Osteoporosis pada Masa Menopause

Delapan puluh persen penderita osteoporosis adalah wanita. Hal ini disebabkan menghilangnya estrogen pada masa menopause. Meski dampak osteoporosis dapat dirasakan, namun gejalanya nyaris tak ada. Karena itu dapat dimengerti jika Anda tidak menyadari bahwa tulang-tulang Anda sudah dihinggapi osteoporosis kecuali memeriksakan tulang ke dokter.

Salah satu dampak osteoporosis memang mudah patah tulang. Dan ini tentu berbahaya jika patah tulang terjadi di pinggul, misalnya, karena Anda menjadi sulit bergerak, aktivitas sehari-hari menjadi terganggu bahkan Anda bisa lumpuh.

Apa yang harus Anda lakukan? Tentu saja menjaga diri agar tidak mudah terjatuh. Selain itu Anda harus menjaga massa tulang dan kesehatan tulang agar tetap bagus sehingga tidak terjadi keropos tulang. Boleh dikatakan bahwa usia merupakan salah satu faktor resiko keropos tulang. Biasanya mulai terjadi pada wanita usia 50-an. Tetapi sesungguhnya pengeroposan tulang bergantung pada saat ia berusia 30-an. Pada usia itu, wanita sudah memperhatikan kesehatan tulangnya dengan cara melakukan pola makan sehat dan olahraga teratur (olahraga beban) yang memperkuat kepadatan tulang. Jadi, Anda sudah harus menabung tulang ketika berusia 30-an agar di usia lanjut tidak diganggu oleh masalah keropos tulang.

Berikut ini 8 cara agar tidak mudah terjatuh :
* Hati-hati terhadap keberadaan karpet dan kest di rumah Anda. jangan biarkan kabel dan tali-temali berserakan di lantai.
* Pasang karpet antiselip di kamar mandi.
* Penerangan yang mencukupi pada malam hari di ruangan-ruangan yang penting / sering Anda datangi.
* Waspada naik turun tangga jika rumah Anda bertingkat. Sebaiknya kamar tidur di lantai dasar.
* Jangan biarkan air atau cairan tumpahan makanan berceceran di lantai. Anda bisa terpeleset karenanya.
* Jika beraktivitas di luar rumah, kenakan sepatu khusus antiselip yang bersol karet.
* Jangan beraktivitas di luar rumah sehabis minum obat-obatan yang menimbulkan kantuk.

Jika Anda sudah terdeteksi keropos tulang, perhatikan beberapa tips berikut ini agar tidak terjadi patah tulang.

* Jangan mengangkat benda berat, misalnya belanjaan. Dan jangan melakukan gerakan membungkuk terlalu rendah.
* Hati-hati bersin dan batuk, jangan terlalu kuat.
* Jangan naik kursi atau meja untuk meraih sesuatu di luar jangkauan tangan. Dan jangan memaksakan mengambil sesuatu yang letaknya terlalu tinggi di atas kepala atau terlalu jauh dari jangkauan tangan.
* Hati-hati melakukan gerakan berbalik arah.
* Duduk terlalu lama atau berbaring pada satu posisi terlalu lama dapat membuat gerakan bangkit menjadi membahayakan karena otot-otot menjadi kaku. Lakukan gerakan bangkit perlahan-lahan.

Nutrisi untuk Kesehatan Payudara | Apakah Osteoporosis Identik dengan Keropos Tulang?

This entry was posted in Menopause. Bookmark the permalink.