Obat Trombolisis

Pengentalan darah (trombosis) merupakan salah satu penyebab serangan jantung dan stroke. Pengobatannya adalah dengan obat-obat trombolisis yang dapat bekerja dengan cepat memecahkan gumpalan / bekuan darah. Nama obatnya trombolitik (trombolytic). Menurut American Heart Association, Anda dapat bertahan bahkan pulih dari serangan jantung jika menerima pengobatan dengan obat-obat trombolisis dalam tempo 12 jam setelah serangan mulai. Tapi sebaiknya dalam waktu 90 menit pertama Anda telah diobati dengan obat trombolisis setiba di rumah sakit.

Darah yang kental dapat menyumbat arteri yang ke arah jantung. Ketika sebagian otot mati lantaran kekurangan oksigen yang disebabkan darah kental, maka kemungkinan besar akan terjadi serangan jantung.

Obat-obat trombolisis bekerja dengan memecah gumpulan/bekuan darah secara cepat. Dengan demikian, darah akan kembali encer dan mengalir ke jantung  dengan lancar dan kerusakan  jantung dapat dicegah. Obat-obat trombolis juga dapat menghentikan serangan jantung yang bisa berakibat fatal.

Namun obat-obat trombolisis tersebut kemungkinan besar belum bisa sepenuhnya mengalirkan darah dalam kondisi normal, mungkin masih ada sejumlah otot yang rusak. Untuk itu, Anda bisa menjalani katerisasi atau angioplasty.

Dokter akan melihat adanya faktor-faktor untuk menentukan apakah Anda memang memerlukan obat trombolisis sebagai terapi serangan jantung. Faktor-faktor tersebut meliputi sejarah sakit di bagian dada, dan tentu saja hasil pemeriksaanya. Faktor-faktor lain yang juga ikut menentukan adalah:
– Usia
– Jenis kelamin
– Sejarah medis (Misalnya serangan jantung sebelumnya, diabetes, tekanan darah rendah, peningkatan detak jantung)

Obat trombolisis tidak akan diberikan dokter jika Anda mengalami:
– Luka di kepala baru-baru ini
– Baru mengalami operasi
– Trauma
– Hipertensi yang tidak terkontrol
– Masalah perdarahan
– Hamil

Ada yang telah didiagnosis menderita stroke ringan atau ischemic stroke. Stroke dapat terjadi jika bekuan darah kental bergerak melalui pembuluh darah otak dan menghambat aliran darah ke otak. Jenis stroke ini (ishemic stroke) dapat diobati dengan obat-obat trombolisis dalam tempo 3 jam pertama setelah mengalami gejala serangan stroke. Dengan demikian, kerusakan dan kelumpuhan bisa ditanggulangi.

Tersumbatnya pembuluh darah di kepala juga ada yang disebut PFO (patent foramen ovale), yaitu darah tidak terfilter sehingga menyumbat pembuluh darah di kepala. Umumnya di derita oleh mereka yang berusia 30-40an. Jika anak Anda sudah positif kena stroke ringan dengan gejala kesemutan dan sakit kepala tiba-tiba, maka obat-obat pengencer darah tidak harus diminum seumur hidup. Tapi lakukan perubahan dalam hal pola makan (yaitu pola makan sehat; kurangi lemak dan karbonhidrat sederhana, konsumsi banyak sayur dan buah) dan gaya hidup (tidak merokok dan minum minuman keras, lakukan olahraga teratur dan terukur). jaga kolestrol darah dan tekanan darah tetap normal. Dan jangan lupa banyak minum air putih (minimal 2 liter per hari).

Potensi Darah Kental | Obat Lain untuk Mengurangi Pengentalan Darah

This entry was posted in Sindrom Darah Kental. Bookmark the permalink.