Neonatal Lupus

Neonatal lupus bukanlah penyakit lupus yang sesungguhnya, tetapi merupakan suatu kondisi yang jarang terjadi (hanya 1 di antara 20.000 kelahiran hidup) disebabkan adanya antibodi anti-SSA/Ro dan/atau anti-SSB/La dari ibu, yang memengaruhi janin. Akibatnya, ketika lahir kulit bayi menderita ruam, organ hatinya bermasalah, atau jumlah sel darahnya rendah. Tetapi gejala-gejala ini akan hilang sama sekali ketika bayi berusia 6 bulan. Tak ada efek berkelanjutan. Gejala yang paling serius dari neonatal lupus adalah adanya hambatan jantung bawaan (congenital heart block) yang menyebabkan detak jantung lambat. Biasanya ini terdeteksi ketika bayi berusia 18 – 24 minggu, dan bayi tersebut umumnya membutuhkan alat pacu jantung (pacemaker).

Jika seorang ibu memiliki seorang bayi dengan neonatal lupus, maka kemungkinan ibu tersebut akan mengalami masalah yang sama di kemudian hari, artinya bisa mendapatkan bayi dengan neonatal lupus lagi. Kemungkinannya 18%. Namun kabar baiknya, kemungkinan bayi dengan neonatal lupus kelak akan menderita lupus, adalah amat sangat kecil (hanya 2%).

Gejala yang menandai serangan neonatal lupus

Seperti umumnya pasien lupus, pasien neonatal lupus juga mempunyai gejala umum berupa ruam kulit yang warnanya kemerahan dan muncul ketika bayi sudah lahir. Dalam kondisi parah, lupus bisa menimbulkan masalah pada organ hati dan jantung. Paparan sinar matahari akan membuat ruam makin parah. Ruam-ruam akan hilang dengan sendirinya beberapa bulan kemudian bersamaan dengan menghilangnya antibodi dalam tubuh bayi.

Apakah neonatal lupus bisa berkembang menjadi SLE?

Tidak, neonatal lupus tidak akan berkembang menjadi SLE. Namun neonatal lupus yang terkirim ke janin lewat plasenta bisa parah dan menimbulkan masalah tidak saja ruam pada kulit juga masalah pada hati dan trombositopenia. Pasien trombositopenia tidak memproduksi cukup platelet yang membantu pemebekuan darah. Bayi dengan trombositopenia kulitnya mudah memar/legam. Seperti ruam kulit, masalah organ hati dan darah akan menghilang dalam beberapa bulan.

Bayi dengan neonatal lupus juga berisiko mengembangkan cacat jantung bawaan. Tidak seperti masalah hati dan darah, masalah jantung bawaan ini tidak akan hilang dengan sendirinya seiring dengan menghilangnya antibodi. Masalah pada jantung ini mengacaukan irama detak jantung dan perlu diobati oleh dokter. Untungnya, masalah jantung yang disebabkan lupus sangat jarang terjadi.

Komplikasi Kehamilan pada Pasien Lupus | Apakah Bayi akan Tertular Lupus dari Ibu yang Menderita Lupus saat Hamil?

This entry was posted in Lupus. Bookmark the permalink.