Testi

PURTIER Placenta Testimonial 2

Ini adalah bagian kedua dari testimonial yang sebelumnya. Mari kita simak penuturan mereka yang telah mendapatkan manfaat dari PURTIER Placenta.

1. Sieh Joo Shuen

Johor Bahru, Malaysia

Kanker Usus Besar, Sakit Kepala Migrain, Ambeien

Enam belas bulan lalu, terusik dengan diare yang terus menerus, Joo Shuen pergi check-up dan didiagnosa dengan kanker usus besar. Hal itu benar-benar mengejutkan Joo Shuen dan dia benar-benar tertegun. Merasa bingung, hal pertama yang muncul di pikirannya adalah Apa yang akan terjadi pada keluarga saya di masa depan? Perencanaan seperti apa yang bisa ia buat? Putrinya, yang masih di Universitas, tidak akan mampu melanjutkan studinya jika ia, pencari nafkah tunggal dalam keluarga, runtuh. Ibu dan istrinya akan bergantung pada siapa di masa depan?

Setelah mendengar berita tragis ini, Joo Shuen segera memberitahu putrinya dengan SMS, bercerita tentang kanker usus besarnya. Air mata mengalir di wajahnya pada saat itu. Berpikir bahwa tidak akan ada jalan baginya untuk dapat pulih, ia mulai melakukan persiapan-persiapan akhir, salah satunya seperti asuransi.

Awalnya, Joo Shuen ragu-ragu dan tidak ingin pergi untuk operasi dan terus menunda-nunda. Ini berlanjut sampai suatu hari, setelah makan sesuatu ia muntah dan diare, ia tidak punya pilihan selain menghadapi kenyataan pahit dan pergi menjalani operasi di rumah sakit. Namun, setelah dirawat di rumah sakit selama dua minggu, situasinya tampak begitu suram, dokter sampai menyarankan kepada ibunya untuk berdoa kepada Tuhan untuk kesembuhannya, yakin bahwa situasinya tidak ada harapan. Mendengarkan nasihat temannya untuk tidak “hanya menunggu kematian di rumah sakit”‘ Joo Shuen menuju ke Selatan untuk mencari bantuan medis di Singapura dan tinggal di sebuah rumah sakit Singapura selama dua bulan. Kedua biaya rawat inap Joo Shuen RM200.000 lalu pulang dengan tubuh yang begitu lemah sehingga kadang-kadang ia bahkan tidak dapat mengangkat kakinya.

Sembilan bulan kemudian, seseorang memperkenalkannya kepada Purtier Placenta dan reaksi pertamanya setelah mendengar harga itu : Ini gila! Sangat mahal! Namun, dalam ingatannya, ia merasa bahwa membayar RM8888 untuk Purtier Placenta adalah benar-benar tidak seberapa dibandingkan dengan RM200.000 yang ia habiskan untuk bantuan medis dalam 2 bulan.

Dengan terus-menerus dibujuk oleh teman-temannya, ia menghadiri seminar lagi. Sebagai niat baik, temannya meninggalkan sebuah kotak untuk dicoba dan akhirnya ia mengambil satu kapsul. Hanya satu kapsul ini saja mengakibatkan dia tertidur di sofa sepanjang hari.

Sebelumnya, setiap malam ia biasa sering bangun buang air kecil dan hampir tiada malam ia dapat tidur dengan baik, sebagai akibat dari kurang tidur ia kehabisan tenaga. Setelah minum Purtier Placenta, ia tidur terus menerus, sedemikian rupa seolah-olah ia berusaha untuk mengisi waktu tidurnya yang hilang. Situasi ini berlangsung selama seminggu dan Joo Shuen tidak memiliki keberanian untuk meningkatkan konsumsinya tetapi dipertahankan makan sehari-hari satu kapsul. Dia berkata, “Aku akan tertidur hanya dengan satu kapsul, apakah saya berani minum lagi?”

Kondisi Joo Shuen rupanya jauh lebih sehat dan kuat, temannya menyarankan dia untuk meminum satu kapsul pada pagi hari dan malam hari. Dia memperhatikan saran tersebut dan meningkatkan konsumsi. Tanpa disadari, Joo Shuen mendapati nyeri dan gejala-gejalanya menghilang secara bertahap, baik migren dan ambeien telah sepenuhnya pulih. Dahulunya, punggung bagian bawahnya amat sakit seperti akan patah saat mengemudi, sedangkan sekarang ia merasa begitu rileks, akhirnya dapat menikmati kenyamanan berkendara sendirian dalam perjalanan jarak jauh.

Tak lama setelah operasi, Joo Shuen bersikeras tidak akan melalui kemoterapi karena ia tahu bahwa dapat menyebabkan efek samping yang merugikan. Sejak meminum Purtier Placenta, Joo Shuen belum mengunjungi dokter atau mengambil pengobatan lebih lanjut. Dia benar-benar berkomitmen untuk melanjutkan mengkonsumsi Purtier Placenta.

Setelah mengalami dampak begitu besar yang diberikan oleh Purtier Placenta, Joo Shuen ingin berseru pada semua orang untuk menyampaikan berita besar mengenai suatu produk luar biasa yang menguntungkan untuk semua orang yang kita cintai dan teman-teman.

2. Teh Thian Hin

Malaka, Malaysia

Kanker Darah

Kasih Sayang dari Keluarga adalah Satu-satunya Alasan untuk Melanjutkan Hidup.

Beliau sampai sekarang masih ingat, sakit yang disebabkan oleh sel kanker yang membusuk. Sakit akibat kanker yang membusuk, seperti dipukuli tongkat kayu, pernah membuatnya kesakitan dan tidak ingin hidup lagi. Karena kasih sayang keluarga yang tidak berubah, membuatnya dapat tegar kembali. Kasih sayang dari keluarga adalah satu-satunya alasan yang menjadikannya tetap bertahan hidup.

Tuan Teh dari Malaka semula adalah orang biasa yang sehat, lincah, dan ceria. Tapi nasib tidak terelakkan, beliau terserang kanker, perlahan-lahan merubah hidupnya. Pada tahun itu, karena suatu kecelakaan membuat tulang belakangnya cedera, setiap hari menderita sakit yang luar biasa hingga tidak dapat dijelaskan lewat kata-kata. Sampai pada suatu hari, tiba-tiba di rumah pingsan mendadak. Setelah melalui pertolongan darurat, CT scan serta bolak-balik berkonsultasi di banyak rumah sakit yang berbeda, akhirnya divonis, beliau menderita myeloma yang sejenis kanker darah, sehingga harus menjalani serangkaian elektroterapi dan kemoterapi.

Elektroterapi yang pertama, membuat berat badannya menurun secara drastis, berat badannya yang semula 68 kg dengan sangat mengejutkna turun menjadi 36 kg, membuat seluruh keluarganya tercengang. Efek samping dari elektroterapi juga termasuk muntaber yang tiada henti, penderitaan yang tiada habisnya ini membuatnya mulai mengalami halusinasi. Beliau yang tidak dapat menahan penderitaan ini lama kelamaan merasa putus asa, sehingga berpikir untuk mati saja. Beliau dengan kasar melepas masker oksigen, dan melepaskan semua alat yang membantunya bertahan hidup. Di dalam hatinya hanya ada satu pikiran: Hidup ini, membuatku seperti ini yah sudahlah!

