Parkinson Terjadi pada Usia Tertentu

Walaupun parkinson lebih banyak diderita oleh orang berusia lanjut, tetapi tidak hanya menyerang mereka. Puncak serangan parkinson adalah 60 tahun, yang nyaris belum dianggap lanjut di zaman ini. Selain itu, 15% pasien parkinson di bawah 50 tahun, dan 10% di bawah 40 tahun.

Di Amerika Serikat, untuk setiap sejuta penduduk terdapat sekitar 3500 orang penderita parkinson; seluruhnya terdapat sekitar 1,2 juta orang penderita parkinson di Amerika Serikat. Mengingat perkembangan gejala-gejala lambat, waktu antara mulai serangan dan diagnosis dapat berkisar dari 2 sampai 10 tahun. Karena periode lama antara serangan dari “proses parkinson” (yang biasanya tanpa tanda mencolok) dan diagnosis, diperkirakan bahwa untuk setiap orang yang didiagnosis menderita parkinson terdapat paling sedikit dua orang atau lebih penderita parkinson namun belum didiagnosis.

Alasan usia memainkan peran dalam perkembangan parkinson adalah bahwa kelambatan gerak dan kekakuan dari parkinson diakibatkan oleh hilangnya neuron (sel saraf) di bagian otak yang disebut substansia nigra. Ketika usia kita bertambah, secara alami kita kehilangan kira-kira 2000 neuron setiap tahun. “Proses parkinson” mengakibatkan bertambahnya neuron yang mati: 5000 sampai 20000 neuron per tahun. Semakin lanjut usia Anda, semakin sedikit neuron yang Anda miliki dibandingkan dengan jumlah normal akibat kehilangan neuron yang berkaitan dengan umur, semakin rentan Anda mengalami percepatan matinya neuron dalam parkinson, dan oleh karena itu semakin besar kemungkinan gejala-gejala parkinson muncul. Insiden parkinson mungkin meningkat karena populasi secara keseluruhan semakin tua, kecuali kita menenukan cara untuk menghentikan atau memperlambatnya.

Walaupun mudah didiagnosis ketika tahap penyakit sudah lanjut, parkinson ringan atau di tahap awal sulit didiagnosis, terutama pada orang berusia muda yang diduga, kecil kemungkinan menderita parkinson. Kira-kira 5% penderita parkinson mengalami Young Onset Parkinson Disease (YOPD). YOPD didefinisikan sebagai serangan di usia 40 tahun atau lebih muda. Di Amerika Serikat, terdapat sekitar 50000 orang dengan YOPD. YOPD dan PP serupa namun berbeda. Kecuali umur saat serangan terjadi, YOPD menyerupai serangan parkinson di usia yang lebih lanjut. YOPD diduga mewakili ujung paling bawah dari spektrum usia serangan parkinson di usia yang lebih lanjut, idiopati. Dalam YOPD, seperti dalam parkinson di usia yang lebih lanjut, gejala-gejala dimulai secara tidak mencolok dan berkembang perlahan-lahan dalam kurun waktu beberapa tahun. YOPD lebih besar kemungkinan merupakan akibat genetik daripada serangan parkinson di usia yang lebih lanjut.

Tremor sering merupakan gejala awal paling umum dalam YOPD, dialami oleh 70% pasien. Beberapa pasien mengalami tremor sepanjang waktu, pasien lain hanya mengalami saat merasa stres atau kelelahan. Tremor biasanya dimulai di ibu jari atau pergelangan tangan di satu sisi dari badan. Kadang-kadang tremor pada YOPD dimulai di atau termasuk rahang. Distonia (kejang otot di luar kendali) adalah gejala awal umum pada YOPD, tetapi tidak pada serangan parkinson di usia yang lebih lanjut. Distonia mungkin muncul sebagai sakit mencengkeram di bahu atau lengan atas (keadaan ini sering salah diduga sebagai arthritis) atau sakit karena kejang otot di betis atau kaki (keadaan ini sering salah diduga sebagai sakit otot yang berkaitan dengan olahraga).

Diagnosis Parkinson | Penyebab Parkinson

This entry was posted in Parkinson. Bookmark the permalink.