Pencegahan Kanker Serviks

8 Langkah Pencegahan Kanker Serviks

1. Dapatkan Pemeriksaan Terbaik

Kebanyakan kasus kanker serviks disebabkan infeksi HPV, sejenis virus yang tersebar lewat kontak seksual. Sekitar 90% dari HPV sembuh dengan sendirinya. Namun, jika tidak, HPV dapat menyebabkan terbentuknya sel-sel prakanker. Pemeriksaan pap smear merupakan standar untuk mendeteksi sel-sel ini, tapi beberapa studi terkini mengungkapkan, pemeriksaan untuk HPV bisa secara lebih mudah menghentikan kanker sebelum dimulai. Jika hasil tes ini positif, dokter akan memerhatikan secara lebih cermat perubahan-perubahan serviks dan mengangkat sel-sel prakanker yang mungkin ada.

2. Makan serealia sarapan yang difortifikasi

Makan serealia atau roti yang difortifikasi asam folat sekitar 400 mcg setap, atau dalam bentuk suplemen, dapat membantu. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda untuk lebih jelasnya. Cegah kanker serviks sebisa mungkin.

3. Makan sayuran pembasmi HPV

Perempuan yang diet tinggi sayuran beresiko lebih rendah 50% menderita infeksi HPV yang berlangsung lama, yang juga berarti kemungkinan lebih kecil mengembangkan kanker serviks. Tambahkan semua jenis buah dan sayuran warna pelangi ke dalam diet Anda untuk mendapatkan perlindungan terbaik.

4. Hindari merokok

Kendati kebanyakan infeksi HPV lenyap dengan sendirinya tanpa diobati, hal ini jarang terjadi pada perempuan yang merokok. Penyebabnya adalah asap rokok melemahkan pertahanan tubuh. Infeksi HPV berlangsung lebih lama pada perempuan yang merokok dibandingkan yang tidak, dan meningkatkan resiko kanker serviks. Sedapat mungkin, cegah kanker serviks dengan menghindari merokok.

5. Pelumas organ intim

Menggunakan pelumas organ intim yang dibuat dari carrageenan, senyawa pengental yang berasal dari rumput laut, menghentikan HPV bertahan dalam sel-sel sehat.

6. Makan brokoli dan kerabatnya

Senyawa tumbuhan di dalam brokoli, kembang kol, dan lain-lain dapat membantu sel-sel yang terinfeksi HPV menghancurkan diri. Cara ini alamiah untuk menghilangkan sel-sel yang tidak sehat sehingga dapat meminimalkan resiko terkena kanker serviks.

7. Tingkatkan akurasi pemeriksaan pap smear

Dokter atau petugas kesehatan Anda berkemungkinan menyarankan Anda menjalani pemeriksaan pap smear setiap tahun atau setiap tiga tahun, tergantung faktor resiko Anda untuk kanker serviks. Untuk mendapatkan hasil yang akurat, jadwalkan pemeriksaan antara 10 – 20 hari sesudah hari pertama mens terakhir Anda. Jadwalkan ulang jika Anda mens pada hari pemeriksaan yang direncanakan. Jangan menggunakan foam, krim, atau obat pembasuh vagina selama dua hari sebelum pemeriksaan. Jangan berhubungan intim 48 jam sebelum hari pemeriksaan.

8. Vaksin HPV

Saat ini tersedia vaksin untuk strain HPV yang paling berbahaya. Vaksin ini bisa membantu mencegah kanker serviks. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk mendapatkan informasi yang lebih detail tentang vaksin HPV sebagai pencegahan kanker serviks.

Deteksi Kanker Serviks | Pengobatan Kanker Serviks

This entry was posted in Kanker Serviks. Bookmark the permalink.