningkatkan kontraksi usus besar Anda. Dulcolax dan Senokot adalah nama merek untuk pencahar tipe ini. Dulcolax dapat diminum sebagai pil atau dimasukkan lewat dubur.

* Pencahar mineral atau osmotik berfungsi seperti “spons”, menarik air ke dalam usus bedar, membuat feses lebih mudah dikeluarkan. Susu dari Magnesia, Miralax, dan Lactulose adalah merek-merek populer yang dijual bebas, semuanya diharapakn memberikan pengaruh dalam 12 sampai 24 jam. Pencahar ini sebaiknya hanya digunakan dengan sepengetahuan dokter dan tidak lebih dari dua minggu setiap kali. Penggunaan yang berlebihan dapat mengakibatkan rasa mual, diare, dan kemungkinan, ketidakseimbangan elektrolit (kehilangan secara berlebihan natrium dan/atau kalium dalam feses). Amitiza (lubiprostone)adalah obat resep yang meningkatkan pengeluaran air ke dalam usus besar via saluran klorida, mengakibatkan feses dapat lewat dengan lebih mudah.

Apakah Kandung Kemih yang Terlalu Aktif Merupakan Bagian dari Parkinson?Apakah Meneteskan Air Ludah Merupakan Bagian dari Parkinson?

This entry was posted in Parkinson. Bookmark the permalink.