Keluarga yang ada di sampingnya pun menjadi panik, segera mencegah semuanya ini. Anaknya mengambail foto keluarga pergi ke hadapannya, memohonnya agar tidak menyerah. Ketika pihak rumah sakit tidak dapat berbuat apa-apa, beliau memutuskan untuk kembali ke rumahnya sendiri menerima suratan takdir. Di rumah, bersama-sama dengan keluarganya menghabiskan saat-saat terakhir. Pada saat itu untungnya ada istri dan anak-anak yang terus menerus menemani dan memberinya semangat, membuat hatinya sedikit terhibur.

Ketika seluruh keluarga hampir kehilangan harapan, Tuan Teh mendapatkan Purtier Placenta, memberinya suatu keajaiban dalam hidupnya! Atas bujukan teman-temannya mencoba menggunakan Purtier Placenta, ketika ia dapat berdiri dari kursi roda dan berjalan keluar setapak demi setapak, beliaupun tahu bahwa kehidupannya belumlah berakhir, beliau bahkan dapat terus menyayangi keluarganya. Kekuatan yang membuatnya tegar kembali, berkat Purtier Placenta dan dukungan keluarga.

purtier placenta untuk kanker darah

3. Patrick Ong

Singapura

Kolesterol Tinggi, Gula Darah Tinggi, Tekanan Darah Tinggi, Penyakit Perlemakan Hati

Patrick dengan penuh canda menyatakan bahwa dia punya “Tiga Tinggi” dan “Satu Lemak” : kolesterol tinggi, gula darah tinggi, tekanan darah tinggi, penyakit perlemakan hati. Patrick bekerja di industry F&B, menjual bubur katak dan ikan barbeque. Karena jam kerjanya yang panjang dari pukul 11 siang hingga 11 malam, Patrick jadi memiliki pola makan yang tidak sehat.

Hampir setiap malam dia biasanya minum 6 – 7 botol bir dan bahkan kadang-kadang ia lupa sudah minum seberapa banyak, hal ini berpengaruh pada tekanan darah tinggi dan diabetesnya. Dia juga sering makan makanan gorengan dan berminyak, menyebabkan masalah kolesterol tingginya. Pada kondisi paling parah, tekanan darahnya sempat mencapai 180 – 190. Dia harus minum 7 sampai 8 jenis obat per hari diantaranya untuk tekanan darah tingginya saja dia harus menelan tiga obat. Seiring dengan pengobatan jangka panjangnya, dia juga harus makan satu obat tambahan dimana hanya untuk melindungi ginjalnya.

Patrick punya banyak gangguan psikis yang disebabkan oleh kualitas tidurnya yang buruk. Di malam hari dia tidak dapat tidur dengan nyenyak dan keesokan harinya dia tidak akan dapat bangun jika tanpa berjuang untuk bangkit dari kasur, dan dalam proses tersebut dia sangat kelelahan. Karena diabetes yang dideritanya, Patrick sering merasa haus dan kesehatannya terus menerus memburuk. Bersama dengan seorang putri yang saat itu berusia hanya 12 tahun, dia mulai merasakan tekanan batin (stres).

Segalanya berubah ketika suatu hari dia bertemu dengan Albert Ang yang memperkenalkan dia pada Purtier Placenta. Setelah mengkonsumsinya selama satu periode, dalam satu hingga dua bulan kesehatannya berubah menjadi lebih baik. Tekanan darah turun menjadi 130 dari 180, diabetes menurun hingga sekitar 65 dari 160, tingkat kolesterol menurun menjadi 85 dari 300+ dan indeks kadar lemak dalam hatinya juga turun menjadi 85 dari 300+. Dia kini bisa menikmati suka citanya memiliki kesehatan yang sempurna.

Patrick dengan penuh canda mengatakan bahwa sepanjang hidupnya yang sudah beberapa puluh tahu, dia mengkonsumsi terlalu banyak “Junk Food”, berikut dengan masalah-masalah yang muncul seiring bertambahnya usia. Ketika pada usia 60 tahun, kebanyakan orang menjadi takut akan “kematian”, pada usia 70 tahun mereka “menunggu kematian” dan setelah 80 tahun, mereka “yakin pada kematian”. Jadi untuk tetap sehat, bahagia dan hidup panjang umur, Patrick menyarankan pada siapa saja untuk mengkonsumsi Purtier Placenta.

Kini Patrick dengan senang hati membagi pengalamannya dengan semua orang dan bersyukur pada Purtier Placenta karena telah memulihkan kesehatannya.

4. Peter Ha

Kuala Lumpur, Malaysia

Astigmatisma, Komedo, Nocturia

Sebelum mengkonsumsi Purtier Placenta, Peter dahulunya seorang pria yang terjangkit banyak penyakit. Ia menghitung daftar penyakitnya sebagai berikut. Pertama adalah astigmatisma yang telah mengganggunya sekitar 4 – 5 tahun. Menjadi seorang yang bekerja di dapur memasak dan menggoreng makanan sepanjang hari, beliau tahu bahwa ia tak dapat melihat dengan jelas; pandangannya kabur seperti terhalang sesuatu pada sebagian pengelihatannya. Berikutnya adalah punggung yang sakit, yaitu ia akan merasakan sakit yang tak tertahankan setelah mengemudi meskipun hanya sebentar saja. Yang terakhir, banyak komedo diseluruh wajahnya, membuatnya merasa minder dan kehilangan kepercayaan diri.

Dia menganggap dirinya beruntung telah bertemu dengan seseorang yang memperkenalkannya kepada Purtier Placenta dan dengan tanpa pamrih berbagi dengannya berbagai manfaat tersebut. Pada awalnya dia sangat terkejut ketika ia tahu bahwa salah satu Program Purtier Placenta diperlukan sebanyak RM8888. Namun, setelah memahami keseluruhan efek Purtier Placenta dan dengan banyak pertimbangan, akhirnya ia akhirnya memutuskan untuk membeli satu program Purtier Placenta.

Setelah mengkonsumsinya selama dua minggu, suatu hari dia bangun dan mendapati pengelihatannya tiba-tiba menjadi lebih jelas, seolah-olah terjadi keajaiban. Sejak itu, saat mengemudi di malam hari dia tidak lagi menjumpai sinar terang lampu lagi. Dia menyatakan dengan gembira: “Mataku sekatang bahkan lebih terang dari lampu!”

Sebulan lebih kemudian, masalah sakit punggungnya juga telah menghilang. Menaiki tangga sehari-hari tidak lagi menjadi berat dengan energi terbarunya. Peter merasa rendah diri karena, komedo besar yang kering dan kotor di wajahnya, terutama sejak ia sadar akan penampilannya. Setelah mengkonsumsi Purtier Placenta selama 1 bulan, ia melihat ke cermin dan mendapati komedo kotor yang kering dan besar itu semua rontok secara bertahap. Dia tak pernah mengunjungi salon kecantikan satupun untuk perawatan wajah atau perawatan kulit namun wajahnya kini mulai menunjukkan cahaya yang sehat.

