Obat Lain untuk Mengurangi Pengentalan Darah

Obat lain yang efektif untuk mengurangi pengentalan darah yaitu statin. Sebetulnya statin sangat efektif untuk menurunkan kadar kolestrol ‘jahat’. Namun baru-baru ini sebuah studi di Amerika Serikat menemukan bahwa statin secara signifikan juga mampu menurunkan risiko pengentalan darah. Dalam uji coba rosuvastatin, statin jenis tertentu, terbukti obat itu efektif menurunkan risiko penyumbatan pembuluh darah vena akibat pengentalan darah (venous thromboembolism, biasa disebut VTE) pada orang sehat hingga 40%. VTE meliputi pengentalan darah di pembuluh darah vena dan penyumbatan di pembuluh darah paru. Kedua macam VTE tersebut (vena dan paru) merupakan penyebab kematian paling umum di rumah-rumah sakit di Inggris. Demikian menurut penelitian yang dilakukan oleh New England Journal of Medicine.

Menurut penelitian Dr. Paul Ridker dari Brigham and Woman’s Hospital di Inggris, sudah terbukti bahwa terapi statin yang agresif dapat mengurangi pengentalan darah yang fatal di pembuluh vena. Terapi statin ini, menurut Ridker, tidak beresiko menimbulkan perdarahan yang berlebihan. Sebagaimana telah diketahui, perdarahan merupakan efek samping dari pengobatan pengenceran darah yang menggunakan obat warfarin.

Telah diketahui bahwa obat-obatan medis untuk penyakit darah kental bisa menimbulkan efek samping seperti iritasi lambung dan perdarahan. Ternyata ada obat alamiah (natural remedy) yang bisa meredam penyakit ini. Salah satu penelitian telah dilakukan di Ninewells Hospital di scotland, dan hasilnya telah dilaporkan dalam Congress of the International Society on Thrombosis and Hemostatis XIX pada Juli 2003. Hasil yang diperoleh peneliti tersebut adalah bahwa cokelat jenis dark chocolate ternyata mampu menghambat penggumpalan / pembekuan / pengentalan platelet darah.

Para ahli tersebut meneliti 30 orang yang dipilih secara acak menjadi 3 kelompok. Kelompok pertama mengonsumsi 100 gram white chocolate, kelompok kedua mengonsumsi milk chocolate, dan kelompok ketiga dark chocolate. Empat jam kemudian masing-masing anggota kelompok diambil contoh darahnya dan diperiksa secara in vitro. Mereka yang mengonsumsi white chocolate tak ditemukan perubahan dalam darahnya contohnya. Mereka yang mengonsumsi milk chocolate pembekuan darahnya cenderung berkurang, sedangkan yang mengonsumsi dark chocolate ditemukan penghambatan pembekuan darah 92%. Terbukti dark chocolate merupakan penghambatan pembekuan darah yang baik dari tiga jenis cokelat tersebut.

Apa yang menyebabkan dark chocolate yang paling baik menghambat pembekuan darah? Menurut Carmia Borek, PhD, salah seseorang peneliti, dari tiga jenis cokelat tersebut dark chocolate yang paling tinggi mengandung kadar flavonoid yang diketahui mampu menghambat cyclooxygenase yang membantu mengeblok pembukuan darah. Para peneliti tersebut menyimpulkan bahwa dark chocolate mempunyai potensi mengurangi tromboembolism dan penyakit-penyakit kardiovaskuler.

Selain dark chocolate, ada obat-obat alami lain yang bisa mengencerkan darah kental. Berikut ini penemuan seorang suami yang mendapat beberapa informasi dari Internet untuk istrinya yang menderita darah kental dan tubuhnya tidak tahan dengan obat-obat medis. Ia menderita efek samping dengan obat-obatan medis. Inilah beberapa infonya yang bisa dipertimbangkan sebagai obat alternatif darah kental.

* Teh Hijau

Banyak pasien darah kental yang melaporkan bahwa gejala-gejala darah kental yang mereka alami berkurang dengan interval yang lebih panjang. Tetapi selain mengonsumsi teh hijau, mereka juga melakukan phlebotomy (pengobatan dengan cara pengambilan darah). Lihat di http://www.polycytemia.org/GreenTea.html

* Vitamin E

Bermanfaat sebagai antipengentalan darah alami dengan cara meningkatkan sirkulasi darah dan mencegah penggumpalan platelet dalam pembuluh darah, tetapi tidak mempengaruhi proses pembekuan normal pada luka atau pengobatan normal. Pada kenyataannya, vitamin E mempercepat penyembuhan luka bakar dan luka-luka lainnya. Penemuan ini sangat penting, tidak saja untuk pengobatan penyakit jantung, tapi juga untuk pengobatan phlebitis dan varicose veins yang disebabkan oleh gumpalan darah dan obstruksi veneus.Cara kerjanya mirip aspirin, namun vitamin E tidak mempunyai efek samping seperti aspirin (iritasi lambung).

* Kiwi

Banyak ahli yang percaya bahwa buah kiwi sungguh hebat sebagai pereduksi platelet. Namun belum diketahui cara kerjanya atau zat aktif apa  yang memiliki kemampuan itu. Dari penelitian diketahui buah kiwi merupakan sumber vitamin C dan vitamin E yang sangat baik, juga polifenol, magnesium, potasium, dan tembaga. Masing-masing berfungsi sendiri-sendiri maupun berkombinasi melindungi pembuluh darah dan jantung.

Namun banyak pula yang tidak menyetujui kehebatan buah kiwi. Alasannnya, buah kiwi sarat dengan vitamin C, padahal vitamin C menahan zat besi dalam tubuh. Pengurangan zat besi menjadi salah satu pengobatan pengidap darah kental, dengan cara phelbotomy. Sementara itu, diketahui bahwa kalsium dalam susu dapat memecah vitamin C.

Penelitian menujukan bahwa menyantap 2-3 buah kiwi per hari selama 28 hari mampu mengurangi agregesi platelet (potensial untuk pembentukan bekuan darah) sampai 18% dibanding dengan mereka yang sama sekali tidak makan buah kiwi. Sedangkan kadar trigliserid para pemakan buah kiwi menurun sampai 15% dibanding mereka yang tidak makan kiwi. Lihat blujeans49@yahoo.com

* Jus buah anggur

Khusus buah anggur warna ungu, dianggap baik untuk mengurangi platelet yang berlebihan; paling tidak, membuat platelet agar tidak saling lengket. Dengan demikian mengurangi resiko penggumpalan darah.

Obat Trombolisis | APS (Antiphospholipid Syndrome)

This entry was posted in Sindrom Darah Kental. Bookmark the permalink.