Menopause Dini

Usia rata-rata untuk mencapai menopause alami adalah 50-an. Tetapi banyak wanita yang telah mengalami mati haid pada usia 40-an, bahkan ada yang lebih muda lagi, yaitu pada usia 20-an atau 30-an. Inilah yang disebut menopause dini. Menopause dini juga biasa disebut premature ovarian failure (POF). Sungguh menyedihkan bagi mereka yang mengalami POF karena sebagian besar mereka yang didiagnosis POF umumnya belum berkesempatan untuk melahirkan anak, dan ia menyadari bahwa kesempatan itu telah hilang.

Operasi rahim dan pengangkatan kedua indung telur memang menyebabkan mati haid. Kondisi menopause dini ini sering disebut total abdominal hysterectomy dan bilateral salpingo-oophorectomy yang disingkat TAHA / BSO. Ketika indung telur diangkat, maka tak ada lagi telur yang akan turun / lepas setiap bulan. Dengan demikian, wanita tersebut mengalami menopause dini dengan segala gejala dan konsekuensinya. Jika rahim yang diangkat dan indung telur dipertahankan, haid juga akan berhenti, namun akibat menopause berupa gejala-gejala menopause alami tetap akan dialami ketika wanita tersebut mencapai usia menopause alami.

Wanita yang harus menjalani kemoterapi karena kanker, sering kali memang mengalami mati haid sementara atau permanen. Obat-obatan antikanker yang harus diminumnya dapat merusak indung telur dan mengurangi kadra hormon yang diproduksi tubuh. Akibatnya, jadwal menstruasi menjadi tidak tidak teratur selama menjalani kemoterapi. Bahkan bisa berhenti sama sekali. Pengaruh kadar hormon yang tidak menentu dan kemoterapi dapat menimbulkan gejala-gejala mirip menopause, yaitu hot flashes, gatal-gatal, banjir keringat, dan lainnya. Dan kerusakan pada indung telur dapat menyebabkan infertilitas, si penderita tidak bisa hamil. Infertilitas ini pada sejumlah kasus bisa bersifat sementara, namun pada kasus-kasus lain bisa bersifat permanen. Jadi, tidak bisa dipastikan apakah akan mengalami menopause dini seterusnya atau hanya semntara. Demikian juga kondisi infertilitas yang dialaminya karena banyak faktor yang ikut terlibat antara lain jenis obat yang diminum, dosis, usia si penderita, dan lainnya.

Apakah Bisa Menikmati Hubungan Seksual Saat Menopause? | Konsekuensi Menopause Dini

This entry was posted in Menopause. Bookmark the permalink.