Rokok Sigaret akan Mempengaruhi Anak yang Baru saja Didiagnosis Menderita Asma

Rokok anda akan mempengaruhi anak anda dengan diagnosis barunya yaitu asma. Merokok seharusnya termasuk kategori dilarang dalam rumah di mana terdapat anak yang menderita asma dalam tingkat keparahan apapun. Rokok anda mempengaruhi anak anda melalui berbagai cara. Saat ini, setiap anak mengetahui bahwa merokok buruk untuk kesehatan anda. Beberapa anak menyadari adanya hubungan antara merokok sigaret dan penyakit paru seperti emfisema. Yang lain mengetahui adanya hubungan atara merokok dengan kanker paru dan kandung kemih, serta kenyataan bahwa merokok sigaret menyebabkan penyakit jantun dan stroke. Merkok merugikan kedua faktor tersebut juga mempengaruhi anak anda. Anak – anak dengan orang tua perkok lebih mungkin menjadi perokok pada masa remaja dan lebih muda. Kebiasaan merokok anda memberikan contoh yang buruk bagi anak anda, yang lebih mungkin meniru apa yang ada lakukan dibandingkan melakukan apa yang ada suruh. Anak – anak yang dibesarkan dalam rumah yang terdapat perokok memiliki peningkatan resiko berkembangnya asma.

Anak anda baru saja didiagnosis menderita asma. Lihatlah dai pandangan putra atau putri anda, sampai diagnosis ditegakkan dan obat diresepkan, ia akan mengalami gejala asma. Untuk mengetahui gambaran seperti apa, cobalah eksperimen sederhana ini. Ambil pipet yang sangat tipis atau plastik pengaduk kopi, letakkan di mulut anda. Bernapaslah melalui pipet yang menyempit bersamaan dengan menjepit hidung. Kemudian., lakukan gerakan cepat di tempat. Anda akan merasakan sensasi pernapasan yang sangat tidak menyenangkan. Diperlukan usaha yang lebih besar untuk tetap bergerak di tempat. Eksperimen pernapasan yang baru saja anda lakukan kira – kira dapat mengtahui bagaimana rasanya bernapas melalui saluran napas yang menyempit.

Anak anda merasa sedih, ia harus menjalani evaluasi medis, dan kini harus makan obat serta beradaptasi dengan diagnosis penyakit barunya. Tergantung pada anaknya, umurnyam serta tingkat keparaha asmanya. Seluruh anggota keluarga memasuki periode perubahan dan adaptasi. Sebagai orang tua anda mungkin mengalami mengalami peningkatan stress. Jika anda seorang perokok, anda mungkin bertambah candu merokok dengan intensitas yang lebih sering dibandingkan biasanya, rokok sigaret merupakan pemicu asma universal. Kebiasaan merokok anda yang ters berlangsung akan meningkatkan gejala pada anaka anda bersama dengan meningkatnya kebutuhan terhadap obat – obatan. Saran saya, berhentilah merokok demi kesehatan anda dan anak – anak anda. Para orang tua yang membatasi diri merokok di kamar mandi, garasi, atau di ruangan bawah tanah, berarti teteap merokok diruangan indoor, dimana asap rokok terkurung dan mengalir kembali ke dalam rumah.  Udara dapat mengalir ke mana – mana begitu juga dengan asap rokok dan bahkan pajanan terbatas terhadap asap rokok bekas sudah terlalu banyak bagi anak penderita asma. Para orang tua yang merokok di rumah juga menirim pesan kepada anak – anak mereka bahwa rokok mereka lebih penting bagi mereka dibandingkan kesehatan anak – anak mereka. Pesan tak terkatakan ini, mungkin dapat merusak pemahaman anak anda tentang betapa pentingnya menangani gejala asma dengan serius dan mungkin mempengaruhi keinginan anak anda untuk mematuhi program pengobatan asmanya.

Haruskah Anak Mengikuti Kamp Reguler atau Kamp untuk Anak – anak Penderita Asma?Anak yang Menderita Asma juga Alergi terhadap Hewan Peliharaan

This entry was posted in Asma. Bookmark the permalink.