Sakit Kepala pada Akhir Pekan atau Hari Pertama Liburan

Tampaknya sangat kejam dan ironis ketika Anda mulai merasa tenang dan rileks di akhir pekan atau baru saja memulai liburan yang sudah lama ditunggu-tunggu, kemudian Anda terkena serangan migrain yang intens. Sayangnya, banyak orang menderita “migrain akhir pekan”, yang juga dikenal sebagai letdown migraine. Ini memang terdengar seperti kenyataannya, serangan yang muncul pada akhir pekan atau ketika Anda mulai beristirahat dari pekerjaan sepanjang hari kerja. Pemicu untuk sakit kepala ini tampak terkait dengan pola makan, tidur, dan perubahan gaya hidup lain, yang seringkali muncul pada saat akhir pekan atau liburan. Migrain tersebut biasanya terkait dengan lelah dan letih yang biasanya dirasakan selama hari kerja yang sibuk dan penuh tekanan, dan perubahan vaskular dan neurochemical yang mungkin timbul setelah timbunan stres yang intens.

Mari kita mulai dengan beberapa perubahan perilaku yang biasanya terjadi sekitar akhir pekan. Biasanya, setelah tiba akhir pekan, Anda akan mengubah kebiasaan tidur dengan membiarkan diri tidur lebih malam atau tidur menjelang pagi hari (mungkin juga keduanya). Sangat penting bagi penderita migrain untuk menetapkan pola tidur yang konsisten. Tidur terlalu sedikit atau terlalu banyak dapat menjadi pemicu, karena perubahan dalam tidur dapat menyebabkan perubahan psikologis dan aliran darah yang kemudian memicu migrain. Kemudian, Anda juga bisa saja pergi lebih lama tanpa makan pada pagi hari di akhir pekan, atau mengubah makanan Anda. Perubahan besar dalam tidur, perilaku, olahraga dan makanan merupakan pemicu potensial dari sakit kepala akhir pekan dan liburan.

Kunci pemicu lainnya dalam migrain akhir pekan atau letdown adalah akhir pekan kemungkinan diikuti oleh serangkaian stres yang ekstrim. Mungkin Anda akan menemukan bahwa setelah satu minggu yang penuh stres, maka kemudian Anda akan mendapatkan serangan. Contoh lain, termasuk bekerja di bawah tekanan yang ekstrim selama satu minggu atau persiapan yang lebih lama untuk beberapa tugas batas waktu yang ketat, atau mungkin acara di kantor atau acara sosial yang Anda bertangggung jawab untuk merencanakannya, atau acara keluarga besar seperti Lebaran, Natal atau Tahun Baru. Setelah Anda berhasil melangsungkan acara dengan sukses, kemudian Anda terkena serangan yang berat. Kemungkinan penyebabnya adalah efek penurunan kondisi fisik setelah menghadapi tekanan emosi dan fisik yang ekstrim, dan kemungkinan Anda mengalami kondisi emosi yang berlebihan pada saat itu. Cara-cara untuk mengubah emosi dan perilaku untuk menghindari atau mengurangi migrain akhir pekan atau letdown.

Mencegah Migrain Akhir Pekan atau Letdown Migraine

Pencegahan sakit kepala pada saat akhir pekan atau letdown memerlukan perencanaan. Kunci untuk mengendalikan migrain adalah pengaturan diri terhadap pemikiran, perasaan, dan fungsi tubuh. Tentu saja, hal itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan! Sementara ini merupakan tugas yang sulit, membuat perencanaan untuk menjaga keseimbangan dapat membuahkan hasil mencegah migrain atau mengurangi tikat keparahannya.

Salah satu pemicu terbesar pada migrain akhir pekan atau letdown adalah perubahan pola tidur. Cara terbaik untuk menghindari perubahan ini pada akhir pekan adalah menyetel alarm Anda pada waktu yang sama di pagi hari akhir pekan, atau waktu yang tidak terlalu berbeda dibandingkan hari-hari kerja. Ini mungkin terdengar tidak adil bagi banyak orang yang senang menikmati akhir pekan sebagai “waktu tidur” atau mencoba “membayar hutang” untuk kehilangan waktu tidur selama hari kerja. Tetapi sebaliknya, kelebihan tidur dapat membuat Anda lebih lelah dan bisa memicu serangan migrain. Coba untuk konsisten dalam menetapkan kebiasaan tidur. Anda juga harus mengaplikasikan prinsip ini selama liburan, meskipun hal itu tampaknya sulit terutama jika Anda bepergian di tempat yang memiliki waktu berbeda. Selama liburan atau selama perjalanan, Anda juga kemungkinan tidur di tempat tidur atau bantal yang memiliki tekstur yang berbeda dengan di rumah, sehingga menimbulkan perubahan postur dan tekanan di leher. Jika Anda memiliki bantal khusus yang mengurangi tekanan leher, maka mungkin lebih baik Anda membawanya. Anda juga dapat mempraktikkan teknik relaksasi dan peregangan leher sebelum tidur dan setelah terjaga di tempat tidur yang berbeda.

Berhati-hatilah terhadap perubahan makanan selama akhir pekan. Apakah Anda makan larut malam pada hari Jumat? Apakah Anda mengkonsumsi makanan manis ekstra atau alkohol yang mungkin menjadi pemicu bagi Anda? Apakah Anda mengubah asupan kafein? Coba juga untuk tidak telat mengkonsumsi sarapan di hari Sabtu. Tidur larut malam dan tidak makan dengan waktu tepat, dapat merupakan pemicu potensial.

Banyak penderita migrain dan sakit kepala bertekanan memiliki masalah kronis atau tekanan di punggung bagian atas, leher, dan kulit kepala selama hari kerja yang seringkali mereka abaikan. Tekanan ini mungkin tidak cukup menyebabkan Anda lemah, namun cukup untuk menyebabkan Anda nyeri atau rasa tidak nyaman sepanjang minggu. Gangguan ini biasanya diabaikan sementara selagi Anda menyelesaikan pekerjaan dan rencana sosial atau kerjaan sepanjang hari kerja. Konsekuensi yang kurang beruntung dari menghindari atau mengabaikan sakit kepala ringan dan tekanan selama hari kerja, adalah ketika akhir pekan tiba dan tingkat stres Anda berubah, Anda kemungkinan akan mengalami serangan migrain yang parah dan sakit kepala bertekanan.

Penting bagi Anda untuk mencegah serangan migrain melalui berbagai teknik yang beragam mulai dari fisik, emosional dan teknik mind-body (pikiran-tubuh) sebelum benar-benar terjadi. Daripada menghindari atau berusaha mengalihkan diri Anda dari rasa nyeri dan tekanan dan stres yang Anda rasakan selama hari kerja, cobalah untuk berubah dan mengarahkan perhatian Anda terhadap hal tersebut, daripada menjauhinya. Anda dapat mencoba satu dari berbagai teknik relaksasi atau teknik pikiran dan tubuh. Meditasi dengan pemikiran penuh sangat berguna sebagai cara untuk meningkatkan kewaspadaan Anda terhadap hal-hal yang menjadi masalah, atau untuk belajar mengidentifikasi kaitan antara pikiran, perasaan dan reaksi tubuh. Anda juga dapat melakukan pijitan pada akhir pekan atau menerapkan strategi lain, yang mungkin akan membantu meredakan tekanan sepanjang hari kerja.

Obat-obatan Tertentu Menyebabkan Migrain | Serangan Migrain Ketika Sedang Bepergian

This entry was posted in Migrain. Bookmark the permalink.