Cara agar Dapat Membantu Staf Sekolah dalam Mengatasi Asma dan Mengetahui Cara Mengatasi Kondisi Darurat

Cara terbaik untuk memastikan bahwa sekolah putra anda berada dalam posisi untuk menangani asma adalah untuk terus mengajarkan kepadanya tentang asma dan obat – obatan yang ia gunakan dan menjalin komunikasi yang efektif dengan semua guru dan perawat sekolah. Kemampuan putra anda untuk mengenali dan bertindak atas gejala asmanya akan berkembang tergantung pada usia dan kematangannya. Meskipun asma adalah kondisi umum pada masa kanak – kanak dan remaja, merupakan ide yang baik untuk memastikan bahwa staf sekolah tahu tentang asma anak anda. Pepatah tentang, “Jangan berasumsi” berlaku! Anda harus bertemu dengan guru anak anda dan mungkin perawat (jika ada) diawal tahu ajaran untuk membahas riwayat kesehatannya. Akan lebih tepat dengan memiliki daftar obat sehari – hari yang ia gunakan seperti bronkodilator MDI (albuterol), cepat melegakan yang harus diberikan untuk mengobati gejala akut atau eksaserbasi.

Update Laporan Panel Ahli (EPR-3) NAEPP tahun 2007 merekomendasikan bahwa dokter yang merawat anak – anak penderita asma, menyiapkan rencana rindakan asma tertulis yang bersifat individual untuk setiap anak, yang dirancang khusus untuk sekolah atau di tempat penitipan anak. Lebih jauh menetapkan bahwa setiap rencana tindakan sekolah berisi petunjuk untuk menangani eksaserbasi (termasuk rekomendasi dokter tentang pemberian obat sendiri bagi siswa), rekomendasi untuk penggunaan sehari – hari,obat pengedali jangka panjang dan untuk pencegahan terjadinya bronkospasme yang diinduksi oleh latihan. Serta identifikasi terhadap faktor – faktor yang membuat asma menjadi lebih buruk, sehingga sekolah dapat membantu siswa menghindari pajanan. NHLBI menawarkan sumber tertulis bagi sekolah – sekolah dan staf sekolah di situs webnya yang menangani seluruh aspek manajemen asma di sekolah. Anda juga dapat melihat beberapa sampel rencana tindakan asma online dengan mengetik “school asthma action plan” pada browser anda. Lembaga Asma dan Alergi Amerika memeiliki contoh kartu mahasiswa asma di situs webnya.

Anda harus membiasakan diri dengan kebijakan distrik sekolah mengenai penggunaan obat asma dalam lingkungan sekolah. Beberapa sekolah mengizinkan siswa untuk membawa inhaler bronkodilator mereka dengan mereka setiap saat, sedangkan yang lain menghasruskan obat tersebut ditinggal di kantor perawat sekolah. Yang pertama jelas jauh lebih diinginkan daripada yang kedua. Saya bersikeras agar pasien saya membawa bronkodilator hirup mereka dengan mereka sepanjang hari sekolah. NAEPP dan otoritas lainnya mendukung agar siswa penderita asma diizinkan untuk membawa obat asma mereka untuk pemakaian sendiri karena diperlukan selama sekolah, tentu saja dengan persetujuan orang tua dan dokter terlebih dahulu. Beberapa negara bagian telah membuat undang – undang untuk mengizinkan siswa membawa obat asma mereka setiap saat selama sekolah. Kebijakan itu sangat tepat untuk atlet mahasiswa dengan EIB yang memerlukan pra-pengobatan dengan obat bronkodinator sebelum lathian. Pastikan untuk memeriksakan kekhawatiran anda kepada dokter putra anda sebelum tahun ajaran baru, waktu yang baik mungkin ketika dokter mengisi form kesehatan prapendaftaran yang diperlukan. Sekolah harus diberikan sebuah salinan tertulis dari rencana tindakan, rencana pengobatan, dan daftar obat anak anda. Pastikan bahwa ankan anda belajar kapan dan bagaimana menggunakan inhaler pelega. Jika ia sudah cukup besar, ia juga harus belajar untuk berada di sisi aman, teknik yang benar untuk menggunakan MDI tanpa ruang penyimpanan berkatup (VHC) meskipun ia biasanya mengggunakan MDI dan VHC bersama – sama. Anda juga dapat berkonsultasi dengan beberapa situs web pusat pasien asma yang sangat bermanfaat, yang disebutkan dalam lampiran 1 untuk petunjuk tambahan.

Haruskah Anak Dibebaskan dari Kelas Pendidikan Jasmani Karena Didiagnosis dengan Asma?Haruskah Anak Mengikuti Kamp Reguler atau Kamp untuk Anak – anak Penderita Asma?

This entry was posted in Asma. Bookmark the permalink.