Penggunaan Inhaler Sebelum Kembali Tidur

Jika anda terbangun dari tidur pada saat dini hari, misalnya pada jam 2 atau 3, dengan napas tidak nyaman atau gejala pernapasan, artinya anda mengalami apa yang dikatakan spesialis asma sebagai “terbangun waktu malam”, atau “gejala noktural”. Keadaan terbangun waktu malam karena asma tidak pernah dianggap sebagai kondisi normal dan tidak dikehendaki dari berbagai sudut pandang manapun. Selain mengganggu tidur dan istirahat, hal tersebut menunjukkan bahwa asma anda tidak terkendali secara adekuat dan semakin aktif. Keadaan terbangun waktu malam harus dilaporkan kepada dokter yang merawat anda. Dalam klasifikasi NAEPP, penderita asma yang terkendali dengan baik  mengalami terbangun waktu malam tidak lebih dari sebulan sekali. Jika penderita asma mengembangkan gejala nokturnal lebih dari sekali sebulan, asma dianggap persisten, dengan demikian menurut definisi, berarti asma tidak cukup terkendali.

Ketika anda bangun dengan gejala asma, merupakan ide yang baik untuk menggunakan bronkodilator beta – 2 inhalasi, kerja cepat, cepat melegakan, (SABA). Obat ini akan mulai bekerja dalam beberapa menit untuk mengurangi gejala asma anda dan merespon, serta memungkinkan anda untuk kembali tidur. Ketika anda bangun di pagi hari, anda perlu memikirkan asma anda. Jika asma anda sebelumnya dibawah pengendalian yang baik, cobalah mencari tahu mengapa anda mengembangkan gejala nokturnal. Apakah anda mengabaikan (atau lupa) obat asma yang biasa anda gunakan? Berapa hasil pengukuran terakhir arus puncak anda (PEF) ? Apakah anda pernah terpajan pemicu yang sudah dikenal? Apakah anda makan besar, tepatnya makan berat sebelum tidur, dengan akibat terjadi refluks asam. Apakah anda sakit dengan gejala pilek virus atau sinus? Apakah anda mengalami kondisi suar alergi musim semi?

Jika anda telah mengalami lebih dari dua kali episode asma terbangun waktu malam dalam 30 hari terakhir, anda mungkin memerlukan obat asma tambahan agar penyakitnya terkendali kembali dan mecegah eksaserbasi. Peningkatan obat anti – inflamasi dan bronkodilator harus dipertimbangkan, dan setiap faktor bertepatan seperti refluks, infeksi, atau alergi, juga harus ditangani. Ingat, tujuan utama perawatan asma termasuk istirahat yang cukup, dan tidur lelap.

Perbedaan antara Obat Generik dan BermerekBanyak Obat Asma dalam Bentuk Inhaler

This entry was posted in Asma. Bookmark the permalink.