Klasifikasi Asma Selain NAEPP

Ada beberapa klasifikasi alternatif baru saja dikembangkan. Mereka semua mengakui kenyataan bahwa klasifikasi NAEPP sangat berguna dalam membimbing perawatan dan pengobatan asma selama bertahun-tahun dan telah banyak digunakan secara luas oleh dokter praktisi dalam perawatan pasien sehari-hari.

Pada bulan Mei 2006, sebuah gugus tugas yang disponsori oleh Institut Nasional Jantung, Paru dan Darah, Masyarakat Torak Amerika dan Akademi Alergi, Asma, dan Imunologi Amerika meluncurkan klasifikasi yang dirancang khusus untuk tujuan penelitian asma. Upaya bersama membagi semmua asma menjadi empat kategori (atau fenotipe), yaitu asma yang disebabkan infeksi, asma alergi, asma nonalergi, dan asma karena sensitif terhadap aspirin. Dari empat kelas, asma alergi cenderung mulai lebih awal dalam kehidupan dan tidak diragukan lagi yang paling umum, yang mempengaruhi hingga 88% dari semua penderita asma. Asma yang diinduksi oleh infeksi terjadi pada anak-anak dan orang dewasa. Asma nonalergi lebih sering terjadi pada orang dewasa dan lebih sering terjadi pada wanita. Fenotipe asma karena sensitif terhadap aspirin, merupakan varian asma yang lebih aneh, mempengaruhi tidak lebih dari 5% anak-anak penderita asma dan lebih menjadi sumber kekhawatiran pada kelompok usia dewasa. Masyarakat Torak Amerika percaya bahwa sistem klasifikasi empat fenotipe asma ini akan “meningkatkan interpretasi terhadap temuan ilmiah, mempromosikan perbandingan yang tepat di antara penelitian, dan memfasilitasi penelitian genetika”. Waktu akan memberitahu betapa akan bergunanya alat ini.

Pada tahun 2006, Inisiatif Global untuk Asma, atau GINA, mengumumkan dirilisnya Strategi Global untuk Manajemen dan Pencegahan Asma. GINA, dibentuk pada tahun 1993, bekerja dengan para profesional kesehatan di seluruh dunia untuk mengurangi prevalensi, morbiditas, dan moralitas asma. GINA berkomitmen untuk menyajikan rekomendasi untuk manajemen asma berdasarkan pada informasi ilmiah terbaik yang tersedia, di seluruh dunia. Ini dimulai sebagai upaya kolaboratif antara Institut Nasional Jantung, Paru, Darah Amerika (NHLBI) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). GINA merupakan jaringan yang terdiri dari individu-individu dan organisasi yang berkomitmen untuk perawatan asma. Jika Anda sudah familiar dengan Hari Asma Dunia, yang diadakan pada Selasa pertama di bulan Mei tiap tahun sejak 1998, Anda mungkin sudah tahu bahwa GINA adalah sponsornya. Pedoman GINA tahun 2006 menggantikan pedoman GINA sebelumnya dan memperkenalkan klasifikasi asma yang baru dan mudah diterapkan. Pedoman sebelumnya (termasuk NAEPP tahun 1991, 1997, dan 2002) telah memperkenalkan strategi manajemen asma hanya didasarkan pada tingkat keparahan penyakit. Pedoman GINA juga memasukkan respon pasien terhadap terapi ke dalam laporan dan dengan demikian membuat klasifikasi yang berdasarkan pada seberapa efektif asma pasien dikendalikan. Laporan GINA tahun 2006 kemudian mendefinisikan tentang pengendalian asma dan dasar rekomendasi pengobatan yang langsung pada klasifikasinya dari tiga tingkat pengendalian : asma terkendali, sebagian terkendali, dan tidak terkendali. GINA merekomendasikan bahwa klasifikasi asma sebelumnya dari intermiten yaitu persisten ringan, persisten sedang, dan persisten berat tidak sepenuhnya ditinggalkan, dan klasifikasi itu digunakan untuk tujuan penelitian, bukan langsung untuk perawatan pasien.

GINA telah menjanjikan untuk mengupdate Strategi Global Manajemen dan Pencegahan ASMA secara teratur.

Dengan demikian para ahli GINA telah mereview dampak publikasi ilmiah asma setiap 12 bulan dan telah menerbitkan update setiap tahun melalui situs Web GINA. Update tahun 2007 dan 2008 terhadap publikasi penelitian Strategi Global tahun 2006 untuk Manajemen dan Pencegahan Asma dari 1 Juli 2006 sampai 30 Juni 2007, dan dari 1 Juli 2007 sampai 30 Juni 2008, berturut-turut dan update dikeluarkan pada Desember 2007 dan selanjutnya pada tahun 2008. Edisi terbaru terus menyoroti pentingnya pengendalian asma dan negara.

Saat ini ada bukti kuat bahwa manifestasi klinis asma, gejala, gangguan tidur, pembatasan aktivitas sehari-hari, penurunan fungsi paru, dan penggunaan obat penyelamatan dapat dikendalikan dengan pengobatan yang tepat.

Upaya NAEPP dan GINA yang berlangsung untuk menyusun pedoman pragmatis dan untuk merevisinya sebagai kecanggihan medis kami yang terus berkembang dan pada akhirnya menguntungkan semua penderita asma. Para dokter yang merawat penderita asma (baik anak-anak dan orang dewasa) seharusnya familiar dengan dokumen ini.

Klasifikasi dan Pedoman GINA tahun 2006: Poin Utama

Semua tingkat keparahan asma merupakan fungsi dari keduanya baik tingkat keparahan penyakit yang mendasarinya juga tingkat responsif terhadap pengobatan.

Asma diklasifikasi menjadi salah satu dari tiga kategori, berdasarkan tingkat pengendalian penyakit :
* Terkendali
* Sebagian Terkendali
* Tidak Terkendali

Tujuan pengobatan asma adalah untuk mencapai dan mempertahankan pengendalian klinis.

Pengobatan asma seseorang didasarkan pada tingkat pengendalian asma.

Pilihan pengobatan disusun dalam lima langkah yang mencerminkan intensitas pengobatan yang dibutuhkan untuk mendapatkan pengendalian asma. Obat pereda merupakan bagian dari semua langkah, dan obat-obatan dari kelas pengendali merupakan bagian dari Langkah 2 – 5.#

Pengobatan asma seharusnya disesuaikan pada kekontinuan yang berdasarkan tingkat pengedalian asma: pengobatan seharusnya ditingkatkan saat kehilangan pengendalian terhadap asma dan diturunkan kembali pada saat pengendalian telah tercapai.

Tingkat keparahan asma seseorang dapat berubah dari waktu ke waktu, dan tingkat pengendalian juga dapat bervariasi dari waktu ke waktu.

Tujuan pengobatan dan definisi pengendalian asma adalah :
* Tidak lebih dari dua kali seminggu untuk gejala siang hari.
* Tidak ada pembatasan latihan, atau kegiatan sehari-hari.
* Tidak terbangun malam hari (atau gejala) karena asma.
* Tidak lebih dari dua kali seminggu memerlukan pengobatan pelega napas.
* Tidak ada eksaserbasi asma atau “serangan” asma.

# Catatan bahwa NAEPP sedikit berbeda karena menggunakan 6 langkah pengobatan asma. Obat pelega napas merupakan bagian dari semua langkah, dan obat dari kelas pengendali adalah bagian dari Langkah 2 – 6 pada NAEPP.

Klasifikasi Tingkat Keparahan Asma dan Pengendali Asma Menurut NAEPP | Asma Varian Batuk

This entry was posted in Asma. Bookmark the permalink.