Pola Makan untuk Hipertensi, Osteoporosis, dan Jantung karena Menopause

Hipertensi pada wanita menopause disebabkan penyempitan pembuluh darah sebagai akibat perlemakan pada dinding pembuluh darah. Hipertensi yang telah lama diderita bisa mengganggu fungsi organ-organ tubuh lainnya terutama ginjal. Salah satu faktor untuk mengelola hipertensi adalah dengan melakukan pola makan sehat, yaitu banyak sayur dan buah segar karena bahan makanan tersebut kaya akan antioksidan yang menghambat kerusakan sel-sel yang disebabkan radikal bebas. Contohnya, brokoli, seledri, wortel, terong, taoge, aneka jeruk, pir, semangka. Selain itu ikan dari laut dalam yang mengandung omega-3 ditengarai mampu menurunkan tekanan darah. Hindari garam berlebihan, dan lemak termasuk minyak goreng, mentega, santan yang berpotensi meningkatkan tekanan darah.

Anda bisa minum es ketimun yang diserut dan diberi sedikit madu sebagai pemanis, kemudian tambahkan satu sendok teh air jeruk nipis / lemon. Beri air matang secukupnya. Inilah minuman segar yang sehat, dipercaya mampu menurunkan tekanan darah tinggi.

Osteoporosis atau keropos tulang pada lansia disebabkan oleh turunnya kadar hormon estrogen yang menyebabkan proses osteoblast (pembentukan tulang) terhambat dan hilangnya kadar mineral tulang. Pola makan yang diperlukan bagi penderita osteoporosis adalah tinggi kalsium dan vitamin A, D, K yang dapat dicukupi dari makanan sehari-hari berupa sayuran berdaun hijau tua (seprti sawi hijau, bayam, bokcoi, dan lainnya). Hindari kafein karena menyebabkan pembuangan kalsium melalui urine.

Makanan untuk menguatkan tulang adalah yang mengandung kalsium tinggi. Contohnya kedelai, susu, bayam, brokoli, daun bawang, gandum utuh, havermut, kacang-kacangan, taoge, peterseli, tahu, tempe, dan lainnya. Selain itu ikan yang bisa dimakan bersama tulangnya, buah-buahan (jeruk dan kiwi).

Penyakit jantung koroner disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah arteri koroner (arteriosklerosis) karena pola hidup dan pola makan yang tidak sehat. Karena itu sudah seharusnya Anda memperbaiki pola hidup dan pola makan dengan tidak mengkonsumsi makanan siap saji yang mengandung banyak lemak jenuh, tidak merokok dan minum minuman beralkohol, dan melakukan olahraga teratur dan terukur sesuai usia dan kondisi kesehatan Anda.

Penyempitan pembuluh koroner disebabkan penumpukan zat-zat lemak (kolesterol, trigliserid) pada lapisan dalam pembuluh darah koroner. Penumpukan itu semakin banyak sehingga menghambat aliran darah. Akibatnya kerja jantung terganggu. Pasokan oksigen dan nutrisi ke jantung pun terganggu.

Pola makan sehat bagi Anda penyandang gangguan jantung adalah banyak mengkonsumsi sayur dan buah segar, makanan dengan kandungan serat tinggi seperti nasi beras merah atau nasi beras putih tumbuk, roti gandum utuh. Untuk memenuhi pasokan omega-3 yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan jantung, dianjurkan mengkonsumsi ikan dari laut dalam seperti salmon, tuna, mackarel, dan lainnya, tetapi tidak dianjurkan makan cumi, udang, kerang karena berkadar kolesterol sangat tinggi.

Tanaman yang dapat menjaga kesehatan jantung adalah terong ungu, rumput laut, bawang bombay, bawang putih, mengkudu. Caranya dengan menurunkan kadar kolesterol darah, kadar gula darah, dan tekanan darah. Selain itu memperlancar sirkulasi darah dan mencegah pembekuan darah.

Makanan untuk Meredakan Gangguan Tidur | Manfaat dan Jenis Olahraga bagi Wanita Menopause

This entry was posted in Menopause. Bookmark the permalink.