Sumbatan Pembekuan Darah

Sebetulnya tak ada gejala jelas yang menandakan akan terjadi sumbatan bekuan darah. Gejala terjadi secara mendadak dan di tempat sumbatan bekuan darah seperti pusing kepala (dizziness) yang ekstrem yang terjadi tanpa tanda-tanda awal. Ini disebabkan bekuan darah yang menyumbat arteri otak.

Kebutaan yang dialami secara mendadak, sebagian atau total, bisa menjadi indikasi adanya sumbatan bekuan darah di arteri mata. Sedangkan tonjolan berwarna kebiruan yang keras pada vena di lengan atau tungkai kaki yang disertai dengan gejala matirasa dan rasa lemah bisa mengindikasikan adanya sumbatan bekuan darah. Bekuan darah  di arteri dekat organ penting seperti jantung atau paru menyebabkan rasa sakit pada organ tersebut. Gangrene yaitu borok yang disebabkan kematian jaringan bisa terjadi karena aliran darah ke arah jaringan tersebut terhenti disebabkan adanya bekuan darah yang menyumbat pembuluh darah.

Kepada pasien pengidap sindrom darah kental, dokter biasanya memberikan obat-obat pengencer darah kental. Namun sebaiknya Anda memperbaiki pola makan dan gaya hidup terlebih dulu sebelum menggunakan obat-obatan karena bagaimanapun obat-obat pengencer darah yang digunakan sekarang mempunyai efek samping seperti iritasi dinding usus, keropos tulang dan sebagainya. Pengencer darah seperti aspirin juga dapat menghilangkan zat besi, asam folat, kalsium, sodium, dan vitamin C dari darah. Karena itu sebaiknya gunakan obat sebagai solusi terakhir mengingat obat-obatab untuk pengencer darah yang digunakan saat ini mempunyai efek samping seperti yang telah disebutkan di atas.

Pengobatan penderita bekuan darah (blood cloth) adalah obat-obat antikoagulan (anticoagulant, anticlotting) seperti streptokinase. Obat ini mengencerkan bekuan darah yang sudah ada dalam aliran darah. Sedangkan heparin menghalangi penggumpalan platelet; sering digunakan setelah pembedahan ketika darah cenderung akan membeku. Suatu pengobatan terbaru dan menjajikan, untuk mencegah terjadinya bekuan darah (karena septic shock) adalah bentuk recombinant dari human protein C yang diaktivasi (ini bersifat alami). Recombinant adalah sel baru yang dihasilkan dari rekombinasi genetik, sedangkan protein C-reaktif (dan fibrinogen) adalah suatu protein bukan antibodi yang jumlahnya meningkat selama respons fase akut. Kemungkinan dokter akan memberikan aspirin walaupun obat ini bisa membuat iritasi dinding usus.

Pembedahan untuk mengangkat bekuan darah hanya akan dilakukan jika bekuan darah tersebut sudah menyebabkan kematian jaringan atau dikhawatirkan menyebabkan kematian pasien.

Pembekuan darah bisa tidak terdeteksi. Jika bekuan darah tidak terdeteksi berarti berpotensi membahayakan pasien karena bisa menyebabkan stroke, serangan jantung, dan komplikasi lain yang serius. Karena itu, sangatlah penting menandai adanya rasa sakit yang tidak diketahui penyebabnya atau tidak berfungsinya salah satu anggota tubuh, untuk dikonsultasikan ke dokter. Jika aliran darah menuju tungkai atau lengan atau anggota tubuh lainnya terhambat dalam waktu beberapa lama sehingga terjadi kematian jaringan, maka akan terjadi gangrene. Dengan demikian bagian tubuh tersebut harus diamputasi.

Jika faktor resikonya berupa penyakit-penyakit yang bersifat genetik, maka pembentukan bekuan darah tidak dapat diminimalkan. Tetapi ada faktor-faktor resiko yang bisa meminimalkan terbentuknya bekuan darah seperti hentikan merokok, hindari obesitas, tingkatkan nutrisi sehat, olahraga teratur.

Pola makan sehat dengan kadar serat tinggi , rendah kolestrol, dan porsi tinggi sayur dan buah segar (60% dari total asupan makanan sehari) akan membantu menyehatkan kondisi darah sehingga menghambat terbentuknya bekuan darah dan menghambat terbentuknya aterosklerosis yang menempel pada dinding pembulu darah. Beberapa bumbu masak mampu mengurangi perlengketan platelet dan pembentukan bekuan darah, seperti bawang putih, bawang merah, jahe, cabai, dan sebagainya (platelet adalah suatu struktur mirip cakram yang ada di semua darah mamalia, dan berperan dalam pembekuan darah). Para ahli juga memberikan rekomendasi baik pada ikan (terutama yang hidup di laut dalam seperti salmon, tuna, mackerel) dan suplemen-suplemen nutrisi.

Olahraga yang teratur (minimal 3 kali seminggu @30-60 menit) dan terukur (sesuai dengan usia dan kondisi kesehatan) akan meningkatkan sirkulasi dan bisa menurunkan berat badan. Ini berarti mengurangi faktor resiko terbentuknya bekuan darah. Olahraga sangat penting bagi Anda yang dudk seharian di kantor, atau sedang melakukan perjalanan jauh menggunakan mobil atau pesawat, juga Anda yang baru sembuh dari sakit berat yang menyebabkan harus berbaring lama. Jalan cepat, senam ringan, bersepeda, berenang adalah beberapa olahraga favorit yang menyenangkan.

Suplementasi juga dapat membantu, yaitu minyak ikan atau omega-3, sejumlah vitamin (vitamin A, B, C, dan E), beberapa jenis mineral (kalsium, magnesium, dan multimineral).

Faktor Penyebab Pembekuan Darah pada ACA | Trombofilia

This entry was posted in Sindrom Darah Kental. Bookmark the permalink.