Diagnosis Parkinson

Upaya Diagnosis Parkinson

Seseorang dinyatakan menderita penyakit Parkinson jika terlihat ada dua dari empat gejala utama atau kardinal. Gejala-gejala itu adalah tremor sewaktu beristirahat, kekakuan, bradikinesia (ditetapkan sebagai kelambatan dan tidak tuntasnya gerakan), dan ketidakstabilan postur (ditetapkan sebagai kehilangan keseimbangan dan kesulitan berjalan). Penyakit ini diberi nama mengikuti James Parkinson, seorang dokter dari Inggris, yang pertama kali menguraikannya di tahun 1817.

Pada umumnya orang berpikir mengenai parkinson sebagai penyakit dengan gejala bergetar. Sebenarnya penyakit ini pernah disebut “shaking palsy” atau “paralys agitans” (kelumpuhan dengan agitasi atau gemetar). Sekalipun demikian, 30% dari semua penderita parkinson tidak pernah mengalami tremor, dan penderita parkinson tidak lumpuh. Tremor sewaktu istirahat dari parkinson berbeda dari essential tremor (ET atau tremor dasar), suatu penyakit yang kadang-kadang salah diduga sebagai parkinson. Tremor yang berkaitan dengan ET meningkat kalau Anda merentangkan tangan Anda, mengaktifkan otot, dan berhenti ketika Anda mengistirahatkan tangan Anda. Tremor tipe ini dapat dirujuk sebagai tremor aksi, bertahan, atau postural, karena Anda mempertahankan postur tertentu dari tangan Anda dengan mengaktifkan otot.

Tremor ET biasanya dapat (namun tidak selalu) dibedakan dari tremor parkinson, karena tremor ET biasanya dimulai di kedua tangan, sedangkan tremor parkinson biasanya dimulai pada satu tangan dan menyebar ke tungkai di sisi yang sama dari badan sebelum menyebar ke tangan yang lain. Selain itu, tremor parkinson mungkin memengaruhi dagu, tetapi jarang menyerang kepala, sedangkan tremor ET jarang terjadi pada dagu. Sekitar 50% penderita ET mempunyai sejarah keluarga yang juga menderita, tetapi hanya 15% orang penderita parkinson yang mempunyai sejarah keluarga parkinson. Kadang-kadang parkinson dapat dimulai dengan tremor aksi atau bertahan, menyebabkan penderita keliru diduga sakit ET. Ketika gejala parkinson yang lain muncul, keadaan menjadi jelas bahwa parkinson adalah diagnosis yang benar.

Kekakuan dari parkinson memengaruhi otot-otot di leher, lengan, dan tungkai, dan biasanya lebih hebat di sisi yang sama dari badan Anda yang mengalami tremor. Kadang-kadang tremor dan kekakuan terjadi serentak di lengan dan tungkai menyebabkan gerakan macet “seperti roda bergigi”, seperti dua roda bergigi yang bertautan dan bergerak ke arah yang berbeda. Fenomena ini, dikenal sebagai “kemacetan roda bergigi”, merupakan dasar diagnosis dari parkinson hanya kalau berkaitan dengan gejala-gejala yang lain.

Gangguan gerak dari parkinson terdiri dari gerakan yang lambat dan tidak tuntas dirujuk sebagai bradikinesia. Walaupun “brady” dalam bahasa latin berarti lambat dan “kinesia” dalam bahasa latin berarti gerakan, bradikinesia lebih dari sekadar gerakan lambat. Seekor kura-kura, ketika sedang berjalan, dia berjalan dengan lambat, namun kura-kura tidak bradikinetik. Setiap langkah berikutnya dari tungkai kura-kura juga lambat, dan setiap langkah berikutnya juga pendek. Ketika seorang penderita parkinson berjalan, dia berjalan dengan lambat dan setiap langkah berikutnya mungkin semakin lama semakin lambat dan semakin lama semakin pendek sampai dia tiba-tiba berhenti atau “diam tak bergerak”. Atau, kadang-kadang, setiap langkah berikutnya mungkin menjadi semakin lama semakin cepat sampai dia berlari, dan sering jatuh. Basal ganglia mengatur jenis gerakan otomatis ini (gerakan melangkah yang dilakukan sewaktu berjalan) seperti yang telah dimulai, gerakan itu mengalir secara otomatis tanpa Anda secara sadar mengetahui melakukan setiap langkah. Dalam beberapa hal, fungsi dari basal ganglia dapat disamakan seperti mesin fotokopi. Setelah Anda meletakkan yang “asli” (perintah untuk berjalan), salinan keluar secara otomatis, masing-masing serupa dengan yang asli (setiap langkah seperti langkah berikutnya). Pada penderita parkinson, basal ganglia seperti mesin fotokopi yang rusak; salinan pertama masih dapat dibaca seperti yang asli, namun setiap salinan berikutnya semakin lama semakin tidak jelas dan kurang dapat dibaca.

