Pantat Membesar, Pinggang Melebar, Perut Membuncit

Bertambahnya berat badan merupakan salah satu akibat menopause. Berat badan mulai meningkat ketika menstruasi mulai tidak teratur. Lemak tubuh berkumpul di perut, panggul, dan bahu yang kemudian menjadi obesitas sentral (yaitu lemak perut yang berlebihan). Logikanya, pertambahan berta badan lebih dari lima kilo tidak saja membuat penampilan kita lebih buruk juga membawa konsekuensi / resiko kesehatan. Namun peningkatan beberapa kilo berat badan kita dapat pada masa pramenopause akan hilang dengan sendirinya setelah kita memasuki masa menopause, yaitu ketika metabolisme tubuh stabil kembali. Meskipun demikian, perubahan hormon-hormon di masa menopause menyebabkan kita mengalami obesitas sentral, yaitu lemak perut yang berlebihan. Dan ini benar-benar merupakan masalah. Sel-sel lemak di bagian perut lebih aktif secara metabolis, dan lebih berbahaya dibanding sel-sel lemak di paha dan pinggul karena bisa menimbulkan resistensi insulin (suatu kondisi tubuh harus memproduksi semakin banyak insulin untuk membuang gula darah).

Rasio pinggang dan pinggul Anda merupakan sarana yang cepat untuk memprediksi resiko kesehatan Anda. Sosok berbentuk apel (dengan perut membuncit) terkait dengan resiko penyakit jantung, kanker payudara, kanker rahim, diabetes, batu ginjal, tekanan darah tinggi, rematik, stroke, batu empedu, dan apnea tidur.

Tetapi kenapa wanita usia tengah baya menjadu gemuk padahal porsi makanan mereka tidak lebih banyak dari sebelumnya? Jawabannya adalah wanita tengah baya mengalami pelambatan metabolisme sekitar 10 – 15% dibanding usia-usia sebelumnya. Selain itu, dengan menurunnya kadar estrogen, nafsu makan meningkat. Alam memang mengatur kondisi ini dengan dua alasan. Pertama, ketika kita semakin tua dan semakin lemah, asupan makanan semakin sedikit. Karena itu alam mengatur agar nafsu makan kita semakin meningkat untuk meningkatkan asupan makanan. Kedua, dengan meningkatnya nafsu makan, berarti membantu kita menyimpan lemak tubuh yang sewaktu-waktu dibutuhkan saat estrogen tidak lagi dihasilkan oleh indung telur dengan kecepatan yang sama dengan sebelum usia baya.

Agar tidak menjadi gemuk di usia setengah baya, lakukan pola makan sehat, menghindari lemak “jahat” dan karbohidrat “jahat”. Makanlah lebih banyak sayuran dan buah-buahan segar. Hindari rokok dan minuman beralkohol. Makanan yang kita santap dimaksudkan untuk menormalkan insulin dan kadar gula darah, serta menyeimbangkan hormon-hormon.

Dan jangan lupa berolahraga minimal tiga kali dalam seminggu dengan intensitas tepat, setiap kali 30 menit sampai satu jam. Dengan berolahraga secara teratur semakin banyak tubuh Anda memiliki massa otot dan semakin efisien tubuh Anda membakar karbohidrat dan lemak tubuh. Olahraga juga membantu melindungi tulang dan jantung Anda.

Jenis olahraga bergantung pada kondisi kesehatan Anda. Tetapi umumnya olahraga yang baik bagi lansia adalah jalan kaki, bersepeda, berenang, senam aerobik ringan, dan taichi.

Cara Lain Meredakan Perasaan Ingin Bunuh Diri | Salah Satu Konsekuensi Menopause adalah Masalah Kesehatan Jantung

This entry was posted in Menopause. Bookmark the permalink.