Gejala Osteoporosis

Faktor Resiko Osteoporosis

Terdapat sejumlah faktor yang memengaruhi terjadinya osteopororis pada seseorang, yaitu menopause dini, kurang olahraga, merokok, minum alkohol, badan kurus, tidak punya anak, asupan kalsium rendah, kontak dengan sinar matahari pagi dan atau sore sedikit, pemakai obat kortikosteroid, serta riwayat osteopororis dalam keluarga.

Gejala Osteoporosis

Kepadatan tulang berkurang secara perlahan (terutama pada penderita osteoporosis senilis), sehingga pada awalnya osteoporosis tidak menimbulkan gejala. Namun, kemudian muncullah gejala-gejala seperti :

* Nyeri terus-menerus yang tak kunjung hilang
* Tubuh memendek
* Mudah menderita patah tulang, terutama tulang pinggul
* Disertai gejala menopause: panas, banyak keringat, keputihan, dan susah tidur.
* Pascamenopause: pelupa, nyeri tulang belakang

Nyeri

Jika kepadatan tulang sangat berkurang sehingga tulang menjadi menipis, timbullah nyeri tulang dan kelainan bentuk. Menipisnya tulang belakang menyebabkan nyeri punggung menahun. Tulang belakang yang rapuh bisa patah secara spontan atau karena cedera ringan. Biasanya nyeri timbul secara tiba-tiba dan dirasakan di daerah tertentu di punggung, yang akan bertambah nyeri jika penderita berdiri atau berjalan. Jika disentuh, daerah tersebut akan terasa sakit, tetapi biasanya rasa sakit ini akan menghilang secara bertahap setelah beberapa minggu atau beberapa bulan.

Perubahan bentuk

Ketika beberapa tulang belakang hancur, akan terbentuk kelengkungan yang abnormal dari tulang belakang (punuk Dowager), yang menyebabkan ketegangan otot dan timbul rasa sakit. Tulang lain bisa ikut patah, kerap kali disebabkan oleh tekanan yang ringan atau karena jatuh.

Patah tulang

Salah satu patah tulang yang paling serius adalah patah tulang panggul.

Yang sering terjadi adalah patah tulang lengan (radius) di daeran persambungannya dengan pergelangan tangan, yang disebut fraktur Colles. Pada penderita osteoporosis, patah tulang sembuhnya cenderung sangat lambat.

Penyebab Osteoporosis | Diagnosis Osteoporosis

This entry was posted in Osteoporosis. Bookmark the permalink.