Tips Mencegah Stroke

9 Tips Mencegah Stroke

Apakah benar stroke itu penyakit orang lanjut usia? Apakah juga kegiatan mencegah stroke haruslah mereka yang sudah berusia lanjut? Mungkin persepsi tersebut harus Anda buang jauh-jauh mulai sekarang. Di Amerika, 15.000-an orang berumur 30 – 44 tahun terserang stroke.

Bagaimana dengan Indonesia? Memang belum ada data yang pasti, namun para ahli berpendapat bahwa usia penderita stroke di Indonesia semakin muda. Jika Anda tak mau menjadi korbannya, mulai sekarang juga Anda harus berusaha mencegah stroke menghampiri. Berikut sejumlah saran :

1. Periksa Tekanan Darah secara Rutin

Riset menunjukkan, rajin memeriksakan diri dapat mencegah stroke hingga 40%. Mengontrol tekanan darah itu vital untuk mencegah stroke. Apabila lebih dari 140/90, berarti tekanan darah Anda tinggi. Berusahalah untuk menurunkannya.

2. Hindari Merokok

Menjauhi rokok dapat mencegah stroke hingga 33%. Tidak ada istilah merokok sedikit pun, harus berhenti sama sekali sejak saat ini.

3. Banyak Makan Makanan Berwarna Hijau atau Oranye

Sebenarnya terlalu dini untuk menyimpulkan beta-karoten dapat mencegah stroke, tetapi makan sayur dan buah yang merupakan sumber beta-karoten lebih banyak setiap harinya sangatlah baik.

4. Melakukan Olahraga

Riset menunjukkan bahwa mereka yang melakukan olahraga mulai usia 25 – 40 tahun resiko terserang stroke berkurang hingga 57%, sedangkan yang melakukan olahraga mulai usia 40 – 55 tahun kesempatannya 37% untuk terhindar dari stroke.

5. Periksakan Leher Anda

Mintalah dokter untuk mendengarkan bunyi mendesing di leher Anda.Ini penting terutama jika Anda mengalami aterosklerosis (pengerasan dan penebalan pembuluh darah) yang menyebabkan tersumbatnya aliran darah.

6. Makanlah Potasium

Riset menegaskan, mengonsumsi makanan kaya potasium sehari-hari dapat mencegah stroke hingga 40%. Kentang adalah sumber potasium yang baik selain avokad, kedelai, pisang, ikan salmon dan tomat.

7. Kurangi Konsumsi Lemak

Apa yang baik bagi jantung baik pula bagi otak. Menjaga kadar kolesterol berarti menghambat aterosklerosis dan stroke. Sebaiknya mengonsumsi lemak tidak lebih dari 25% dari kebutuhan kalori.

8. Kenali Kandungan Aspirin

Memang aspirin disebut-sebut bisa membantu mencegah stroke. Namun, jika Anda tidak memiliki resiko stroke, dampaknya bisa kurang baik.

9. Hindari Alkohol

Menjauhi alkohol sangat banyak sekali manfaatnya, salah satunya adalah mencegah stroke. Jadi mulai sekarang, ubahlah gaya hidup bebas Anda menjadi lebih terkontrol. Anda bisa melakukan pencegahan sejak dini. Untuk apa menyia-nyiakan umur untuk hal-hal yang tidak penting dibandingkan dengan kesehatan Anda.

Hubungan Stroke dengan Depresi | Terapi Asyik untuk Stroke – Bermain Angklung

This entry was posted in Stroke. Bookmark the permalink.