Sindrom Disfungsi Pita Suara (VCD) dan GERD

Sindrom disfungsi pita suara, dikenal mempunyai gejala yang mirip asma, pertama kali diutarakan pada tahun 1983 oleh dokter dari Rumah Sakit Nasional Yahudi di Denver, Colorado. VCD adalah hasil dari gerakan abnormal paradoksial pita suara. Manusia memiliki dua pita suara yang terletak di laring, atau kotak suara, yang merupakan organ di leher bagian atas. Pita suara sangat penting untuk berbicara dan memproduksi suara. Kedua pita suara bersatu dalam konfigurasi berbentuk V dan bergabung di dasar V. Anatomi pita memungkinkan mereka bersama-sama untuk bergerak lebih dekat, menutup ruang berbentuk V di antara mereka. Ketika Anda menarik napas, pita suara mengasumsikan bentuk V bahkan lebih luas dan menyebar lebih lanjut berjauhan untuk memungkinkan udara ke trakea dan paru-paru. Pada VCD aktif, pita suara menutup, yang seharusnya dalam keadaan normal membuka selama inspirasi. Karena pita berayun bersama bukan bergerak terpisah, aliran udara ke trakea dan paru-paru menjadi terganggu. Mengi terjadi saat udara dipaksa melalui pembukaan pita suara yang menyempit abnormal. Gejala lain dari VCD termasuk perubahan dalam kualitas suara, suara serak, tenggorokan atau dada sesak, dan kesulian menelan.

VCD sering salah didiagnosis sebagai asma, terutama karena sulit untuk mengontrol, atau sulit diatasi, seperti asma. Petunjuk untuk diagnosa termasuk tidak ada respon terhadap pengobatan asma, pengaruh yang besar terhadap tenggorokan dan gejala suara, serta tidak adanya simtomatologi nokturnal yang merupakan karakteristik asma. VCD dapat terjadi pada masa kanak-kanak, remaja, atau dewasa, tapi lebih sering terjadi pada orang yang berusia antara 20-an sampai 40-an. Pada pasien yang lebih muda, VCD mungkin terjadi selama perlombaan olahraga yang kompetitif dan tampaknya memiliki hubungan dengan orang yang bermotivasi dan berambisi tinggi. Faktor-faktor psikologis mungkin penting, pada orang dewasa juga. Di antara pasien dewasa, wanita yang mendominasi, seperti halnya pekerja kesehatan perempuan, dengan sebab yang tidak diketahui.

Jika dicurigai adanya VCD, rujukan ke pusat yang familiar dengan diagnosis dan pengobatan VCD seharusnya sangat dipertimbangkan. Hal ini sangat penting untuk menentukan apakah VCD hadir sendiri, atau apakah ada diagnosis ganda, asma dan VCD, karena mereka kadang-kadang bisa eksis bersama-sama. Pengobatan VCD mencakup penghentian setiap pengobatan yang tidak ada indikasinya, khususnya steroid. Khusus terapi wicara adalah pengobatan utama dan disertai, jika sesuai, dengan latihan relaksasi dan dukungan psikologis.

GERD merupakan akronim untuk penyakit refluks gastroesofageal, yaitu kondisi medis yang berhubungan dengan regurgitasi asam lambung. GERD adalah sangat umum dijumpai dan biasanya ditunjukkan sebagai rasa panas di dada dan gangguan pencernaan, termasuk rasa asam di mulut. Kita semua memproduksi asam di dalam perut kita untuk membantu pencernaan makanan yang kita makan. Lapisan ke lambung tidak terluka dengan adanya asma. Ketika refluks asam (aliran balik) dari lambung ke kerongkongan, yang merupakan saluran menelan, pita suara dapat menjadi teriritasi. Suara serak dan batuk mirip saat membersihkan tenggorokan dapat terjadi. Akhirnya, asam mencapai saluran pernapasan paling atas yang dapat menyebabkan batuk dan mengi, mirip gejala asma. GERD tidak hanya menyerupai gejala asma, tetapi juga diduga memperburuk asma stabil. Refluks malam hari karena GERD dapat, misalnya, membantu meningkatkan gejala asma nokturnal. Kabar baiknya adalah bahwa GERD sangat bisa diobati. Pengobatan lini pertama terdiri dari modifikasi langusng terhadap makanan dan gaya hidup. serta obat-obatan untuk mengurangi produksi asam lambung tersebut. Kadang-kadang tindakan yang sederhana seperti menghindari minuman berkarbonasi, alkohol, kafein, gorengan, dan makanan yang sangat berbumbu; makan sering, porsi kecil, dan tidak makan 3 jam sebelum tidur akan sangat mengurangi gejala refluks. Pengendalian refluks yang lebih baik dapat menyebabkan perbaikan pengendalian asma dan mengurangi gejala asma.

Kondisi Medis yang Menyerupai Asma | Diagnosis Asma

This entry was posted in Asma. Bookmark the permalink.