Penyebab Kanker Kolon

Apa Saja Penyebab Kanker Kolon?

Hingga saat ini belum diketahui dengan pasti apa penyebab kanker kolon. Sulit pula untuk diterangkan, mengapa seseorang bisa terkena kanker kolon, sedangkan yang lain tidak. Satu hal yang pasti adalah penyakit kanker kolon bukanlah penyakit menular.

Meskipun belum diketahui secara pasti, ada hal-hal yang diduga kuat merupakan faktor resiko yang menyebabkan seseorang rentan terhadap serangan kanker kolon. Diantaranya :

* Usia

Resiko terkena kanker kolon meningkat dengan bertambahnya usia. Kebanyakan kasus terjadi pada orang yang berusia 60 – 70 tahun. Jarang sekali ada penderita kanker kolon yang usianya dibawah 50 tahun. Kalaupun ada, bisa dipastikan dalam sejarah keluarganya ada yang terkena kanker kolon juga.

* Adanya polip pada kolon

Khususnya polip jenis adenomatosa. Jika polip ini langsung dihilangkan pada saat ditemukan, tindakan penghilangan tersebut akan bisa mengurangi resiko terjadinya kanker kolon di kemudian hari.

* Riwayat kanker

Seseorang yang pernah terdiagnosa mengidap kanker kolon (bahkan pernah dirawat untuk kanker kolon) beresiko tinggi terkena kanker kolon lagi di kemudian hari. Wanita yang pernah mengidap kanker ovarium (indung telur), kanker uterus, dan kanker payudara juga memiliki resiko yang lebih besar untuk terkena kanker kolon.

* Faktor keturunan / genetika

Yakni sejarah adanya kanker kolon dalam keluarga, khususnya pada keluarga dekat. Orang yang keluarganya punya riwayat penyakit FAP (Familial Adenomatous Polyposis) atau polip adenomatosa familial memiliki resiko 100% untuk terkena kanker kolon sebelum usia 40 tahun bila FAP-nya tidak diobati. Penyakit lain dalam keluarga adalah HNPCC (Hereditary Non Polyposis Colorectal Cancer), yakni penyakit kanker kolorektal non polip yang menurun dalam keluarga, atau sindroma Lynch.

* Penyakit kolitis (radang kolon) ulseratif yang tidak diobati.

* Kebiasaan merokok

Perokok memiliki resiko jauh lebih besar untuk terkena kanker kolon dibandingkan dengan yang bukan perokok.

* Kebiasaan makan

Pernah diteliti bahwa kebiasaan makan banyak daging merah (dan sebaliknya sedikit makan buah, sayuran, serta ikan) turut meningkatkan resiko terjadinya kanker kolon sebab daging merah (sapi dan kambing) banyak mengandung zat besi. Jika sering mengkonsumsi daging merah berarti akan kelebihan zat besi.

* Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung pewarna, apalagi jika pewarnanya adalah pewarna non makanan.

* Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet.

* Kurangnya aktivitas fisik

Orang yang beraktivitas fisik lebih banyak memiliki resiko lebih rendah untuk terkena kanker kolon.

* Berat badan yang berlebihan (obesitas).

* Infeksi virus

Virus tertentu seperti HPV (Human Papilloma Virus) turut andil dalam terjadinya kanker kolon.

* Kontak dengan zat-zat kimia tertentu

Misalnya logam berat, toksin, dan ototoksin serta gelombang elektromagnetik.

* Kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol

Khususnya bir. Usus mengubah alkohol menjadi asetilaldehida yang meningkatkan resiko terkena kanker kolon.

* Bekerja sambil duduk seharian

Misalnya para eksekutif, pegawai administrasi, atau pengemudi kendaraan umum.

Kanker Kolon | Gejala Kanker Kolon (Kanker Usus Besar)

This entry was posted in Kanker Kolon. Bookmark the permalink.