Dulu, Peter dan ibunya mengkonsumsi suplemen kesehatan selama lebih dari 20 tahun dan mereka tak pernah melihat efek menakjubkan seperti yang dipersembahkan oleh Purtier Placenta seperti menghilangkan problem pandangan kabur dan sakit pinggang mereka. Peter biasanya merasa lelah setelah bangun di pagi hari, namun kini dia bangun setiap harinya dengan perasaan segar. Dengan kesehatan yang baik seperti itu, ia tidak tahan untuk bersorak-sorai dengan nyaring: Purtier Placenta seharga RM8888 bernilai baik setiap sen!

5. Lai See Mooi

Kuala Lumpur, Malaysia

Stroke Ringan, Tangan yang Lemah, Penglihatan yang Buruk, Nyeri Lambung

Selama ini, nyonya Lai belum pernah dalam keadaan sehat terganggu oleh perkara-perkara rumit. Semuanya dimulai dengan kram involunter di pipinya, diikuti oleh benjolan yang tiba-tiba muncul di belakang kepalanya. Sementara mengemudi, ia selalu merasa sangat lelah dan harus berhenti dengan mata tertutup sebelum dia bisa melanjutkan mengemudi, dan ini berlangsung berulang-ulang.

Nyonyai Lai tidak habis pikir dan bertanya pada dirinya sendiri: “Untuk berapa lama aku bisa bertahan sebelum aku menyerah? Dia merasa sangat tak berdaya.”

Ketika itu ia bertemu seorang teman yang mengenalkannya pada Purtier Placenta. Beliau menghadiri seminar tersebut tetapi tidak segera mulai mengkonsumsi. Tiga hari kemudian, tiba-tiba pipinya mengalami kejang serius, benjolan di punggungnya menjadi sangat bengkak dan seketika itu juga, dia merasa seperti sudah tidak tahan lagi. Sebuah stroke ringan di masa lalu telah memperburuk ingatan nyonya Lai membuatnya sangat paranoid. Beruntung, saat itu temannya menelpon dan dia segera menghentikan penundaan itu. Dia minta temannya untuk mengiriminya beberapa Purtier Placenta sekaligus untuk menyelamatkan hidupnya.

Setelah mengkonsumsi Purtier Placenta selama dua sampai tiga hari, benjolan di punggungnya menghilang dan secara mengejutkan kram otot pipinya juga lenyap total. Sebelumnya nyonya Lai pernah patah lengannya, dengan gejala sisa seperti kurangnya kekuatan dan sering kalo neyri tajam tanpa ada obat atau pelega. Namun, setelah mengkonsumsi Purtier Placenta, lengannya juga telah pulih sepenuhnya dan rasa sakitnya berhenti.

Di masa lalu, ia bisanya memiliki penglihatan yang kabur sehingga dia hanya bisa melihat keseluruhan sosok seseorang tetapi tidak dapat menemukan mata orang tersebut. Satu minggu mengkonsumsi Purtier Placenta, dia mulai mengalami rasa sakit yang tajam di matanya, tapi dia abaikan karena tahu bahwa efek itu disebabkan oleh Purtier Placenta. Dia melanjutkan programnya saat ia tahu bahwa itu adalah sebuah reaksi pemulihan.

Satu minggu kemudian, suatu pagi dia bangun dan disambut oleh pandangan yang kabur total. Karena ketakutan, ia pikir itu karena kebakaran hutan di Indonesia. Namun, hampir satu jam kemudian, penglihatannya pulih total dan dia mampu melihat dengan sangat jelas sampai hari ini.

Nyonya Lai dahulu selalu tersiksa oleh sakit perut dan setelah melalui dua pemeriksaan endoskopi; dokter memperingatkan dia bahwa gejala tersebut mungkin berkembang menjadi kanker jika memburuk. Selama masa terburuknya, dia harus makan sesuatu setiap dua jam. Setelah selesai makan pada jam 7 pagi, dia harus makan lagi pada jam 9 pagi, jika terlewatkan ia akan mengalami perut kembung dan sakit perut yang begitu menyakitkan dan tak tertahankan hingga dia harus minta bantuan medis.

Pernah sekali, setelah makan Purtier Placenta dan sarapan pagi, nyonya Lai sengaja melewatkan makan pada pukul 11, pada jam itu adalah waktu seharusnya dia makan. Anehnya, dia tidak merasa sakit benar sampai hari berikutnya. Perut kembung dan sakit perutnya telah pulih tanpa pengobatan apapun dan gangguannya tidak pernah kambuh. Tahun ini berusia 62 tahun, nyonyai Lai biasanya merasakan lemah di kakinya dan cederung mudah terjatuh, tapi sekarang dia merasakan kekuatan di kakinya telah meningkat dengan hebat sekali.

Sebelumnya, nyonya Lai terus berpikir sepanjang hari ketika dia akhirnya menyerah pada serangkaian penyakitnya. Di masa lalu, karena sakit perut dia harus melalui pemeriksaan endoskopi yang tidak nyaman sehingga ia menjadi trauma. Juga, karena strokenya yang lalu, beliau merasa stres berat dan terlalu takut untuk meninggalkan rumahnya tanpa berpikir dua kali. Sekarang semua ketakutan tersebut hilang.

Uang tidak akan pernah dapat membeli kesehatan diri Anda – sebuah kebeneran yang telah disadari nyonya Lai. Dalam suasana hatinya yang penuh syukur dan periang, ia tidak perlu bersusah payah dalam memperkenalkan Purtier Placenta untuk keluarga dan temannya. Dia dengan tulus berharap semoga orang di sekitarnya bisa mendapatkan keuntungan dari efek yang menakjubkan yang hanya dimungkinkan oleh produk hebat ini.

6. Shawn Lin

Johor, Malaysia

Mati Rasa di Tangan, Perut Kembung, Nyeri Punggung Bagian Bawah, Migrain, Inkontinensia Urin, Kaki Lemah, Masalah Tulang Belakang

Shawn dan ibunya telah menderita berbagai penyakit selama bertahun-tahun. Shawn mengetahui tentang Purtier Placenta melalui ibunya yang menderita lemah kaki membuatnya tidak bisa berjalan. Dia juga terserang inkontinensia urin kronis dan masalah tulang belakang. Shawn sendiri, meskipun terlihat kuat dan kokoh, ternyata ia menderita kesehatan yang buruk karena penyakit yang berlipat ganda. Dia mati rasa di tangan, perut kembung, nyeri punggung bagian bawah dan sakit kepala migrain.

