Definisi Penyakit Lupus

Apakah Penyakit Lupus Itu?

Lupus adalah suatu penyakit autoimun yang siftanya menahun dan menimbulkan peradangan di berbagai organ tubuh. Lupus bisa menyerang kulit, persendian bahkan organ dalam seperti ginjal, jantung, paru, darah dan sebagainya. Organ tubuh yang diserang tidak sama pada tiap penderita. Karena itu disebut sebagai penyakit individual, gejala dan akibatnya bisa berbeda pada setiap penderita.

Seseorang yang diserang lupus pada kulitnya, maka akan muncul warna kemerahan berbentuk kupu-kupu, biasanya di kedua belah pipi bagian depan dengan batang hidung sebagai “tubuh sang kupu-kupu”. Sedangkan penderita yang mendapat serangan lupus di persendian, maka persendiannya akan membengkak dan terasa sangat sakit. Ruam kemerahan pada kedua belah pipi dan hidung merupakan gejala khas penyakit lupus. Jika Anda menemukan ruam semacam itu di pipi dan hidung ditambah beberapa gejala lain, seperti misalnya rambut rontok, selalu merasa lelah, atau nyeri sendi / otot, maka tak pelak lagi bahwa Anda telah dicengkeram oleh lupus.

Nama asli “lupus” sebenarnya diberikan untuk kerusakan kulit destruksi setempat atau degenrasi kulit yang disebabkan oleh berbagai penyakit kulit. Yang disebut penyakit lupus sebenarnya adalah jenis lupus eritematosus, yaitu penyakit kulit dengan bercak merah berbentuk kupu-kupu. Lupus eritematosus sebenarnya merupakan salah satu tipe lupus, yaitu tipe lupus eritematosus sistemik (LES) atau systemic lupus erythematosus (SLE).

Jadi, penyakit lupus yang biasa dikenal dan disebut-sebut sebagai “lupus” adalah Lupus Eritematosus Sistemik (LES). Eritematosus artinya kemerahan, dan sistemik menunjukkan bahwa penyakit ini menyebar luas menyerang berbagai organ tubuh. Dalam bahasa Inggris disebut Systemic Lupus Erythematosus (SLE) yang kemudian hanya dikenal sebagai “lupus” saja.

Jenis Penyakit Lupus

Penyakit lupus dibagi dalam dua golongan besar, yaitu systemic lupus erythematosus (SLE) dan cutaneous lupus erythematosus atau discoid lupus erythematosus (DLE). Sementara ada ahli-ahli lupus membagi penyakit lupus menjadi 3 tipe, yaitu :

* Systemic Lupus Erythematosus (SLE), menyerang satu atau banyak organ tubuh – karena itu disebut sistemik – seperti paru, jantung, otak, kulit, sendi, tulang, otot, saraf, ginjal, saluran pencernaan dan lainnya. Inilah tipe lupus yang paling umum dan inilah yang biasa disebut sebagai penyakit lupus karena paling banyak ditemukan dibanding tipe-tipe lainnya. SLE sering kali sulit didiagnosis karena gejalanya tidak sama pada setiap penderita. Gejala tersebut juga sering kali diduga sebagai gejala penyakit lain, seperti idiopathic arthritis, Crohn’s disease, Lyme disease, atau mononucleosis.

* Cutaneous Lupus, umumnya lupus jenis ini tidak berbahaya. Menyerang jaringan kulit, terutama kulit kepala, tungkai kaku, atau lengan. Ruamnya berbentuk sangat jelas dan muncul dari kulit. Tipe ini biasanya tidak berubah menjadi sistemik (SLE). Ada 2 tipe cutaneous lupus, yaitu discoid lupus erythematosus (DLE) yang menyebabkan bekas luka (scar) dan subacute cutaneous lupus erythematosus (SCLE) yang tidak menimbulkan bekas luka. Menurut penelitian, ada kalanya sekitar 5% pasien DLE pada suatu fase menderita gejala nyeri sendi, seperti yang diderita pasien SLE. Sejumlah 15% dari pasien lupus adalah tipe DLE. Di sini akan dibahas cutaneous lupus jenis DLE.

* Drug-induced Lupus (DIL), ditemukan pada 10% dari kasus lupus. Penyebabnya konsumsi obat-obat tertentu yang pada orang-orang tertentu yang sensitif memunculkan gejala-gejala lupus. Sifatnya individual. Gejala-gejala tersebut menghilang dengan dihentikannya konsumsi obat yang menjadi penyebabnya.

LUPUS | Penyakit Autoimun

This entry was posted in Lupus. Bookmark the permalink.