Mengi pada Infant dan Bayi

Pengamatan mengi pada anak Anda yang lebih kecil tidak berarti bahwa ia telah menderita asma. Mengi pada masa bayi bukanlah kondisi yang normal dan harus dilaporkan kepada dokter anak. Banyak anak-anak mengalami mengi selama 12 bulan pertama kehidupan mereka dan hanya sebagian kecil dari mereka yang akhirnya mengembangkan asma dari waktu ke waktu. Stimulasi utama yang menyebabkan timbulnya mengi pada masa toddler biasanya infeksi virus saluran pernapasan. Mengi pada anak-anak yang lebih kecil dikategorikan menjadi dua pola umum yaitu mengi nonalergi dan mengi alergi. Dalam contoh pertama, mengi terjadi ketika infant menjadi sakit karena infeksi akut virus saluran pernapasan atas. Saluran napas anak tumbuh membesar pada tahun-tahun di prasekolah, dan mengi menghilang ketika toddler tumbuh. Dalam mengi nonalergi, gejala yang terlihat pada masa bayi tidak terjadi lagi dengan infeksi virus saluran napas atas berikutnya. “Dada mengi” bukan merupakan manifestasi awal asma.

Infant yang menunjukkan pola alergi kedua, juga mengalami mengi saat terinfeksi virus pernapasan atas akut. Namun, mereka lebih mungkin untuk menderita asma yang berlanjut sepanjang masa kanak-kanak. Mereka juga lebih mungkin untuk memiliki diagnosis alergi seperti rinitis alergi, alergi makanan, atau eksema.

Saluran napas mereka juga akan tumbuh lebih besar ketika mereka toddler, tapi mengi tetap ada. Mereka memiliki asma, bukan karena jalan napas yang menyempit tapi saluran udara yang belum matur sebagai penyebab mengi pada masa bayi selama infeksi virus pernapasan atas.

Sulit bagi dokter untuk memastikan bahwa seorang anak memiliki asma atau memiliki mengi alergi, sebelum usia 18 – 24 bulan. Ini bukan untuk mengatakan bahwa anak-anak yang lebih kecil tidak mengembangkan asma, hanya tidak mudah untuk percaya diri membuat diagnosis yang pasti pada saat itu. Untuk tujuan praktis, diagnosis asma pada anak yang sangat kecil pada umumnya didasarkan pada pola batuk atau mengi yang berulang yang memberikan respon terhadap bronkodilator jangka pendek dan lebih lanjut untuk jangka panjang dikendalikan dengan obat anti inflamasi. Diagnosis definitif asma juga lebih mungkin terjadi pada anak di bawah usia 3 tahun jika anak mengalami lebih dari tiga episode mengi dalam 12 bulan sebelumnya, jika anak memiliki diagnosis eksema yang sudah pasti (dermatitis atopi) dan/atau rinitis alergi, jika ada riwayat asma pada orang tua, dan jika mengi telah terjadi tanpa adanya dingin atau infeksi.

Pola Mengi pada Infant dan Bayi

Pola Mengi non alergi
* Mengi khas terjadi pada infeksi virus saluran napas atas.
* Tidak terdapat eksema, rinitis alergi, dan alergi makanan.
* Mengi berkurang ketika bayi tumbuh dan mencapai usia prasekolah (usia 3 – 6 tahun).
* Mengi yang terlihat pada anak-anak ini bukanlah pertanda asma.

Pola Mengi alergi
* Mengi khas terjadi pada infeksi virus saluran napas atas.
* Sering terdapat alergi atau asma pada ibu.
* Juga terdapat eksema, rinitis alergi, dan alergi makanan.
* Saat anak tumbuh, pola mengi berlanjut ketika anak sakit karena infeksi virus saluran pernapasan atas.
* Mengi yang terlihat pada masa bayi pada anak-anak ini mungkin merupakan gejala asma, yang berpotensi menetap dari waktu ke waktu.

Apakah Produk Susu Menyebabkan Peningkatan Mukus pada Orang yang Memiliki Asma, Khususnya Anak-anak? | Bisakah Dokter Anak di Pusat Kesehatan Masyarakat Mendiagnosis dan Mengobati Asma, Tanpa Harus ke Dokter Ahli Asma?

This entry was posted in Asma. Bookmark the permalink.