Suatu Ruang Penyimpan Berkatup (VHC)

Suatu ruang penyimpan berkatup (VHC) diproduksi secara komersial yang dirancang untuk digunakan bersama dengan MDI. VHC membuat MDI lebih mudah digunakan untuk menghirup obat asma, meningkatkan jumlah obat yang langsung diantarkan ke paru-paru, dan mengurangi kemungkinan efek samping seperti suara serak dan sariawan. Membeli VHC di Amerika Serikat harus dengan resep dokter. Contoh VHC adalah AeroChamber, OptiChamber, ProChamber, dan Pari Vortex. Semua VHC direkomendasikan untuk semua anak-anak penderita asma yang menggunakan MDI dan VHC juga bermanfaat untuk orang dewasa.

Sebagian besar ruang penyimpan berkatup, kaku dan berbentuk seperti tabung, dengan corong mulut (sungkup wajah) di salah satu ujung dan sebuah pembukaan di bagian lain. Bagian ujung depan dengan corong mulut juga diproduksi dengan sungkup wajah untuk digunakan oleh anak-anak dibawah usia 5 tahun. Pembukaan pada ujung berlawanan menampung corong mulut MDI yang berisi obat Anda. VHC dirancang dengan katup satu arah yang memungkinkan aktuasi (isapan) dilepaskan dari MDI untuk memasuki ruang itu dan dari sana akan dihirup. Katup satu arah mencegah Anda bernapas ke dalam alat, Anda hanya dapat menghirup darinya. Dari VHC disebutkan, AeroChamber, OptiChamber, dan ProChamber terbuat dari bahan plastik transparan yang memungkinkan Anda benar-benar melihat bulu-bulu obat seperti yang dilepaskan dari MDI. Hal tersebut dapat berguna jika Anda membantu seorang anak dengan inhalernya melalui isyarat visual yang dapat membantu Anda memerintahkan anak itu pada saat yang tepat untuk menghirup obatnya. Pari Vortex adalah ruang penyimpan berkatup yang terbuat dari aluminium, yang memiliki keunggulan non elektrostatik setara keamanannya dengan mesin pencuci piring, meskipun Anda tidak dapat melihat obat yang dilepaskan dari MDi yang jelas. Ruangan nonelektrostatik (seperti Vortex aluminium dan AeroChamber Max) yang dimiliki, dalam percobaan laboratorium, terbukti kurang menyerap obat, membuat obat lebih tersedia untuk dihirup. Ruangan-ruangan yang terbuat dari plastik harus dicuci tiap bulan dalam larutan deterjen pencuci piring (dengan perbandingan, 1 bagian deterjen berbanding dengan 5.000 bagian air, atau 1 – 2 tetes per cangkir air) diikuti dengan pengeringan udara untuk menetralkan muatan elektrostatik (Pikirkan sifat statis yang melekat!) yang dapat mengganggu efektivitas VHC. Jangan menggosok atau melap kering VHC. Meskipun ada banyak studi tentang penggunaan VHC dengan obat asma yang menguntungkan penderita asma, Laporan Panel Ahli (EPR-3) yang terbaru menunjukkan bahwa “tidak ada kombinasi spesifik dari MDI dan VHC saat ini secara khusus disetujui oleh FDA untuk digunakan bersama-sama”. EPR lebih menyarankan “mungkin lebih baik untuk menggunakan kombinasi yang sama dari MDI dan VHC yang dilaporkan” dalam penelitian yang diterbitkan dari obat asma tertentu. Dokter Anda harus dapat menyarankan Anda tentang ruang penyimpan spesifik terbaik untuk MDI, yang telah diresepkan.

Jika dokter yang merawat Anda menyarankan bahwa Anda menggunakan VHC dengan MDI Anda, pastikan untuk membaca petunjuk yang berlaku untuk VHC tertentu yang telah dibeli. Anda harus memahami bagaimana menggunakan VHC dan bagaimana membersihkannya. Mungkin dokter Anda secara langsung akan menunjukkan cara menggunakan ruang dengan MDI, juga merupakan ide yang baik untuk membawa alat bersama Anda pada saat kunjungan sehingga teknik yang Anda lakukan dapat diamati kerjanya! VHC berbeda dari ruang antara (spacer). Ruang antara adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan setiap tabung terbuka sederhana, tanpa katup satu arah, yang membentang dari corong mulut suatu MDI. Beberapa MDI yang diproduksi dengan spacer yang sudah menjadi bagian. Azmacort MDI (merk dari triamsinolon diproduksi oleh Kos Pharmaceutical), penggunaan sehari-hari, obat pemeliharaan kortikosteroid inhalasi, adalah contoh obat yang dilengkapi dengan spacer. Anda harus selalu menghirup triamsinolon dari merek Azmacort Anda melalui spacer yang menyertainya. Beberapa spacer merupakan alat buatan sendiri, seperti botol plastik atau tabung karton. Beberapa dokter menggunakan istilah spacer (ruang antara) dan valved holding chamber (ruang penyimpan berkatup) secara bergantian. Mereka tidak sama, sekarang Anda tahu!

Ruang Penyimpan Berkatup (VHC) * Diindikasikan untuk orang yang kesulitan melakukan dengan teknik MDI yang adekuat. * Disarankan untuk anak-anak. * Mengurangi endapan obat dalam mulut dan tenggorokan. * Mengurangi risiko beberapa efek samping, seperti suara serak dan sariawan. * Jika nonelektrostatik, harus dicuci setiap bulan dengan dicampur deterjen pencuci piring dan dikering anginkan. * Berbeda dari spacer (ruang antar), VHC memiliki katup satu arah yang membolehkan menghirup dari alat. * Lebih disukai daripada spacer, yang tidak punya katup satu arah.

Manfaat menggunakan ruang penyimpan berkatup setidaknya tiga kali lipat. VHC meningkatkan penghantaran obat MDI masuk ke dalam paru-paru. Alat ini mengurangi kemungkinan efek samping seperti batuk, suara serak, sariawan, dan iritasi tenggorokan yang berhubungan dengan obat asma masuk di tenggorokan. Lebih banyak obat menuju tempat yang diperlukan, saluran udara paru-paru, dan kurang ke tempat yang tidak memerlukan. VHC juga sangat menyederhanakan langkah tersulit bagi sebagian besar pengguna MDI, harus mengkoordinasikan dan inhalasi tepat waktu dengan aktivasi dan pemompaan tabung tersebut. Anda menggunakan ruang penyimpan berkatup dengan memasukkan corong mulut MDI di ujung tabung yang jauh dan menempatkan bibir Anda di corong mulut VHC di ujung berlawanan. Pertama, tekan tabung MDI untuk melepaskan satu (tidak lebih!) isapan obat ke dalam VHC, dan kemudian tarik napas dalam, terus-menerus sebelum tahan napas selama 10 detik atau lebih. Beberapa VHC membuat bunyi siulan jika Anda bernapas terlalu cepat. Belajarlah untuk menghirup sehingga spacer tetap diam. Apa yang menjadi prosedur satu langkah pada MDI menjadi proses dua langkah dengan kombinasi MDI + VHC.

Cara Mengetahui Ketika Inhaler Kosong | Nebulizer

This entry was posted in Asma. Bookmark the permalink.