Terapi Penyakit Jantung dengan Enzim

Terapi dapat diartikan pengaturan atau pemilihan makanan dan minuman yang harus kita konsumsi oleh seseorang atau sekelompok orang. Pengaturan makanan untuk keperluan khusus dan untuk penyembuhan. Makanan apapun yang masuk ke dalam tubuh kita dapat memberikan manfaat dan juga dampak negatif pada kesehatan.

Di negara kita, Indonesia banyak orang yang memiliki pola makan salah, sehingga memicu berbagai penyakit dan gangguan pada jantung dan pembuluh darah yang disebut sebagai PJP (Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah). Bosan kita mendengar si A kena stroke, si B kena serangan jantung, si C kena diabetes / kencing manis, si D terkena darah tinggi, si E kena asam urat, dan lain-lain. Untuk itu kita perlu menyeimbangkan tubuh dan hidup kita yaitu dengan terapi enzim. Dengan mempraktikkan terapi enzim, berbaai gangguan dan penyakit yang menyerang tubuh dapat teratasi.

1. Tujuan Terapi Enzim untuk Jantung

Memberikan makanan secukupnya tanpa memberatkan pekerjaan jantung untuk menjaga berat badan normal dan mencegah penimbunan garam / air.

2. Makanan yang Diperbolehkan

a. Nasi atau penukar (Sumber Karbohidrat) beras, kentang, makaroni, mie, bihun, tepung-tepungan).
b. Daging atau penukar (Protein Hewani) daging sapi tidak berlemak, ayam tanpa kulit, ikan segar, telur, susu skim, dalam jumlah terbatas.
c. Kacang-kacangan dan hasil olahannya (Protein Nabati) tahu, tempe, oncom, kacang-kacangan maksimal 25 gram per hari.
d. Lemak
Santan encer, minyak (tidak untuk menggoreng) margarin, mentega
e. Sayuran
Sayuran muda yang tidak menimbulkan gas, seperti bayam, tauge, oyong, buncis, kangkung, kacang panjang, kacang polong, labu kuning, labu siam, tomat, terong, selada air, wortel.
f. Buah-buahan
Semangka, apel, jeruk, pisang, pear, melon, nanas, sawo, duku, rambutan, bengkoang, dan lain-lain.
g. Minuman
Sirup, susu skim dalam jumlah terbatas.
h. Bumbu-bumbu
Pala, kayu manis, gula, bumbu segar, garam dibatasi.

3. Makanan yang Tidak Diperbolehkan

a. Kue yang terlalu manis dan gurih, seperti : cake, tart, dodol, singkong, talas, ubi jalar, roti, biskuit, ketan.
b. Daging berlemak, ham, sosis, telur asin, abon, dendeng, ikan asin, sarden, rambak, bandeng, tongkol yang diawetkan, cornet, ikan pindang.
c. Kacang-kacangan yang diawetkan.
d. Santan kental, makanan yang banyak lemak, goreng-gorengan.
e. Sayuran mentah, kol, kembang kol, sawi, nangka, kangkung, daun singkong, daun kacang dan sayuran yang menimbulkan gas lainnya.
f. Buah-buahan : nangka, durian, alpukat.
g. Bumbu : lombok, lada, asam, cuka, jahe, terasi.
h. Minuman : teh, coklat, kopi, dan minuman yang mengandung soda dan alkohol.

Contoh Menu Sehari

Pagi :
Nasi
Tempe bacem
Tumis kangkung
Air putih

Jam 10.00 :
Pisang rebus
Sirup

Siang :
Nasi
Ayam ungkep
Tahu bb kuning
Sup kentang
Buah semangka

Jam 16.00 :
Pisang rebus

Sore :
Nasi / nasi tim
Ayam bacem
Oseng tempe
Sup oyong + wortel
Pisang ambon

Hidup Sehat dengan Terapi EnzimTerapi Rendah Garam dengan Enzim

This entry was posted in Enzim. Bookmark the permalink.