Faktor Penyebab Pembekuan Darah pada ACA

Sindrom ACA disebabkan darah yang lebih cepat membeku dibanding kondisi normal. Mengentalnya darah menganggu metabolisme tubuh sehingga dapat menyebabkan   serangan jantung atau stroke. Karena aliran darah tidak lancar atau tidak mencapai sel-sel/jaringan diseluruh tubuh, maka sering menyebabkan kesemutan dan/atau sakit kepala, bahkan bisa berakibat fatal.

Sampai saat ini belum diketahui penyebab pasti sindrom ACA karena ACA bukan penyakit keturunan dan tidak menular. Namun diketahui adanya beberapa faktor yang dapat menimbulkan trombosis (sumbatan pembuluh darah), antara lain:
– merokok berlebihan
– imobilisasi misalnya tirah baring yang lama akibat sakit, perjalanan panjang dengan kendaraan atau pesawat (lebih dari 6 jam), dan lainnya
– dehidrasi
– obat kentrasepsi harmonal
– penyakit-penyakit aoutoimun
– faktor genetik/ keturunan dalam kasus darah kental

Bekuan darah yang mendadak menyumbat pembuluh darah dapat bersifat fatal. Sebagaimana telah disebutkan bahwa darah kental dapat berada di pembuluh darah jantung, ini disebut thrombus, dan memperlambat bahkan dapat menyumbat aliran darah. Sedangkan embolus adalah bekuan darah yang terbentuk di suatu area tubuh kemudian terbawa mengikuti aliran darah dan berhenti di bagian lain tubuh. Inilah yang menyebabkan sumbatan mendadak lairan darah (embolism) yang berakibat fatal karena aliran darah bisa berhenti.

Berikut ini tempat-tempat yang bisa tersumbat oleh bekuan darah.
– arteri otak, yang menyebabkan stroke
– arteri jantung yang menyebabkan serangan jantung
– arteri paru yang menyebabkan sulitbernapas
– arteri yang menyuplai darah ke suatu anggota badan yang menyebabkan kerusakan jaringan setempat
– arteri yang menuju ke suatu organ tubuh yang menyebabkan tidak berfungsinya organ tersebut.

Penyebab darah kental yang menyebabkan terbentuknya bekuan darah

Ada beberapa faktor yang membuat terbentuknya bekuan darah (blood clots):
– Phlebitis, yaitu radang pembuluh darah vena. kondisi ini meningkatkan pembentukan bekuan darah yang abnormal.
– Inflammation dan beberapa jenis penyakit darah dapat mengubah kualitas darah yang menyebabkan terbentuknya bekuan darah
– Atherosclerosis dan kerusakan dinding pembuluh darah dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya bekuan darah karena aliran darah yang lambat disebabkan pembuluh darah yang menyempit karena endapan lemak.
– Genetic factor, adanya faktor genetik turun berperan pada kecenderungan pembentukan darah
– Diet, atau pola makan tidak sehat dapat berefek pembentukan darah
– Traveler’s thrombosis bisa terjadi pada seseorang yang melakukan perjalana lama, lebih dari 6 jam.
– Fibrinogen, meningkatnya kadar fibrin pada wanita hamil bisa menyebabkan meningkatnya resiko pembentukan bekuan darah.
– Merokok, obesitas, hepatitis, penyakit-penyakit kardiovaskuler, anemia juga merupakan resiko terbentuknya bekuan darah.
– Dehidrasi, obat kontrasepsi harrmonal, penyakit-penyakit autoimun.
– Adanya antibodi antifosfolipid yang merupakan salah satu faktor resiko trombosis dimana darah cenderung kental dan mudanh membeku. Namun tidak semua individu yang memiliki antibodi ini mengalami sumbatan pembuluh darah. Namun kemungkinan terjadinya pembekuan darah memang lebih besar daripada orang lain.

Faktor Risiko Sindrom Darah Kental | Sumbatan Pembekuan Darah

This entry was posted in Sindrom Darah Kental. Bookmark the permalink.