Gejala Umum Gangguan Jantung (Bagian 1)

Penyakit gangguan jantung merupakan salah satu gangguan kesehatan yang paling banyak menyebabkan kematian. Mengapa? Salah satu alasannya adalah terlambatnya pasien mencari bantuan saat gejala mulai muncul. Gejala seringkali sulit dikenali sehingga membuat pasien mengabaikannya. Karena sulit mengenali gejala, sebaiknya Anda berhenti mengabaikan gejala yang berpotensi. Jika mengalami satu gejala tertentu, ada baiknya segera memeriksakan diri. Hal ini khususnya utnuk laki-laki berusia di atas 65 tahun serta orang-orang dengan berbagai faktor resiko gangguan jantung, seperti kolesterol atau tekanan darah tinggi, obesitas, merokok, diabetes, atau sejarah keluarga yang mempunyai penyakit jantung.

Serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke suatu bagian otot jantung terhalang. Jika aliran darah tidak bisa diperbaiki dengan cepat, bagian jantung yang tidak mendapat pasokan darah dan oksigen akan mengalami kerusakan. Gejala penyakit jantung koroner sebagai penyakit jantung yang paling sering terjadi biasanya ditandai dengan nyeri dada hebat dan mendadak yang tidak bisa hilang dengan obat pereda rasa nyeri biasa. Selain nyeri dada yang sering disertai rasa sakit di bagian tangan kiri, pasien sering berkeringat, sesak dan seakan mau pingsan.

A. Rasa Kuatir / Gelisah

Serangan jantung bisa menyebabkan kecemasan intens atau ketakutan akan kematian. Orang-orang yang selamat dari serangan jantung seringkali melaporkan mengalami sensasi ‘sepertinya ajal akan datang’. Rasa kuatir dan berdebar-debar seringkali merupakan gejala awal gagal jantung. Rasa gelisah dan kuatir seringkali disertai dengan banyak mengeluarkan keringat, tangan bergetar, mudah masuk angin dan sering gemetar.

Rasa kuatir dan rasa cemas akan meningkatkan denyut jantung yang berimbas kepada peningkatan asupan oksigen yang membuat penyakit jantung koroner yang ‘tidak bergejala’ menjadi muncul karena terjadi ketidakseimbangan antara kebutuhan dan asupan oksigen di jantung.

B. Rasa Tidak Nyaman di Dada

Rasa sakit di dada merupakan gejala klasik serangan jantung dan gejala nomor satu yang biasanya kita cari. Akan tetapi, tidak semua serangan jantung menyebabkan sakit di dada. Sakit di dada bisa disebabkan oleh gangguan yang tidak terkait dengan jantung. Bagaimana membedakannya? Rasa sakit di dada terkait jantung seringkali berpusat di bawah tulang dada, sedikit ke arah kiri. Rasa sakitnya digambarkan seolah-olah ‘ada gajah yang duduk di dada’. Selain itu, bisa juga berupa sensasi tidak nyaman akibat adanya tekanan, dorongan atau perasaan penuh. “Seringkali perempuan hanya merasakan sakit ringan”. Selain itu, perempuan seringkali mengalami sensasi seperti terbakar di dada, bukan tekanan atau rasa sakit. “Kadang-kadang orang mengira kalau gejala tersebut disebabkan oleh gangguan lambung”.

Nyeri dada pada serangan jantung khas disebut dengan ‘angina’. Biasanya timbul saat aktivitas, durasi 15- 20 menit pada tahap awal akan membaik bila istirahat, berupa nyeri dada menjalar ke leher seperti tercekik dapat juga ke lengan disertai gejala lainnya berupa keringat dingin. Ini merupakan pertanda jantung tersebut mengalami kekurangan oksigen¬† akibat adanya penyempitan pembuluh darah koroner.

C. Batuk Berkepanjangan

Batuk berkepanjangan bisa menjadi gejala gagal jantung, dipicu oleh penumpukan cairan di paru-paru. Pada beberapa kasus, orang-orang dengan gagal jantung batuk berdahak disertai darah. Gejala batuk ini biasanya sering diikuti dengan gejala lain, misalnya gejala seperti masuk angin dan pusing.

Batuk sering timbul pada serangan jantung yang berlanjut ke gagal jantung, karena paru tergenang cairan akibat darah tidak dapat memasuki jantung karena terjadi pengeblokan oleh penyumbatan pembuluh arteri. Pada tahap berikutnya batuk yang kerap terjadi dapat bercampur dengan darah.

D. Sering Pusing

Serangan jantung bisa menyebabkan kepala terasa ringan dan kehilangan kesadaran. Sama dengan batuk gejala pusing bisa diikuti gejala lain seperti batuk, seperti masuk angin, mual dan tidak nafsu makan. Pusing sebagai akibat dari asupan oksigen ke otak berkurang karena jantung sebagai organ pemompa darah sudah mulai lemah.

E. Keletihan

Di kalangan perempuan khususnya, keletihan yang tidak biasa bisa muncul selama serangan jantung serta beberapa hari atau minggu sebelum serangan jantung. Selain itu, perasaan lelah sepanjang waktu bisa menjadi gejala gagal jantung. Jika Anda merasa sering lelah sepanjang waktu dan tidak sehat, segeralah memeriksakan diri.

Keletihan bisa timbul karena pompa jantung sudah mulai soak atau payah akibat penyakit jantung yang berkepanjangan fungsi pompanya telah gagal untuk memberikan asupan makanan serta oksigen ke organ-organ tubuh lainnya sehingga organ tersebut kekurangan makanan / nutrient serta bertumpuk dan tidak terangkutnya sampah metabolisme ke pembuangan lain semisal ginjal semua karena telah timbul gejala-gejala payah jantung (Decompensated Heart Failure).

Mengurangi Resiko Jantung Rusak (Bagian 2)

This entry was posted in Penyakit Jantung. Bookmark the permalink.