Serangan Migrain Ketika Sedang Bepergian

Hampir sama dengan sakit kepala selama akhir pekan atau letdown migraine, orang yang mengalami migrain mengalami kesulitan ketika mengadakan perjalanan bisnis atau liburan, mereka seringkali mengalami serangan migrain yang melemahkan. Banyak penderita migrain mengalami ketakutan bepergian, karena pengalaman mereka mengalami migrain selama perjalanan bisnis atau liburan. Peningkatan resiko mengalami migrain ketika bepergian terletak pada fakta bahwa ketika Anda bepergian, maka Anda akan mengekspos diri Anda terhadap beberapa pemicu migrain, terutama dari tingkat stres, pola tidur, zona waktu, suasana hati, cuaca dan ketinggian, makanan dan perubahan umum dari rutinitas Anda. Banyak dari perubahan atau gangguan dapat terjadi tiba-tiba.

Tidak ada yang lebih buruk dibandingkan tidak bisa menikmati hari pertama liburan yang sudah lama Anda nantikan di sebuah lokasi yang indah. Dari berbagai macam strategi untuk meminimalisir frekuensi dan intensitas migrain Anda, solusinya adalah bersiap dan memiliki rencana sebelumnya. Sisa jawaban dari pertanyaan ini yaitu mengidentifikasi beberapa bidang masalah dan solusi untuk meminimalisir kesempatan serangan migrain, sehingga Anda dapat menikmati perjalanan Anda.

Stres

Stres adalah pemicu utama dari migrain, dan perencanaan liburan atau perjalanan bisnis biasanya merupakan pengalaman yang penuh tekanan. Untuk sebagian besar orang, pergi liburan biasanya diikuti oleh periode yang penuh tekanan di kantor, sekolah atau rumah selama Anda menyiapkan berbagai hal. Terbentuknya stres tersebut membuat Anda sangat rentan terhadap sakit kepala letdown. Juga menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang mengalami serangan migrain selama bepergian, atau hari pertama ketika tiba di lokasi baru.

Untuk menghindari masalah ini, cobalah membuat perencanaan lebih awal dan jangan berkemas, hingga waktu-waktu terakhir. Jangan biarkan hari-hari terkahir di sekolah atau di kantor membuat Anda stres. Jangan tinggalkan proyek atau tugas terbengkalai hingga menit terakhir. Beberapa hari yang sibuk dan penuh tekanan selama beberapa hari sebelum liburan, merupakan pemicu migrain yang sangat kuat.

Pada malam sebelum perjalanan, sisihkan waktu untuk rileks dan beristirahat. Praktikkan beberapa teknik pernapasan dan lakukan aktivitas yang membuat Anda rileks dan menikmatinya.

Dalam perjalanan, praktikkan teknik relaksasi seperti latihan pernafasan, memutar musik yang membuat Anda rileks atau bermeditasi. Jika Anda bepergian dengan menggunakan pesawat atau kereta api, maka Anda dapat mempraktikkan teknik relaksasi (relaxation technique).

Jika Anda mengendarai kendaraan, berhenti dan biarkan orang lain menyetir sehingga Anda memiliki waktu untuk beristirahat. Jika Anda tengah berada dalam perjalanan bisnis yang penuh tekanan, sangat penting untuk mempraktikkan bentuk relaksasi melawan stres akibat jadwal yang padat. Bahkan liburan pun bisa penuh dengan tekanan. Jangan mencoba untuk melakukan segala hal berlebihan, ketika bepergian atau berjalan-jalan. Hormati tubuh Anda dan jangan memaksanya. Biarkan tubuh Anda beristirahat sementara untuk memonitor reaksi emosional dan fisik. Hadiah dari sebuah persiapan dan pengelolaan yang baik yaitu liburan yang sangat menyenangkan.

Obat-obatan

Mungkin Anda akan terkejut seberapa banyak orang yang lupa mengkonsumsi obat-obatan mereka, atau mangkir dari jadwal obat-obatan mereka selama liburan. Beberapa hari sebelum berangkat bepergian, periksa apakah Anda memiliki cukup obat-obatan untuk dibawa. Anda mungkin ingin bertanya pada dokter apakah Anda harus membawa jumlah tambahan karena Anda akan bepergian. Tempatkan tiap obat-obatan di tempatnya yang asli lengkap dengan nama obat, nama Anda dan nama dokter. Jangan biarkan obat-obatan berceceran atau tidak diberi label. Selain mungkin membingungkan Anda, praktik ini menempatkan Anda pada resiko atas dirampasnya obat-obatan tersebut oleh imigrasi dan bea cukai bandara. Bawalah nomor telepon dokter Anda.

