Cara Melakukan Terapi Enzim

Dalam bukunya, “The Miracle of Enzyme”, Dr. Hiromi Shinya menjelaskan tentang pentingnya enzim bagi kesehatan manusia. Penelitian Energi 5 Elemen memang memperlihatkan kebenaran mengenai enzim untuk kesehatan dan panjang umur.

Bila kita sering mengonsumsi makanan tidak sehat seperti goreng-gorengan, makanan yang dipanggang, atau makanan pabrik yang dibuat dengan temperatur tinggi, enzim di tubuh kita akan terkuras. Hal ini disebabkan organ di tubuh kita tidak mampu menghasilkan enzim yang diperlukan untuk metabolisme. Ludah yang seharusnya mengandung 5 jenis enzim, ternyata tidak mempunyai enzim lagi. Demikian pula dengan organ-organ lainnya seperti hati, lambung, usus, ginjal, pankreas. Semuanya kelelahan dan tidak mampu menghasilkan enzim lagi.

Dari pemeriksaan jumlah enzim, umumnya orang dewasa sudah kehabisan enzim, sehingga tidak mempunyai enzim lagi di dalam tubuhnya. Selanjutnya, organ-organ tubuh ini akan mulai sakit.

Setelah menjalani terapi makanan sehat 5 elemen selama 2 minggu, organ tubuh dari orang yang menjalaninya akan mulai memproduksi enzim kembali. Dimulai dengan 5 enzim, kemudian akan meningkat menjadi 10, dan kemudian menjadi 15 enzim.

Organ tubuh yang mulai sehat akan mulai menghasilkan enzim, dimulai dengan 1 enzim, dan akhirnya meningkat menjadi 5 jenis enzim. Idealnya, masing-masing organ bisa menghasilkan 5 jenis enzim. Kelenjar ludah bisa menghasilkan 5 jenis enzim, hati, ginjal, pankreas, lambung, usus, semuanya seharusnya mampu menghasilkan 5 jenis enzim.

Dari analisis energi dengan menggunakan Indeks Enzim terhadap orang-orang sehat dan panjang umur, seperti kakek berusia 87 tahun, nenek berusia 98 tahun, ternyata mempunyai enzim sebanyak 25 jenis di dalam tubuhnya. Hal ini tentu kontras sekali dengan orang berusia 30-an atau 40-an yang tidak mempunyai enzim di dalam tubuhnya.

Bayi sehat yang masih minum ASI tanpa makanan tambahan lainnya ternyata mempunyai 100 jenis enzim. Hal ini tentu didukung oleh kondisi organ tubuhnya yang masih sehat, dan makanan ASI yang mengandung 100 jenis enzim. Karena itu, sangat penting bagi para Ibu untuk memberi ASI selama mungkin pada bayinya. Tidak ada makanan lain yang mampu menggantikan ASI. Susu sapi segar hanya mengandung 3 jenis enzim. Susu yoghurt hanya mengandung 4 jenis enzim. Susu kaleng suda tidak mempunyai enzim lagi.

Dari iniformasi ini, kita bisa menarik kesimpulan, bahwa enzim memang memegang peranan penting untuk kesehatan dan panjang umur. Oleh karena itu Hiromi Shinya menyarankan untuk hidup sehat dengan melakukan terapi enzim. Hisup sehat ala Hiromi tersebut adalah sebagai berikut :

1. Makanan yang Baik

a. 85 – 90 persen makanan nabati terdiri atas :
1) 50 persen biji-bijian (sereal, roti gandum, kacang tanah, kedelai, kacang merah).
2) 30 persen sayuran hijau dan kuning serrta umbi-umbian (kentang, wortel, ubi jalar, serta sayuran laut).
3) 5 – 10 persen buah-buahan.

b. 10 – 15 persen protein hewani terdiri atas :
1) Ikan segala jenis
2) Unggas sedikit saja
3) Telur
4) Susu kedelai dan susu beras

2. Makanan yang Dihindari atau Dibatasi

a. Produk susu seperti susu sapi, keju, yogurt.
b. Daging sapi dan domba muda.
c. Teh hijau, teh Cina, teh hitam Inggris batasi hanya 1 – 2 cangkir per hari.
d. Kopi.
e. Makanan yang manis dan gula.
f. Nikotin.
g. Alkohol.
h. Cokelat.
i. Lemak dan minyak.
j. Garam meja biasa (gunakan garam laut yang mengandung mineral).

3. Cara Makan yang Sehat

a. Berhentilah makan dan minum 4 – 5 jam sebelum tidur.
b. Kunyah setiap suap sebanyak 30 – 50kali.
c. Jangan makan pada sela-sela waktu makan kecuali makan buah (sepotong buah boleh dimakan satu jam sebelum tidur jika rasa lapar membuat Anda tidak bisa tidur karena buah mudah dicerna).
d. Makanlah buah dan minum jus 30 – 60 menit sebelum makan.
e. Konsumsilah makanan yang mentah atau dikukus. Memanaskan jangan melebihi 48 derajat Celcius karena akan merusak enzim.

4. Minum yang Baik

a. Orang dewasa sebaiknya minum air 6 – 10 gelas setiap hari.
b. Minum air 1 – 3 gelas setelah bangun tidur pada pagi.
c. Minum air 2 – 3 gelas sekitar satu jam sebelum waktu makan.

Enzim untuk PengobatanHidup Sehat dengan Terapi Enzim

This entry was posted in Enzim. Bookmark the permalink.