Perawatan Organ Reproduksi Pria

Tips Perawatan Organ Reproduksi Pria

Perawatan kesehatan organ reproduksi pria tidak jauh beda dengan perawatan kesehatan organ reproduksi wanita. Hanya saja, organ reproduksi pria cenderung lebih tahan terhadap infeksi dibandingkan dengan wanita. Meskipun demikian, akan lebih baik jika Anda juga menjaga kebersihan dan kesehatan dari alat reproduksi Anda sebelum terlanjur terkena penyakit yang merugikan bagi Anda.

Berikut ini merupakan tips untuk menjaga organ reproduksi Anda :

* Selalu cuci tangan sebelum dan sesudah buang air kecil.
* Penis harus dicuci dengan air dan sabun lembut minimal sehari sekali.
* Sesudah mencuci alat kelamin, jangan lupa mengeringkannya dengan handuk atau lap sebelum memakai celana kembali. Hal ini penting untuk mencegah timbulnya jamur yang menimbulkan rasa gatal di sekitar alat kelamin karena jamur sangat mudah tumbuh di daerah yang lembab.
* Sunat. Kalau tidak disunat, harus lebih teliti dalam membersihkan daerah kelamin. Sunat dapat menjaga kebersihan dan kesehatan organ reproduksi Anda karena kelenjar-kelenjar di sekitar ujung penis Anda setiap hari menghasilkan smegma, suatu zat berwarna putih dan agak lengket. Bila tidak dibersihkan, smegma akan membusuk, bercampur keringat dan bakteri sehingga menimbulkan bau tak sedap serta dapat menimbulkan infeksi. Pada penis yang disunat, kepala penis ada dalam keadaan terbuka sehingga mudah membersihkannya. Pada penis yang tidak disunat, masih ada kulit yang menutupi sebagian kepala penis, disebut kulup (foreskin). Biasanya, smegma menumpuk di balik kulit ini. Untuk membersihkan, tariklah kulup ke arah belakang, dan cuci bersih permukaan kepala penis dan juga kulit serta lipatan-lipatannya.

Perlindungan Terhadap Kesehatan Alat Kelamin

Bisa juga Anda lakukan mulai dengan pakaian dalam Anda. Sebaiknya Anda memiliki dan menggunakan pakaian dalam yang terbuat dari katun karena bahan ini dapat menyerap keringat dengan baik sehingga tidak menyebabkan lembab pada daerah kelamin Anda. Hindari juga dengan pemakaian celana dalam atau luar yang terlalu ketat karena selain akan membuat peredaran darah Anda tidak lancar, juga akan menyebabkan penis dan testis Anda menjadi kepanasan. Panas yang berlebihan akan menurunkan kualitas sperma sehingga menurunkan kemampuannya untuk membuahi sel telur.

Gejala Kanker Testis, Diagnosis Kanker Testis, dan Pengobatan Kanker Testis | Pemeriksaan Terhadap Diri Sendiri

This entry was posted in Kanker Testis. Bookmark the permalink.