Hot Flashes (Semburan Panas)

Keringat yang membanjir berkaitan dengan semburan panas atau hot flashes yang biasanya dimulai dari dada, menjalar ke leher lalu ke wajah. Seterusnya menyebar dan dirasakan di seluruh tubuh. Semburan panas tersebut disertai dengan keringat yang membanjir. Inilah gejala utama menopause yang lazim dialami wanita usia pertengahan. Semburan panas bisa muncul setiap saat, beberapa kali dalam sehari, muncul dan menghilang. Keadaan ini tentu saja sangat mengganggu, terutama bagi wanita karier. Gejala semburan panas dapat diredakan dengan berendam di air dingin atau mandi dengan air dingin. Tetapi ini dilakukan jika Anda sedang berada di rumah. Jika terjadi di kantor, tentu tidak bisa melakukan itu, Anda hanya bisa ganti pakaian yang kering karena pendingin ruangan akan mengganggu kesehatan Anda jika tetap mengenakan pakaian yang basah oleh keringat.

Penurunan kadar estrogen yang diproduksi dalam ovari terjadi secara berangsur-angsur. Dengan demikian perubahan-perubahan yang menyebabkan munculnya berbagai gejala, bisa saja tidak terlalu parah, bahkan mungkin tidak disadari oleh yang bersangkutan. Gejala hot flashes dapat dikurangi dengan pola makan khusus. Hindari mengkonsumsi makanan pedas dan merangsang. Hindari pula minuman beralkohol dan rokok.

Selain itu jangan berada di tempat yang panas seperti pantai, lapangan olahraga, dan lainnya. Jangan pula membawa-bawa kondisi stres dan emosional dari kantor atau dari tempat lain ke rumah.

Beberapa faktor sangat memengaruhi intensitas dan kerapnya muncul semburan panas, yaitu pola makan, obat-obatan, dan pil kontrasepsi. “Obat” yang terbaik adalah menyibukkan diri dengan berbagai aktivitas misalnya dalam organisasi sosial, dalam organisasi politik, bahkan dalam keluarga. Gejala menopause tidak akan selamanya menyiksa Anda. Secara bertahap akan menghilang dengan sendirinya setelah tubuh menyesuaikan diri dengan ketiadaan hormon-hormon. Demikian pula semburan panas dan mandi keringat, suatu saat pasti akan menghilang dan kondisi Anda akan normal kembali.

Menurut penelitian, 70 – 90% wanita mengalami gejala semburan panas, meskipun tidak ada dua wanita yang persis sama kadarnya. Artinya ada yang parah sampai merasa sangat terganggu, namun ada yang nyaris tidak merasakannya. Demikian pula frekuensinya, ada yang mengalaminya berkali-kali dalam sehari, namun ada yang hanya sekali atau beberapa hari sekali. Lama berlangsungnya gejala juga sangat bervariasi, antara satu sampai enam tahun.

Bahan Makanan Anti Insomnia | Depresi

This entry was posted in Menopause. Bookmark the permalink.