Penyebab Kanker Serviks

Faktor-faktor Penyebab Kanker Serviks

1. Menikah di usia muda.

Menikah di usia muda merupakan faktor pendukung timbulnya kanker serviks. Transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa ditandai dengan menstruasi yang melibatkan berbagai macam perubahan, terutama perubahan hormon. Munculnya hormon estrogen pada masa itu membuat sel-sel pada dinding vagina menebal. Selain itu, juga pada masa ini terdapat glikogen yang oleh bakteri yang bermanfaat diubah menjadi asam vagina. Pada dasarnya, asam vagina ini berfungsi melakukan proteksi terhadap infeksi. Akibat suasana vagina yang menjadi asam, jaringan epitel di sekitarnya menjadi berlapis-lapis. Apabila pada situasi yang penuh perubahan itu masuk sperma, perubahan akan semakin menjadi-jadi. Apalagi, bila terjadi luka akibat gesekan. Sel-sel epitel akan terganggu dan kadang akan menjadi tidak normal. Maka, wanita yang menikah di usia muda lebih berpeluang terkena kanker serviks.

2. HPV (human papilloma virus)

HPV adalah virus penyebab kutil genitalis (kondiloma akuminata) yang ditularkan melalui hubungan seksual. Varian yang sangat berbahaya adalah HPV tipe 16, 18, 45, dan 56.

3. Wanita dengan aktivitas seksual yang tinggi dan sering berganti-ganti pasangan.

Seorang wanita sehat pun bisa terinfeksi HIV dari pasangan seksnya. Meskipun laki-laki memiliki virus tersebut, mereka tidak mengidap kanker. Ada 80 jenis tipe HIV, namun yang menyebabkan kanker serviks adalah tipe 16, 18, dan 31.

4. Kebersihan genital yang tidak terjaga.

Kurang menjaga kebersihan alat kelamin dapat menjadi penyebab terjangkitnya kanker leher rahim.

5. Wanita yang merokok.

Hindari rokok karena banyak bukti menunjukkan penggunaan tembakau dapat meningkatkan resiko terkena kanker serviks.

6. Riwayat penyakit kelamin, seperti herpes dan kutil genital.

7. Kehamilan yang terlalu sering.

Pada wanita yang memiliki banyak anak, apalagi dengan jarak kelahiran yang terlalu dekat, beresiko tinggi terkena kanker serviks.

8. Defisiensi zat gizi dan asam folat dapat meningkatkan resiko terjadinya dysplasia ringan dan sedang, serta mungkin juga meningkatkan terjadinya kanker serviks pada wanita yang mengkonsumsi beta karoten dan vitamin A dalam jumlah rendah.

9. Traumatik kronis pada serviks, seperti persalinan, infeksi dan iritasi menahun, terkena mikroba, radiasi, atau pencemaran oleh bahan kimia.

10. Hindari penggunaan antiseptik.

Hindarkan kebiasaan pencucian vagina dengan menggunakan obat=obatan antiseptik maupun deodoran karena akan mengakibatkan iritasi di mulut rahim yang merangsang terjadinya kanker.

11. Hindari pemakaian bedak.

Hindari pemakaian bedak pada vagina wanita usia subur karena pemakaian tersebut justru bisa mengakibatkan kanker ovarium (indung telur). Jangan menggunakan estrogen pada wanita yang terlambat menopause.

Kanker Serviks | Gejala Kanker Serviks

This entry was posted in Kanker Serviks. Bookmark the permalink.