Perut kembungnya saja telah menyiksa dia selama lebih dari 10 tahun dan dia akan merasa tidak enak setiap kali itu terjadi, dengan perut sangat kembung hingga mual. Pada saat-saat ketika ia tidak bisa muntah, dia tidak punya pilihan selain memasukkan jarinya ke tenggorokannya. Ketika migrain menyerang, ada dua kejadian, ketika ia terbangun pada pukul 5, sakitnya seolah-olah seseorang telah memukul keras kepalanya. Nyeri punggung bagian bawah merupakan masalah kronis yang membuatnya pergi untuk akupunktur setiap kali terjadi, yang pada akhirnya hanya menghabiskan uang sia-sia tanpa pemulihan yang berarti. Akhirnya, ia pindah ke “Tui Na” (pijat Cina), yang mana hanya melegakan sedikit gejalanya, namun masalahnya kambuh setiap kali ia secara tidak sengaja menarik otot-ototnya, membuatnya sangat bingung.

Sebagai tulang punggung dalam keluarganya yang beranggotakan lima, Shawn terus mengingatkan dirinya bahwa ia tidak selalu harus menyerah pada penyakit ini. Jadi setiap kali ia jatuh sakit, ia berkonsultasi dan patuh pada dokter. Dalam beberapa tahun terakhir, Shawn sudah memakai obat tradisional Cina. Meskipun ia hanya mengalami efek sementara, ia tidak punya pilihan lain yang lebih baik selain melanjutkan, hingga kemudian ia menemukan Purtier Placenta.

Penasaran supaya efeknya cepat kelihatan, Shawn mengkonsumsi dua kapsul setiap pagi dan dua setiap malam. Selama hari pertama, ia bangun di pagi merasa sangat segar, hanya untuk mengalami rasa tidak nyaman di sore hari, merasa segalanya lemah. Di malam hari, ia mengalami diare gencar, demam, gemetar, dan mengantuk. Dia pergi ke kamar kecil selama lebih dari 10 kali sehari, berak segala macam yang berminyak dan gumpalan-gumpalan, serta gas beracun dan bau-bau busuk benar-benar keluar dari tubuhnya. Pada hari ketiga, setelah mengeluarkan sesutau yang gelap dan bulat, diarenya berhenti. Ia lega Purtier Placenta telah membersihkan dia dari racun yang ada di dalam tubuhnya.

Dua minggu kemudian, Shawn mulai merasakan sakit di punggung bagian bawahnya. Menyadari reaksi pemulihan yang disebabkan oleh Purtier Placenta, Shawn menghindari mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit dan melanjutkan konsumsi Purtier Placenta. Seminggu kemudian, rasa sakit pada punggung bawah telah hilang secara bertahap dan kemudian sakit kepala dimulai, dengan rasa sakit yang dimulai dari bagian kanan kepalanya ke bagian kiri, sakitnya terasa berputar. Sebulan kemudian sakit kepala itu hilang juga dan kemudian sekujur tangannya mulai mati rasa. Ketika mati rasa menghilang, kakinya yang sebelumnya terluka oleh sebuah kecelakan sepeda motor, mulai mengalami sakit yang mirip dengan semut menggigit. Setelah seluruh siklus satu nyeri dilanjutkan dengan yang lain itu, rasa sakit akhirnya berhenti dan dia sekarang merasa jauh lebih baik. Ia bersyukur tidak berhenti minum Purtier Placenta ketika mengalami rasa sakit itu, dia tahu bahwa ia selalu memiliki kesehatan yang buruk, dan hal itu normal baginya untuk merasakan ketidaknyamanan pada tahap awal. Yang paling penting adalah untuk menyingkirkan problem-problemnya.

Ibu Shawn mendapati Purtier Placenta lebih dahulu dari dia. Dikarenakan tidak adanya tulang rawan di pinggulnya, bahkan dengan memutar sedikit tubuhnya, dia akan mengalami rasa sakit tak tertahankan yang akan membuatnya menangis. Untuk periode mencoba berlangsung lima tahun, ibunya tidak pernah tidur dengan tenang, belum lagi dia juga mnderita inkontinensia urin dan kakinya sangat bengkak menjadi kaku seperti batu. Ditambah dengan mati rasa di tangannya, dia tersiksa hidup dalam rasa sakit dan penderitaan.

Setelah mendengar dari adiknya, yang membayar RM8888 untuk Purtier Placenta untuk ibu mereka, Shawn tercengang dengan harganya yang tinggi. Namun, demi mengurangi penderitaan ibu mereka, Shawn merasa bahwa itu patut dicoba. Segera setelah itu, adiknya menelpon dan memberitahukan bahwa ibu mereka menjadi baikan setelah mengkonsumsi Purtier Placenta dan bersemangat. Tapi bagi Shawn, berita yang didengarnya paling mengejutkan dia adalah Ibu mereka sekarang bisa tidur dengan tenang! Ibu Shawn telah mencoba berbagai suplemen kesehatan yang berbeda dan juga menemui banyak dokter, menghabiskan banyak uang dalam prosesnya tapi tidak berhasil. Dia tidak menyangka Purtier Placenta membawa efek luar biasa seperti itu dan maka itu ia gembira sekali.

Pernah Shawn pulang ke rumah untuk mengunjungi ibunya dan sangat senang ketika melihat ibunya tampak lebih bugar. Bahkan ada yang lebih menyenangkan baginya, yaitu berita bahwa masalah inkontinensia urin ibunya sudah hilang. Sebelumnya setiap kali dia berdiri, urin akan mengalir keluar tanpa sadar. Sekarang, dia bisa minum segelas air sebelum jam 10 waktu tidur di malam hari dan satu kalipun tidak perlu bangun dari tempat tidur untuk buang air kecil, hingga saat ia bangun pada pukul 4 – 5 pagi.

Namun, kabar baik tidak berhenti di situ. Selama lima tahun terakhir, otot-otot kaki yang biasanya kaku membatu akhirnya melunak. Dulu ia biasanya merasa amat lelah setelah duduk selama sepuluh menit sehingga ia harus berbaring. Sekarang dia bahkan dapat bermain mahjong sepanjang malam dan mampu berjalan dengan bantuan tongkat kaki empat.

Bagi Shawn, tidak ada yang lebih murah daripada membayar hanya RM888 untuk Purtier Placenta yang akhirnya membebaskan mereka dari penyakit kronis yang telah mengganggu dia dan ibunya selama bertahun-tahun.

7. Lee Kay Hoy

Malaka, Malaysia

Osteoporosis (Pengapuran), Arthritis (Radang Sendi), Hidung Sensitif

Kay Hoy, tahun ini berusia 63 tahun, telah pensiun selama hampir tujuh tahun. Kay Hoy dengan bercanda mengatakan bahwa ia terlihat tua, tetapi bertentangan dengan pernyataannya, banyak teman yang sudah lama tidak pernah berjumpa dengannya, melihat dia tampak lebih muda daripada biasanya sewaktu sebelum ia pensiun. Mengapa demikian? Dia katakan itu karena Purtier Placenta.

Sejak muda, Kay Hoy merasa lemah, hampir setiap bulan harus mengunjungi dokter. Dia memiliki hidung yang sensitif dan rentan terhadap pilek atau batuk, batuk biasanya menyusul setelah pulih dari pilek. Perlu waktu selama sepuluh hari untuk sembuh total dari flu. Pengalaman yang benar-benar mengerikan.

