Mengalami Migrain atau Tumor Otak?

Ini adalah salah satu yang paling banyak diyakini mengenai sakit kepala. Individu yang menderita sakit kepala dalam jangka waktu yang lama, mungkin meyakini mereka memiliki tumor otak (brain tumor) atau penyakit yang mengancam jiwa lainnya. Prevalensi dari jejas intrakranial (intracranial lesions) dari seseorang yang didiagnosis mengalami migrain dan pemeriksaan neurologis normal hanya sekitar 0,2%. Mengingat langkanya kondisi tersebut, sangat tidak umum bahwa Anda memiliki penyakit berbahaya di dalam otak yang menyebabkan sakit kepala.

Mungkin akan membantu jika Anda mengeksplorasi ketakutan Anda. Apakah Anda memiliki riwayat tumor otak dalam keluarga Anda? Jika iya, ini bisa menjadi alasan yang cukup untuk Anda melakukan pemeriksaan MRI dengan kontras atau CAT scan, karena tumor kemungkinan diwariskan. Anda harus mengatakan kepada dokter mengenai bagian dari sejarah keluarga tersebut. Apakah seseorang di keluarga atau lingkaran pertemanan Anda memiliki tumor? Mungkin saja hal itu akan membantu Anda membandingkan riwayat kesehatan Anda dengan mereka. Ketika pasien saya mengambil langkah ini, seringkali mereka menemukan persamaan yang mereka miliki hanya pada sakit kepala. Segala sesuatunya tampak tidak sama, termasuk karakteristik dari sakit kepala.

Memang bukan sesuatu yang tidak biasa merasakan ketakutan terhadap penyakit yang menyerang orang lain yang dekat dengan kita, bahkan seseorang yang kita kenal melalui tulisan. Itulah letak pentingnya pemeriksaan kesehatan teratur, terlibat dalam tindakan pengobatan pencegahan, dan bekerjasama dengan dokter Anda untuk memahami ketakutan dan kekhawatiran Anda. Yang tidak boleh Anda lakukan adalah meninggalkan kantor dokter tanpa mengekspresikan ketakutan atau kekhawatiran Anda. Dalam kasus sakit kepala, menekan kekhawatiran Anda menjadi langkah yang kontraproduktif karena dapat menyebabkan stress lebih lanjut dan lebih banyak sakit kepala. Ingat, tidak apa-apa untuk merasa takut. Namun, jangan sampai hidup dalam ketakutan karena tidak berbicara. Tak peduli apa jawaban dokter Anda, seringkali menyuarakan ketakutan Anda akan sangat membantu.

Gejala apa yang mungkin menjadi indikasi tumor? Kejang, bingung, perubahan perilaku, lemah atau mati rasa pada salah satu bagian tubuh, gangguan penglihatan, penciuman, berbicara atau menelan, mual dan muntah dan tentu saja, sakit kepala sebagai beberapa dari gejala yang dialami pasien tumor otak. Sakit kepala yang mengikuti tumor otak terkadang sangat parah di pagi hari (meskipun juga dapat terlihat pada penderita migrain). Karena, kita semua mengalami banyak dari berbagai gejala pada satu waktu dalam suatu periode, pemeriksaan dokter akan menentukan apakah gejala tersebut termasuk signifikan. Sebagian penelitian menunjukkan bahwa orang yang bukan penderita sakit kepala, maka sakit kepala muncul dan biasanya gejala tumor hanya kurang dari 10 persen. Bagi para penderita sakit kepala, kunjungan ke dokter harus selalu dilakukan jika pola sakit kepala normal semakin memburuk, ketika sakit kepala tidak reda dengan menggunakan pengobatan yang biasa dilakukan atau ketika gejala yang timbul menjadi sangat mengkhawatirkan.

Apakah sakit kepala “cluster” sejenis dengan Migrain? | Apakah Ada Sakit Kepala yang Benar-benar Berbahaya?

This entry was posted in Migrain. Bookmark the permalink.