Apakah Virus Menyebabkan Parkinson?

Virus telah diduga sebagai penyebab parkinson sejak epidemi “penyakit tidur” (juga disebut ensefalitis letargika atau ensefalitis von economo) merebak di awal abad ke 20. Uraian di bawah ini mengenai epidemi itu dan parkinsonisme yang mengikutinya (parkinsonisme pasca ensefalitis).

Di musim dingin tahun 1916 – 1917 di Wina dan di kota-kota lain, penyakit “baru” tiba-tiba muncul, dan dengan cepat menyebar luas dalam kurun waktu tiga tahun berikutnya menjangkau segala pelosok dunia. Manifestasi penyakit tidur demikian bervariasi sehingga tidak ada dua orang pasien yang pernah memberikan gambaran yang tepat sama, dan demikian aneh sehingga dokter mendiagnosis epidemi delirium, epidemi skisofrenia, poliomielitis tidak khas, dan sebagainya. Pertama-tama, tampaknya bahwa ada seribu penyakit baru yang tiba-tiba menyerang, dan hanya lewat kecerdasan klinis yang luar biasa dari Constantin von Economo, bersama dengan penelitian patologinya mengenai otak pasien yang telah meninggal, dan dia menunjukkan bahwa otak yang diteliti, walaupun menunjukkan pola kerusakan yang unik, mengandung virus yang dapat menularkan penyakit ini pada monyet, sehingga identitas dari penyakit protein ini berhasil ditegakkan.

Dalam kurun waktu sepuluh tahun berkecamuk, pandemi ini merenggut hampir lima juta jiwa sebelum penyakit itu lenyap di tahun 1927. Sepertiga dari korban ini meninggal ketika terkena sakit tidur dalam tahap akut; dalam keadaan koma yang demikian dalam sampai tidak bisa disadarkan atau dalam keadaan tidak bisa tidur yang demikian kuat sampai tidak mempan walaupun diberi obat tidur.

Pasien yang menderita serangan mengantuk tidak bisa tidur demikian parah seperti ini namun bertahan hidup biasanya gagal pulih seperti semula. Mereka bangun dan sadar, tetapi tidak sepenuhnya, mereka masih duduk tidak bergerak dan tidak bercakap-cakap sepanjang hari di kursi, sepenuhnya kekurangan energi, keuletan, inisiatif, motif, selera makan, perasaan, atau keinginan. Mereka mengetahui apa yang terjadi mengenai dirinya tanpa perhatian aktif dan dengan sikap acuh tak acuh yang mencolok. Mereka tidak menyampaikan dan tidak merasakan kehidupan. Mereka tidak menonjol seperti hantu dan pasif seperti zombi. Von Economo menyamakan mereka dengan gunung berapi yang sudah mati.

Walaupun tidak ada virus yang muncul dan dapat dibandingkan dengan yang merebak di tahun 1917 – 1927, beberapa ahli yakin parkinson dapat berkaitan dengan suatu virus, virus yang menyerang otak dan mengubah komposisi genetik dari neuron yang diserang. Virus yang tidak umum seperti Japanese B, eastern dan western equine encephalitis, dan ensefalitis St. Louis dikaitkan dengan parkinson. Di samping itu, virus yang demikian umum seperti virus influensa dan kemungkinan virus West Nile mungkin berkaitan dengan parkinson. Dugaan kuat mengenai suatu virus menyebabkan parkinson adalah anggapan virus itu, seperti virus yang menyebabkan ensefalitis von economo, menyerang otak, menyebabkan gejala, dan setelah periode laten yang cukup lama, bertahun-tahun setelah gejala awal berkurang atau menghilang, merupakan penyebab munculnya gejala-gejala parkinson.

Apakah Racun dalam Lingkungan Menyebabkan Parkinson? | Gejala Parkinson

This entry was posted in Parkinson. Bookmark the permalink.