Sejak 12 tahun lalu, ia menderita osteoporosis (pengapuran) dan arthritis (radang sendi). Berpikir bahwa hal itu biasa saja rematik, ia mengunjungi seorang dokter TCM yang membernarkan dugaannya dan mengobatinya dengan resep obat TCM untuk menyembuhkan rematiknya. Beberapa bulan menjalani pengobatan TCM, tidak ada pemulihan signifikan pada sendi-sendinya meskipun rasa sakitnya telah berkurang sampai batas tertentu. Namun setelah ia berhenti memnium obat TCM, rasa sakit di sendinya kambuh dan dia akan kesulitan berjalan. Setiap saat arthritis menyerang, rasa sakit itu akan mulai dari telapak kaki dan naik ke tulang pergelangan kaki kemudian berlanjut hingga tulang lututnya, sehingga mustahil untuk berjalan dengan mudah. Tubuh Kay Hoy seperti sebuah stasiun cuaca, sekali cuaca berubah atau setelah makan makanan ‘dingin’, rasa sakitnya meningkat.

Dia pergi untuk check-up dan didiagnosis dengan osteoporosis, saat itu terbaca -2.5. Dokter sudah menyarankan Kay Hoy untuk mengkonsumsi susu lebih banyak dan makanan yang kalsiumnya tinggi tetapi tidak berhasil. Rasa sakit di persendiaannya terus ada dan berlanjut untuk waktu yang cukup lama.

Enam tahun kemudian, ia kembali untuk pemeriksaan lanjutan, hanya untuk menemukan osteoporosis nya meningkat ke -4.02. Kay Hoy tidak punya pilihan lain selain terus ke dokter dan melanjutkan pengobatannya. Pada awal Mei tahun lalu, segalanya berubah secara drastis, ketika Pak Chong Huan Piow sangat menganjurkan Purtier Placenta padanya.

Setelah seminar, seperti kebanyakan orang Kay Hoy menunda Purtier Placenta karena harganya yang tinggi. Ia pikir terlalu mahal dan tidak mau membayar sebanyak itu. Dengan beberapa pengetahuan tentang terapi sel dan setelah mempertimbangkan selama dua minggu, ia memutuskan untuk membeli. Tiga bulan setelah mengkonsumsi Purtier Placenta, masalah nyeri pada tulang-tulangnya berangsur-angsur membaik. Dia pergi untuk check-up lagi dan mendapati tingkat osteoporosis nya membaik menjadi -2.0, hampir 50% lebih baik dari hari-hari terburuk -4.02. Dengan percaya diri yang meningkat, ia menyelesaikan program Purtier Placenta dan kembali untuk cek ulang. Indeksnya adalah -1. Dokter mengatakan padanya bahwa indeksnya telah menjadi normal dan dia tidak lagi menderita osteoporosis!

Sejak saat itu dan seterusnya, Kay Hoy tidak lagi berjalan dengan pincang dan mampu memanjat tangga dengan mudah. Dia telah benar-benar melupakan masalah flu. Masalah seperti hidung sensitif dan lemahnya kekebalan tubuh, semuanya kini tinggal sejarah.

Kay Hoy sangat bersyukur dan merasa sangat berhutuang budi kepada Mr. Chong Huan Piow yang merekomendasikan kepadanya dan kini dia telah memutuskan untuk melanjutkan mengkonsumsi Purtier Placenta.

8. Mandy Tan

Kuala Lumpur, Malaysia

Pipi Kendur, Penipisan Rambut, Pendengaran dan Penglihatan Buruk,  Asma, Kolesterol Tinggi, Lemah Kaki, Menyamarkan Bintil-bintil Usia

Pada awalnya, Mandy tidak suka Purtier Placenta. Beliau pikir dia tidak membutuhkannya karena dia dalam keadaan sehat dan juga telah mencoba suplemen kesehatan lainnya tanpa efek apapun. Ketika temannya pertama kali memperkenalkan Purtier Placenta untuk Mandy, beliau menolak tawaran itu dengan mengatakan bahwa dia tidak membutuhkan itu dan selanjutnya dia merasa Purtier Placenta terlalu mahal. Barulah ketika putrinya mertua dan putranya mendorongnya untuk mengambil produk tersebut kahirnya beliau melunak.

Mandy bekerja di industri kecantikan dan bagi beliau memiliki penampilan yang baik adalah sangat penting. Sejak menopause, beliau terkejut melihat penampilannya berangsur-angsur mengalami penuaan, dengan otot pipi kendur dan leher menunjukkan tanda-tanda penuaan. Mandy sangat sedih, beliau merasa sulit menerima kenyataan bahwa dia sendiri harus melalui proses penuaan, amat tidak sedap bagi beliau karena beliau sendiri adalah seorang ahli kecantikan dan sekarang harus menghadapi penampilannya yang terlihat menua. Kembali di tahun 2011, berharap untuk menghilangkan kantung matanya, beliau hendak pergi untuk memperbaiki mata, namun tidak sesuai rencana karena adiknya tidak turut pergi dengannya. Beliau lebih memilih untuk pergi tur, mencoba untuk menghindari kenyataan penuaannya.

Tapi hal ini membohongi diri sendiri. Pada usia 50an, beliau telah menderita karena masalah pandangan dan pendengaran. Ada yang melayang-layang dalam matanya dan terlebih lagi, beliau merasa lesu setelah pulang dari ekrja, mulai mengantuk ketika sudah sore dan tertidur saat menonton televisi. Selain bekerja di industri kecantikan, Mandy juga bekerja paruh waktu di sektor properti, memiliki kebutuhan utnuk mengangkat banyak telepon masuk setiap hari. Namun karena pendengarannya menurun, beliau sangat kesusahan.

Mandy tidak suka ke dokter, jadi dia pikir dalam hati bahwa sejak Purtier Placenta ada disini, mengapa tidak mencobanya! Berpikir untuk menguji dan bereksperimen, Mandy mulai minum Purtier Placenta. Segera setelah itu, benda yang melayang di matanya tiba-tiba hilang.

Dahulu beliau biasa menggosok telinganya ketika panik berikut pendengarannya yang buruk, sekarang beliau dapat mendengar dengan jelas. Setelah minum Purtier Placenta, Mandy mendapati bahwa peningkatan yang paling jelas itu adalah vitalitas yang lebih baik. Elemen-elemen perbaikan dan revitalisasi Purtier Placenta telah menciptakan efek pembalikan penuaan dalam tubuh Mandy.

Dahulunya Mandy merasa ada tanda-tanda di leher dan lengan mengkhianati usia beliau yang seharusnya tapi sekarang, kulitnya telah pulih elastisitasnya dan dia bahkan tumbuh lebih banyak rambut, seolah-olah dia telah dilahirkan kembali. Penata rambutnya mengatakan bahwa Mandy biasanya memiliki rambut yang menipis tapi sekarang dia sangat terkejut dengan mahkota baru Mandy yang lebih tebal. Untuk Mandy, ini terasa seperti sebuah fenomena pembalikkan usia. Begitu sadar akan kecantikan, beliau ngeri pada penuaan, meskipun sudah berumur 50an beliau masih ingin menjadi seseorang yang muda selamanya dalam penampilan tanpa memandang usia.

