Kegagalan Pernapasan

Kegagalan pernapasan terjadi ketika paru-paru dan sistem pernapasan tidak mampu menyediakan oksigen yang cukup (O2) untuk tubuh dan gagal mengeluarkan atau “membuang” karbon dioksida (CO2) yang terakumulasi. Ketika gangguan besar terutama ketidakmampuan sistem pernapasan untuk memenuhi kebutuhan oksigen tubuh (O2), maka kegagalan pernapasan hipoksemia terjadi. Ketika CO2 dan kadar asam meningkat dalam tubuh karena paru-paru tidak dapat menjaga fungsi ekskretorinya, kegagalan pernapasan hiperkarbi terjadi. Pola campuran hipoksemia dan hiperkarbi mungkin ada. Kegagalan pernapasan bisa sangat bertahap, dan mungkin berkembang dan kemajuannya perlahan dari waktu ke waktu, dari bulan sampai tahun, seperti dalam kasus kegagalan pernapasan kronis. Emfisema yang berkaitan dengan rokok yang progresif adalah salah satu contoh penyebab insufisiensi pernapasan bertahap yang mungkin, dengan waktu, berlanjut ke kegagalan pernapasan. Asma bukanlah penyebab khusus kegagalan pernapasan kronis. Kegagalan pernapasan akut, seperti namanya, terjadi cepat dalam jam sampai hari.

Asma yang fatal atau hampir fatal, untungnya peristiwa langka, keduanya penyebab kegagalan pernapasan akut. Dalam situasi baik akut atau kronis, tiba suatu masa di mana kegagalan pernapasan menjadi begitu jelas dimana tubuh akan kekurangan oksigen yang adekuat dan kecenderungan peningkatan kadar karbon dioksida dan asam yang berbahaya. Sampel gas darah arteri (ABG) pada kondisi asma fatal dan hampir fatal, misalnya, menunjukkan nilai oksigen yang rendah (nilai PaO2 adalah <60 mmHg) dan meningkatnya kadar karbon dioksida (nilai PaCO2 naik di atas 41 mmHg). Karena paru-paru tidak lagi berfungsi secara efektif dan gagal, organ-organ lain pun akan mulai gagal dalam respon. Otak, khususnya, sangat sensitif terhadap kadar oksigen yang rendah, serta peningkatan nilai karbon dioksida, masing-masing menimbulkan bahaya sendiri-sendiri. Karena kadar oksigen dan karbon dioksida menjadi lebih abnormal, kesadaran menjadi terganggu. Koma dan kematian akan terjadi. Seorang indivdu dengan kegagalan pernapasan yang progresif biasanya kritis dan dalam bahaya kematian bila tanpa intervensi medis agresif dan bantuan hidup.

Karakteristik Asma Fatal atau Asma Hampir Fatal | Intubasi Endotrakeal

This entry was posted in Asma. Bookmark the permalink.