Mempercepat Aliran Limfe

Limfe atau getah bening adalah cairan tubuh yang mengalir dari sekitar sel-sel tubh dalam sistem limfatik (lymphatic system), yaitu jaringan pembuluh berdinding tipis yang mengelilingi setiap organ dan jaringan tubuh. Pembuluh limfe mempunyai katup yang menjaga agar cairan limfe tidak mengalir baik, berbentuk simpul (nodes) sebesar biji kacang. Nodes ada di tempat-tempat tertentu sepanjang pembuluh limfe. Pusat utamanya terdapat di leher, ketiak, dan tenggorokan, dapat dirasakan jika Anda sedang kena infeksi. Nodes juga didapati sepanjang aorta dan cava vena inferior di dada dan perut. Ada tiga fungsi simpul limfe tersebut, yaitu:
1. menyaring dan menghancurkan zat-zat asing yang memasuki tubuh. Misalnya bakteri.
2. memproduksi sel-sel draah putih (limfosit) yang membantu melawan penyakit seperti tumor yang ada dalam tubuh.
3. menghasilkan antibodi yang membantu sistem pengawasan kekebalan tubuh.
Beberapa kali dalam sehari semua limfe dikosongkan dalam pembuluh sentral yang ada di dalam dada dan disebut thoracic duct. Pada saat pengosongan, simpul-simpul limfe membuang sampah-sampah berupa bakteri, dan kotoran dari jantung. Sistem limfatik juga membantu mekanisme pemrosesan lemak oleh tubuh.

Anda memang harus mempercepat aliran limfe agar HDL bisa lebih efisien membersihkan kelebihan kolesterol “jahat” LDL. Caranya:

* Jangan duduk terlalu lama / sepanjang hari
Duduk lama atau terus menerus akan membuat aliran lymphatic yang melalui rongga dada menjadi terhambat. Akibatnya jantung terancam.

* Lakukan napas dalam
Ambil napas melalui hidung dan hirup udara bersih beroksigen dalam-dalam sampai masuk ke paru-paru. Setelah itu, hembuskan napas dengan cepat. Aktivitas ini seperti memijat thoracic duct dan pembuluh limpa beserta simpul-simpulnya (nodes) sehingga aliran limfe menjadi lebih lancar. Bersamaan dengan itu, kolesterol “baik” HDL pun dapat dengan lancar masuk ke tempat-tempat kumpulan kolesterol LDL untuk melaksanakan tugasnya mengosongkan LDL yang berlebihan. Pengosongan / pembuangan lemak LDL rata-rata dilakukan dua kali dalam sehari, bergantung pada aktivitas Anda.

* Bergeraklah
Sesungguhnya aliran getah bening (linfe) bergantung pada otot-otot tubuh. Setiap kali Anda melakukan kegiatan seperti berjalan, berlari, menarik napas dalam, melakukan olahraga apa pun, berarti Anda telah membantu menggerakkan pembuluh limpa, berarti pula terjadi pengosongan lemak LDL. Jadi, jika Anda melakukan olahraga teratur atau aktivitas lainnya, Anda menambah waktu pengosongan yang dua kali menjadi tiga atau empat kali dalam sehari. Singkatnya, olahraga memberi kesempatan lebih sering kepada tubuh untuk membuang kumpulan kelebihan lemak / kolesterol “jahat” yang ada dalam pembuluh darah di jantung Anda.

* Awas olahraga berlebihan
Olahraga yang tepat (teratur dan terukur) sebenarnya sangat baik bagi kesehatan tubuh. Namun olahraga yang berlebihan meningkatkan tekanan oksidatif pada tubuh yang berakibat diproduksinya radikal bebas yang berlebihan pula. Padahal kita telah mengetahui bahwa radikal bebas merusak sel-sel tubuh. Dengan meningkatnya radikal bebas maka kekebalan tubuh menjadi terganggu. Tubuh rentan terhadap serangan penyakit / infeksi. Hal ini tidak perlu terjadi jika Anda tidak memaksa diri berolahraga di luar kemampuan tubuh Anda.

Kadar Kolesterol Tinggi | Menopause Rawan Terhadap Kanker Payudara

This entry was posted in Menopause. Bookmark the permalink.