Jangan mangkir dari jadwal tetap obat-obatan Anda. Jika Anda mengalami perubahan zona waktu, lakukan usaha terbaik untuk menepati jadwal tetap konsumsi obat. Jika Anda mengkonsumsi obat-obatan mabuk perjalanan, pastikan untuk menyimpannya di tempat yang terjangkau sebelum berangkat.

Pola Makan

Ketika Anda mengunjungi tempat baru, sangat menyenangkan untuk bereksperimen dengan berbagai sajian kuliner yang berbeda sementara Anda mencoba menyerap kebudayaan lokal. Bahkan ketika perjalanan bisnis atau bepergian di dalam negeri, orang seringkali mengkonsumsi makanan manis berlebihan, makan terlalu banyak, mengubah jadwal makan atau mengubah tingkat asupan alkohol atau kafein. Sadari apa yang Anda makan dan kapan memakannya. Jangan terlalu jauh dari jadwal rutin, dan pikirkan apa yang menjadi pemicu migrain Anda. Jika Anda mengetahui bahwa minuman anggur merah merupakan pemicu potensial bagi Anda, maka jangan ambil resiko meminumnya, terutama ketika Anda sudah terpapar berbagai macam kondisi dan resiko yang dapat memicu migrain. Jika Anda bepergian jauh, pastikan untuk meminum air yang banyak dan hindari godaan untuk mengkonsumsi makanan siap saji yang tersedia.

Tidur

Tidur adalah hal yang paling utama dari penderita migain. Sayangnya, banyak faktor dapat mengganggu pola tidur reguler Anda selama bepergian. Tantangan utama Anda adalah berusaha mempertahankan rutinitas Anda ketika bepergian dengan zona waktu yang berbeda, tetap terjaga sepanjang malam ketika berada dalam pesawat terbang, atau mengalami gangguan tidur akibat stres atau kegembiraan perjalanan.

Ada beberapa situasi yang tampaknya tidak bisa dihindari. Meskipun demikian, berusahalah tetap mempertahankan jadwal tidur reguler Anda. Jika Anda harus terbang di malam hari, maka usahakan untuk tidur di pesawat. Mungkin dokter Anda dapat membantu dengan memberikan obat tidur. Jangan minum alkohol dalam penerbangan sebagai usaha untuk membuat Anda mengantuk. Seringkali alkohol menjadi pemicu pada banyak orang, dan tidak menyebabkan tidur yang nyenyak dan menyebabkan dehidrasi. Siapkan diri Anda untuk perubahan dalam lingkungan tidur setelah Anda sampai di tujuan, termasuk tekstur dari tempat tidur, kebisingan kamar atau mungkin kamar yang terlalu hangat atau dingin.

Namun, jika Anda terserang migrain, jangan memperbesar masalah tersebut dengan mengatakan pada diri Anda, “Sekarang seluruh liburan saya berantakan”. Alih-alih, praktikkan semua teknik yang sudah Anda pelajari dan lakukan. Jika Anda membutuhkan, minta waktu untuk sendirian. Sementara yang lain mungkin merasa sedih karena ketidakhadiran Anda pada acara tertentu, sangat penting bagi Anda merawat diri Anda sendiri untuk kembali pada kondisi prima. Coba untuk terus memiliki pandangan positif dengan pernyataan pada diri sendiri seperti, “Kehilangan satu hari dalam waktu dua minggi tidak akan menghancurkan liburan kali ini”.

Akhirnya, coba untuk mempertahankan jadwal tetap Anda sedapat mungkin. Dengan persiapan yang cukup, Anda dapat meminimalisir kesempatan atau tingkat keparahan migrain, sementara Anda dapat menikmati pengalaman dalam perjalanan Anda.

Sakit Kepala pada Akhir Pekan atau Hari Pertama Liburan | Masalah Tidur Membuat Migrain Bertambah Buruk

This entry was posted in Migrain. Bookmark the permalink.