Purtier Placenta telah membawa kegembiraan yang besar untuk peremajaan Mandy yang kemudian secara aktif berbagi pengalaman dengan teman-temannya. Berkat efek yang menakjubkan tersebut beliau pamer-pamerkan, semua kerabat dan teman mulai turut untuk minum Purtier Placenta setelah menyaksikan perubahan ajaib dalam penampilannya untuk menjadi lebih muda dan cantik.

Suaminya menderita asma selama 7 tahun, sering mengeluh padanya seberapa buruk perasaannya dan selalu mengandalkan obat serta berkunjung ke dokter untuk bertahan hidup. Beliau merasa tak berdaya karena tidak mampu menawarkan bantuan apapun untuk menghentikan penderitaannya dan begitu sedih. Sekarang di bawah pengaruhnya, suami beliau telah mulai minum Purtier Placenta dan asmanya telah pulih sepenuhnya tanpa kambuh lagi.

Pada usia 76 tahun, ibu mertuanya, yang dulu menderita kolesterol tinggi, juga mengucapkan selamat tinggal pada masalah beliau setelah minum Purtier Placenta selama 3 bulan. Mandy ketika sedang dalam sesi pijat regulernya dengan ibu mertua, sering menjumpai otot lengan ibu mertua yang agak kaku. Tapi sekarang otot-ototnya telah melunak dan bahkan matanya tampak berkilau. Sebelumnya, ibu mertua lemah di kaki dan begitu letih ketika berjalan-jalan, tapi sekarang tidak hanya kakinya kembali kuat, beliau juga mampu naik bus melakukan perjalanan jarak jauh dengan mudah.

Adapun ayah mertuanya, Purtier Placenta bahkan telah membantu menyamarkan bintil-bintil usianya.

Tak hanya beliau sendiri, orang sekitar Mandy semuanya menerima hasil yang sangat baik setelah mengkonsumsi Purtier Placenta. Mandy ingin meminta semua orang, bahwa pencegahan itu lebih baik daripada mengobati, dengan mengkonsumsi Purtier Placenta anda akan pulih secara keseluruhan dan diremajakan dari dalam ke luar. Untuk Mandy, sukacita terbesar dalam hidupnya adalah mengenal tentang Purtier Placenta.

9. Kee Lek Ching

Johor Bahru, Malaysia

Enuresia, Obesitas

Lek Ching mengetahui tentang Purtier Placenta melalui temannya. Seperti orang lain yang pertama kali mendengar tentang harga Purtier Placenta, reaksi pertamanya dalam menanggapi temannya adalah “Itu gila”, terutama untuk orang seperti dia yang sama sekali tidak kaya. Namun, saat ini ia merasa sangat berhutang budi kepada temannya.

Lek Ching bekerja di sektor keamanan, yang memimpin 120 staf sepanjang waktu, 24 jam sehari, tujuh hari seminggu. Kapanpun ia tidur atau saat dalam perjalanan ke luar negeri, Lek Ching harus selalu “sedang telepon” kapan saja, dimana saja. Selama lima tahun terkahir, ia tidur selama lima jam sehari dan telepon genggamnya bisa berbunyi setiap saat, baik tengah malam atau dini hari. Hal ini mengakibatkan gaya hidup yang sangat tidak teratur.

Kedua belah pihak keluarga ibu dan ayah dari keluarga Lek Ching memiliki riwayat medis panjang mengenai banyak penyakit yang mencakup tiga generasi: nenek dari pihak ayah menderita kanker payudara, paman dari pihak ibu meninggal pada 45 karena kanker, ibunya sendiri menderita kanker lidah yang tidak biasa, dan ayahnya menderita diabetes dan telah kehilangan kakinya karena penyakit tersebut.

Ketika Lek Ching berusia 50, dua hal yang terjadi membunyikan tanda bahaya. Pertama, setelah check up badan ia diberitahu bahwa ia beresiko terkena hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung. Itu satu tahun yang lalu ketika ia diklasifikasikan sebagai “pasien penyakit jantung tingkat satu”. Yang lain adalah enuresisnya. Dia sibuk bekerja sepajang hari dan setiap kali selesai buang air kecil di toilet pria, dia mengalami enuresis. Hal tersebut dijalaninya setiap hari selama tiga bulan, membuatnya tertekan.

Kedua, ia mulai menyadari kurangnya perencanaan, dengan menumpuknya pendaftaran kedua anak menuju universitas junior, ia membutuhkan uang. Menjadi satu-satunya pencari nafkah dalam keluarga, istri Lek Ching dan anak-anaknya bergantung pada dia dan dia tidak memiliki kerabat atau saudara lain yang tinggal di dekatnya. Sebagai satu-satunya orang yang menopang kehidupan keluarga, dia tidak punya pilihan selain mengkonsumsi Purtier Placenta.

Lek Ching tidak suka ke dokter, juga tidak percaya pada obat-obatan. Dia mengatakan bahwa sebagai orang berpendidikan Inggris, dia selalu skeptis dan tidak mudah menerima ide atau hal-hal baru tanpa meneliti terlebih dahulu. Bahkan setelah mendengarkan kesaksian-kesaksian dan setelah berolahraga secara rutin, Lek Ching masih sinis tapi ia tetap mengkonsumsi Purtier Placenta. Dua minggu kemudian, enuresis nya sudah hilang secara ajaib. Ketika itu hal pertama yang terlintas di pikirannya adalah bahwa ini merupakan produk yang baik. Lek Ching main bola tiga kali dalam seminggu dan di masa lalu, ia selalu akan mengalami rasa sakit di punggung bagian bawah dan lehernya setelah permainan. Sejak ia mulai mengkonsumsi Purtier Placenta, semua gejala itu hilang. Dia merasa jauh lebih baik pada kekuatan fisik dan daya tahan. Dia tidak pernah kurus sebelumnya, tapi sekarang dia terlihat jauh lebih ramping dan semua teman-temannya merasa bahagia untuknya,

Ia pergi tes darah setelah mengkonsumsi Purtier Placenta dan semua indikator abnormal kembali ke normal. Sebagai manusia, Lek Ching merasa bahwa Purtier Placenta telah menyegarkan dirinya secara menakjubkan: baik secara fisik dan psikologis, ia merasa jauh lebih muda dan lebih sehat daripada orang-orang usia sebayanya dan dia sekarang sepenuhnya yakin akan kehidupannya di masa mendatang.

Lek Ching menekankan bahwa hanya sampai mencapai usia 52 ia baru menyadari bahwa orang di dunia ini harus menghabiskan hidup mereka dalam kesenangan dan kenikmatan. Semua perasaan bagus ini hanya dimungkinkan melalui Purtier Placenta, pengalaman yang paling mendalam yang pernah diterima Lek Ching.

