Gejala Hipertensi

Pada umumnya hipertensi tidak menimbulkan gejala yang jelas dan sering tidak disadari kehadirannya. Ada kalanya secara tidak sengaja beberapa gejala terjadi bersamaan dan dipercaya berhubungan dengan tekanan darah tinggi (padahal sebenarnya tidak selalu). Gejala yang dimaksud adalah sakit kepala, perdarahan dari hidung, wajah kemerahan, kelelahan. Semua gejala tersebut bisa terjadi pada siapa saja, baik pada penderita hipertensi maupun seseorang yang tekanan darahnya normal.

Pada hipertensi berat atau yang telah menahun, bisa timbul gejala-gejala yang berasal dari kerusakan otak, mata, jantung, dan ginjal, seperti :
* Sakit kepala
* Kelelahan
* Mual dan muntah
* Sesak napas
* Gelisah
* Pandangan menjadi kabur

Pada hipertensi berat, penurunan kesadaran sampai koma dapat terjadi, karena adanya pembengkakan otak yang disebut ensefalopati hipertensi.

Gejala pada hipertensi sekunder

Gejala hipertensi sekunder berbeda dengan hipertensi primer. Berikut akan dijelaskan gejala-gejala yang berkaitan dengan hipertensi sekunder :

1. Terkait dengan kelainan pada ginjal :
* Terdapat riwayat penyakit ginjal dalam keluarga
* Sering terserang infeksi saluran kemih
* Sering haus dan buang air kecil
* Pernah mengalami trauma atau benturan keras di pinggang

2. Terkait dengan penyakit feokromositoma, terdapat gejala-gejala di bawah ini, yang umumnya berulang, tidak teratur, dan tekanan darah selalu sangat tinggi.
* Sakit kepala akut dan tiba-tiba
* Jantung berdebar-debar
* Keringat berlebihan
* Wajah pucat

3. Hipertiroidisme (hormon tiroid tinggi)
Kelainan ini meningkatkan tekanan sistolik, sehingga menimbulkan gejala-gejala seperti :
* Mudah gugup
* Banyak keringat
* Selalu merasa kepanasan
* Berdebar-debar
* Tremor atau gemetaran
* Cepat lelah
* Berat badan turun
* Bola mata menonjol
* Terdapat pembesaran atau benjolan kelenjar tiroid

4. Hipotiroidisme (hormon tiroid rendah)
Kelainan ini dapat meningkatkan tekanan darah sistolik maupun diastolik sehingga menimbulkan gejala :
* Tidak tahan dingin
* Cepat lelah
* Melambatnya fungsi tubuh
* Berat badan naik / kegemukan
* Kulit kasar
* Suara parau atau rendah
* Sembab pada mata, kaki, dan tangan

5. Gejala akibat kelebihan hormon kortisol
Hormon kortisol diproduksi oleh kelenjar adrenal yang dapat meningkatkan tekanan darah. Jika produksinya berlebihan, maka akan timbul gejala-gejala berikut ini :
* Peningkatan penumpukan lemak di wajah, leher, atau badan
* Kulit menipis, tanda guratan ungu, mudah memar, rambut tumbuh berlebihan
* Emosi labil
* Kenaikan berat badan yang drastis
* Tubuh melemah

Faktor Resiko Hipertensi | Diagnosis Hipertensi

This entry was posted in Hipertensi. Bookmark the permalink.