Ketidakstabilan postur, atau masalah keseimbangan, dari parkinson mungkin terlihat seperti ketidakmampuan untuk berdiri di satu tungkai, disebut “keseimbangan statis”. Gejala ini mungkin terlihat seperti kehilangan keseimbangan Anda sewaktu membalik atau berjalan menuruni tangga. Ketika Anda membalik atau berjalan menuruni anak tangga, untuk waktu kurang dari satu detik Anda mengangkat satu tungkai dari tanah, dan pada gerakan itu, tanpa Anda sadari bahwa Anda mengangkat tungkai, Anda tersandung dan kehilangan keseimbangan. Ketidakstabilan postur dapat juga terlihat sebagai ketidakmampuan untuk mengoreksi keadaan ketika Anda terantuk atau didorong, yang disebut “keseimbangan dinamis”. Keseimbangan dinamis tergantung pada kemampuan otak Anda menerima “pesan” dari sensor di kaki Anda yang secara bawah sadar memonitor posisi dari kaki Anda dalam ruang, dan juga dari sensor dalam telinga bagian dalam. Pesan dari sensor di kaki dan telinga bagian dalam diteruskan ke otak Anda yang disebut talamus. Kehilangan keseimbangan dinamis terjadi karena sinyal dari kaki dan telinga bagian dalam Anda tidak cocok, dan ketidakmampuan basal ganglia serta sumsum tulang belakang Anda untuk menyesuaikan otot Anda terhadap lingkungan yang berubah.

Suatu gejala yang penting, tetapi bukan gejala utama, adalah postur bungkuk yang dialami oleh sampai dengan 60% penderita parkinson. Bungkuk di leher, atau bungkuk atau bahu dan tulang belakang merosot, mungkin adalah gejala awal dari parkinson. Bungkuk mungkin akibat dari tarikan otot fleksor di bagian depan tulang belakang tidak sama besar dibandingkan tarikan otot ekstensor di bagian belakang tulang belakang dan keadaan itu mungkin diperberat oleh osteoporosis.

Tes yang dapat membantu Anda menentukan apakah Anda menderita parkinson. Tes Diri untuk Parkinson :
* Apakah Anda mengalami kesulitan untuk berdiri dari posisi duduk di kursi?
* Apakah tulisan tangan Anda menjadi lebih kecil?
* Apakah orang mengatakan bahwa volume suara Anda menjadi lebih kecil?
* Apakah kaki Anda pernah terasa seperti terpaku di lantai?
* Apakah ada orang mengatakan bahwa wajah Anda selalu terlihat sedih?
* Apakah tangan dan tungkai Anda bergetar atau gemetar?
* Apakah Anda mengalami kesulitan mengancingkan baju?
* Apakah Anda menyeret kaki Anda sewaktu Anda berjalan?
* Apakah langkah-langkah Anda pendek sewaktu Anda berjalan?
* Pernahkah ada seseorang yang bertanya apakah Anda menderita parkinson?
* Apakah Anda pernah minum levodopa / carbidopa atau Sinemet?

Beri nilai satu untuk setiap jawaban “ya”.
Nilai 0 – 4 : Kemungkinan parkinson rendah
Nilai 5 – 9 : kemungkinan parkinson sedang
Nilai 10 – 11 : Kemungkinan parkinson tinggi

Contoh tulisan tangan diperoleh ketika berkunjung ke dokter dan dibandingkan dengan contoh dari beberapa tahun sebelumnya (seperti tanda tangan Anda di formulir yang lain), mungkin digunakan sebagai indikator parkinson. Parkinson menyebabkan kondisi yang disebut mikrografia: ketika tulisan tangan pasien semakin lama menjadi semakin kecil dan lebih dimampatkan. Anda, sebagai seorang pasien, harus menulis sebuah kalimat, “Ini adalah contoh tulisan tangan saya yang terbaik” setiap hari, sebagai tugas pertama di pagi hari sebelum minum obat apa pun. Dalam waktu beberapa tahun, contoh tulisan tangan ini dapat menjadi jendela untuk mencermati perkembangan atau tidak adanya perkembangan parkinson.

Parkinson | Parkinson Terjadi pada Usia Tertentu

This entry was posted in Parkinson. Bookmark the permalink.