10. Lee Mun Shou

Kuala Lumpur, Malaysia

Masalah Kulit yang Parah, Gigi Sensitif, Tekanan Darah Rendah, Sakit pada Punggung Bawah, Nyeri Sendi, Hidung Mampet, Migrain, Tubuh Kaku akibat Menopause

Sejak SMP, Mun Shou telah menderita masalah kulit, tapi tidak terlalu ia perhatikan karena belum terlalu serius. Sejak muda, ayahnya mengizinkan dia mencoba banyak suplemen kesehatan tapi tidak membantu masalah kulitnya sama sekali.

Ketika ia berusia 18 tahun, Mun Shou mendapati bahwa masalah kulitnya telah memburuk dan mulai menyebar ke seluruh tubuhnya. Dia pergi ke dokter, yang memberinya resep persediaan obat untuk 1 bulan. Berikutnya seluruh kunjungannya hanya untuk mengambil obat. Namun, karena takut efek sampingnya, Mun Shou berhenti setelah meminum 4 – 5 bulan.

5 tahun berjuang melawan problem kulitnya yang serius, Mun Shou merasa seolah-olah ia adalah kelinci percobaan yang berubah tipe suplemen kesehatan baru setiap 3 bulan. Terus mencoba suplemen kesehatan dari hari ke hari membuat Mun Shou merasa sakit, belum lagi bahwa problem kulit tidak membaik tetapi hanya semakin memburuk. Mulai ia berusia 22 tahun, masalah kulit memburuk dan belang di kulitnya membersar dari ukuran uang logam 20 sen menjadi begitu besar jadi sambung-menyambung mengerikan.

Mun Shou merasa kesal setiap kali dia melihat orang-orang usia sebayanya memiliki kesehatan prima. Dia tidak memiliki keberanian pergi ke mana-mana selain memilih menjilati lukanya seorang diri. Secara bertahap, kulit pada kedua kakinya berubah menjadi kulit mati dan bahkan berdarah. Mun Shou merasa tidak enak membuat orang tuanya khawatir dengan masalahnya disaat usia yang begitu muda.

Tidak ada pilihan lain, Mun Shou kembali ke dokter sebelumnya untuk konsultasi lagi. Kali ini, dokter memberi resep obat steroid untuk dia dan efeknya sangat baik. Rasa sakit dan gatal-gatalnya mereda setelah mengoleskan obat itu, tapi akar masalah tersebut tidak hilang. Mengetahui bahwa ada efek samping yang berhubungan dengan steroid, dia tidak berani mengoleskannya terlalu sering. Pada kondisi terburuknya, masalah kulit berkembang bahkan ke wajahnya, dengan satu titik ke titik lainnya dan bahkan ia sendiri tidak punya keberanian untuk melihat dirinya sendiri di cermin. Berprofesi pekerja di “Tui Na” (pijat Cina), ia merasa malu menghadapi pelanggannya, selalu takut untuk kontak mata dengan mereka ketika bekerja, rasa sakit yang menyayat hati dirasakannya sekedar di luar kata-kata.

Mun Shou mengagumi teman-teman sebayanya yang bisa keluar dengan gembira dalam keadaan sehat dan mencari pacar. Sedangkan untuk seseorang seperti dia, yang terjangkit oleh masalah kulit serius, ia tidak akan pernah bisa menyangka hal itu terjadi padanya bahkan dalam mimpi terliarnya.

Temannya, Vinson Lee memperkenalkan Purtier Placenta pada Mun Shou. Tetapi, meski memiliki beberapa pengetahuan tentang terapi sel, Mun Shou masih merasa harga tersebut terlalu tinggi baginya. Setelah mempertimbangkannya selama seminggu, ia mengambil keputusan untuk mencoba Purtier Placenta dan kulit di pahanya membaik setelah satu minggu. Meskipun ia merasa lelah setelah mengkonsumsi produk tersebut, ia tetap melanjutkannya. Dua bulan kemudian, ia merasa sangat segar, dengan pandangannya menjadi semakin terang meskipun masih merasakan gatal pada kulitnya, yang membuatnya sulit tidur nyenyak di malam hari.

Perlahan, ia bisa merasakan kondisi kulitnya menjadi lebih baik dan setelah menyelesaikan tiga botol Purtier Placenta, kulitnya membaik 70% sampai 80%. Sebelumnya, untuk menghindari pemandangan tidak sedap dipandang ketika dia keluar bertemu orang-orang, ia mengoleskan krim steroid sekali hingga dua kali seminggu. Sekarang ia oleskan seperlunya saja.

Tidak hanya masalah kulitnya yang membaik secara bertahap, masalah gigi sensitifnya, yang biasanya terjadi saat makan es krim juga jadi membaik tanpa rasa sakit.

Selama ini, Mun Shou tidak begitu dekat dengan orang tuanya dan dia jarang berbicara dengan mereka. Semula orang tuanya bahkan menentang dia mengkonsumsi Purtier Placenta, tapi setelah melihat kondisinya membaik, mereka juga mulai mengkonsumsi. Secara khusus ibunya yang telah mendapatkan banyak manfaat dari makan Purtier Placenta memuji Mun Shou, membuatnya lebih dekat dengan keluarganya.

Ibunya keluar masuk rumah sakit beberapa kali karena tekanan darah rendah dan Mun Shou sering kali harus merawatnya. Ketika ibunya masih muda, ia terjatuh, sehingga melukai punggung bagian bawahnya dan dengan persendian yang lemah, selama empat puluh tahun terakhir dia selalu merasa nyeri sendi ketika menggunakan tangga. Tiga bulan menjalani program Purtier Placenta nya, kesehatan ibu Mun Shou telah menampakkan peningkatan besar dalam empat bagian: Tidak ada lagi rasa sakit di punggung bawah, yang biasa dipijat oleh Mun Shou ketika problemnya serius. Selama beberapa tahun terakhir, hidung ibunya selalu buntu saat tidur tapi sekarang ia dapat menikmati napas lega dan mudah. Sakit kepala migrain yang mengganggunya selama lima tahun tidak ada lagi. Tubuhnya yang kaku akibat menopause telah melunak dan ia sangat gembira. Ayahnya, setelah menyaksikan perubahan mereka, mengikuti mereka dan juga mengkonsumsi Purtier Placenta.

Purtier Placenta mengembalikan kepercayaan diri Mun Shou. Selama lebih dari 10 tahun terakhir, ia merahasiakannya dengan baik, tiada temannya yang menyadari penyakit kulitnya, karena ia selalu memakai celana panjang. Namun, akhirnya ia sekarang bisa pergi untuk bermain sepak bola dengan celana pendek – sesuatu yang begitu sederhana namun begitu menyenangkan bagi Mun Shou.

11. Lam Tai Chee

Kuala Lumpur, Malaysia

Dampak pasca kecelakaan mobil, Kerusakan permanen pada tulang belakang, Konsumsi jangka panjang obat-obat penghilang rasa sakit

Sebuah kecelakaan mobil kecil yang terjadi 20 – 30 tahun yang lalu telah membawa rasa sakit yang permanen pada Tai Chee.

