Distonia

Definisi Distonia

Distonia meningkatkan tonus otot, namun ini diakibatkan dari perbedaan perubahan dalam sistem saraf daripada kekakuan atau kekejangan. Distonia biasanya menyebabkan leher, lengan, tungkai, atau badan menjadi terpelintir atau membalik. Elektromiogram (EMG), rekaman arus listrik dalam otot, biasanya mengungkapkan pola berbeda, rekaman yang sama sekali berbeda dari kekakuan dan kekejangan. Distonia mungkin suatu gejala dari parkinson atau dari gangguan seperti parkinson. Kejang yang dialami oleh pasien parkinson ketika levodopa dihentikan atau ketika mereka bangun di pagi hari biasanya adalah distonia tungkai.

Distonia akut, terdiri dari kejang otot yang bertahan lama, kadang-kadang menyakitkan menyebabkan pemelintiran atau membalik yang abnormal, biasanya kepala dan leher, tetapi kadang-kadan sebuah lengan atau sebuah tungkai, seluruh badan (ofistotonus), atau mata (krisis okulogirik), mungkin terjadi dalam waktu beberapa jam setelah suatu neuroleptik (obat yang digunakan untuk mengobati gangguan tingkah laku seperti psikosis atau skisofrenia). Distonia akut dapat berlangsung selama beberapa jam dan diringkan dengan menyuntikkan Benadryl, suatu antihistamin. Sekitar 3 – 10% dari pasien yang diobati dengan neuroleptik mungkin mengalami distonia akut. Resikonya lebih tinggi dengan obat-obat seperti Haldol atau Thorazine, tetapi mungkin terjadi dengan neuroleptik seperti Compazine (obat yang digunakan untuk mengobati mual).

Distonia dapat terjadi tanpa berkaitan dengan penyakit apa pun yang lain. Gangguan ini dapat memengaruhi hanya satu otot, disebut distonia fokal. Suatu bentuk yang umum dari keadaan ini adalah yang memengaruhi otot sternokleidomastoid, otot yang memutar leher, mengakibatkan gangguan yang disebut tortikolis. Bentuk lain dari distonia fokal yang relatif umum memengaruhi otot-otot tertentu dari lengan atas, mengakibatkan ketidakmampuan menulis, disebut kejang penulis. Tortikolis, kejang penulis, dan distonia fokal yang lain dapat diobati dengan suntikan Botox. Distonia dapat memengaruhi seluruh kelompok otot, disebut distonia segmental, dan jarang, dapat memengaruhi sebagian besar otot dalam badan dan disebut distonia generalis. Distonia generalis biasanya dimulai sejak masa anak-anak dan diwariskan.

Apakah Parkinson adalah Penyebab Sulit Berjalan? | Perbedaan antara Penyakit Parkinson dan Parkinsonisme

This entry was posted in Parkinson. Bookmark the permalink.