Tai Chee ingat ketika kecelakan itu terjadi, dia sedang duduk di samping kursi pengemudi. Saat itu, tubuhnya tersentak ke depan dan kemudian mundur dengan sebuah putaran, diikuti dengan rasa sakit tak tertahankan. Rasa sakitnya begitu parah, membuatnya berkeringat dingin di sekujur tubuhnya dan ia tidak dapat berbicara. Sangat khawatir, temannya bertanya apa yang terjadi tapi dia sedemikian sakitnya sehingga bahkan tidak bisa membuat gerakan tangan. Temannya segera membawanya ke rumah sakit.

Dokter memberinya suntikan penghilang rasa sakit dan ia dibaringkan selama 4 – 5 jam, dengan pengambilan photo sinar-X. Dokter mengatakan padanya bahwa kecelakaan itu meninggalkan retak permanen pada tulang punggung serviks dan tulang belakang lanjutannya, ia tidak boleh menggerakkan lehernya terlalu banyak dan di masa mendatang kepalanya akan miring ke depan kalau tidak ke bawah. Tai Chee bertanya lagi pada dokter apakah ada obat dan dijawab: bahkan setelah operasi, kondisi akan tetap muncul kembali setelah dua tahun, jika operasi gagal, dapat menyebabkan dia cacat selamanya. Akibatnya, Tai Chee hanya dapat mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit dan ini berlangsung selama 20 tahun lebih.

Tai Chee membandingkan dirinya dengan seorang ahli ramalan cuaca, tubuhnya bisa merasakan setiap jenis perubahan cuaca terlebih dahulu, baik hujan atau panas. Oktober lalu, Tai Chee ke Singapura menghadiri Malam Testimonial Purtier Placenta dan ia punya pikiran mendalam: Dapatkah Purtier Placenta menolongnya? Dia juga hendak merekomendasikan produk ini ke istri seorang temannya, yang menderita demensia serius. Lalu, ia pergi ke Malam Testimonial di Penang, Malaysia dan setelah itu, Tai Chee putuskan untuk ambil resiko.

Hampir satu bulan setelah mengkonsumsi Purtier Placenta efeknya belum terlihat. Otot punggung Tai Chee tidak lagi kaku, perlahan jadi semakin elastis. Sekarang dapat mengangkat kepala dan sakit lehernya sembuh. Ketika teman-temannya melihat dia, tahu bahwa ia dapat mengangkat kepalanya keatas, mereka kira ia telah menjalani operasi.

Sejak Purtier Placenta menolong Tai Chee, ia tidak sabar untuk memperkenalkannya pada istri temannya, yang menderita demensia serius. Dia tidak mau makan, buang air kecil dan besar sesukanya, cepat marah, berisik dan tidak bisa diam meski hanya sebentar. 2 bulan setelah minum Purtier Placenta, istri temannya telah berkembang pesat, ia tak hanya dapat menyatakan niatnya untuk buang air kecil atau buang air besar, ia juga dapat mengontrol beraknya. Baru-baru ini, bahkan amarahnya telah berubah; temannya bisa mengajaknya keluar untuk makan bersama di restoran dan menikmati aktivitas diluar ruangan.

Tai Chee menangis keras: Mari kita sambut Purtier Placenta, itu sama bagusnya dengan menyambut kesehatan. Kesehatan tak akan pernah meninggalkan kita. Inilah pengalaman paling mendalam dan realistis.

12. Yong Hoi Yen

Ipoh, Malaysia

Menutup Luka

Nilai Sebuah Kehidupan Terletak pada Kemauan Anda dalam Memberinya Satu Kesempatan Lagi untuk Hidup Kembali.

Bagi kebanyakan orang, hidup adalah sangat berharga, tetapi bagi para penderita penyakit yang berjalan ke ambang kematian sangat mungkin memilih untuk mengakhirinya saja, untuk mengakhiri penderitaan karena sekarat. Kalau saja tidak mengenal Purtier Placenta, beliau mungkin saja tidak punya keberanian untuk hidup, juga tidak ada lagi kesempatan untuk hidup kembali.

Yong Hoi Yen adalah seorang penderita diabetes yang berasal dari Ipoh, setahun yang lalu karena keadaan penyakitnya yang semakin parah. Dokter memberitahu beliau bahwa harus menjalani amputasi, jika tidka ingin menjadi koma. Beliau hanya memiliki pilihan untuk mengamputasi sebuah kakinya, tapi dengan tindakan amputasi ini, sama juga dengan mengamputasi jiwanya, tiada harapan untuk masa depan.

Setelah diamputasi, kehidupan sehari-hari pun menjadi sangat sulit. Setiap minggu harus menerima sakit yang tiada tara akibat dari membersihkan lukanya, baik berdiri, duduk, maupun tidur pun benar-benar tidak enak. Waktu itu, kata-kata yang selalu diucapkannya hanya “Aku ingin mati”, setiap hari selalu menangis, beliau sudah benar-benar putus asa terhadap kehidupan.

Beliau berkata, ia sudah pernah mencoba 3 kali Purtier Placenta, sayangnya beliau menyia-nyiakan kesempatan. Sebabnya beliau makan terlalu banyak produk, semuanya tidak menampakkan hasil, sehingga membuatnya tidak lagi percaya pada produk kesehatan. Oleh itu, ketika orang lain memperkenalkan Purtier Placenta, beliau dengan tegas menolaknya. Apa yang menyebabkan akhirnya menerima Purtier? Beliau berkata, temannya itu terus menerus mengulang satu kalimat “berilah diri sendiri satu kali kesempatan!”, kalimat inilah yang menyentuhnya.

Ketika baru mengkonsumsi Purtier Placenta benar-benar tidak ada tanda membaik, Yong Hoi Yen merasa tangan dan kakinya mulai terasa sakit, terutama pada bagian yang diamputasi benar-benar gatal dan sakit tak terkira. Ternyata berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian, lukanya semakin menutup dengan baik, luka yang dulunya menganga besar juga berubah menjadi mulus, beliau hanya mengkonsumsi Purtier Placenta hanya dalam waktu yang singkat selama 3 minggu, tapi sudah menunjukkan hasil yang begitu bagus. Pemulihan yang begitu cepat ini, membuat dokter yang menangani Yong Hoi Yen merasa sangat kaget.

Yong Hoi Yen menyesal, kalau satu tahun yang lalu telah memberi kesempatan pada dirinya sendiri untuk mencoba Purtier Placenta, maka kehidupannya pun kemungkinan juga tidak sama. Beliau sekarang teratur mengkonsumsi produk ini, luka lain yang terinfeksi pun juga perlahan-lahan sembuh, semua sakit juga hilang sekaligus. Sekarang beliau dapat menikmati semangat hidup yang penuh vitalitas, dan hidup yang lebih bahagia, juga dapat berteriak “tidak ingin mati lagi”.

Kesembuhan Yong Hoi Yen adalah cermin yang sangat bagus, hanya saja dengan sikap positif memberi kesempatan sekali lagi pada diri sendiri, itu kemungkinan adalah obat mujarab untuk kelangsungan hidup, kehidupan menjadi lebih bernilai.

purtier placenta untuk menutup luka

Reserve The Best for Your Beloved Ones with Purtier Placenta

Home | Pemesanan