Tungau Debu dan Jamur

Tungau debu rumah yang memiliki nama latin Dermatophagoides pteronyssinus dan Dermatophagoides farinae adalah serangga mikroskopik yang termasuk famili laba-laba. Makhluk sangat kecil ini ditemukan di seluruh dunia dan hidup dengan makan serpih kulit mati manusia. Sebuah komponen kehidupan yang penting adalah persyaratan kelembaban udara dalam ruangan minimal 45%. Tempat tinggal utama untuk tungau debu adalah bantal, matras, sprei, mebel yang dilapis kain, dan karpet. Alergen utama dari tungau debu adalah protein yang ditemukan dalam tubuh dan butiran kotoran serangga ini. Protein tungau yang alergenik ini berikatan dengan partikel debu yang berukuran lebih besar dan berat, mencegah protein tungau tetap berterbangan di udara untuk periode waktu yang lama. Karena itu, sebagian besar pajanan terhadap tungau debu terjadi ketika seseorang berbaring di tempat tidur atau mebel yang dilapisi kain. Walaupun banyak gunanya meminimalkan debu permukaan di dalam rumah dengan menghisap debu menggunakan penyedot debu, tindakan ini tidak menghilangkan tungau debu di tempat tidur atau bantal mebel. Langkah pencegahan terbaik adalah dengan melapisi bantal, matras, ranjang per dengan plastik, dan mencuci semua kain linen dengan air panas (>55 derajat C). Sarung yang diberi label “hipoalergenik” tetapi tidak terbuat dari membran plastik tidak efektif menurunkan pajanan terhadap protein tungau yang alergenik. Jika seseorang suka berbaring atau tidur di sofa dan kursi, maka melapisi sofa atau kursi itu dengan kulit atau vinyl lebih baik daripada kain. Penyaring High-efficiency particulate air (HEPA) belum menunjukkan hasil penurunan tungau debu dalam ruangan atau gejala-gejala rinitis yang dicetuskan tungau.

Penyaring udara untuk rumah dapat dibagi menjadi penyaring HEPA dan penyaring udara elektrostatik.
Penyaring HEPA terdiri dari saringan dan karbon sebagai penyaring awal, secara bersamaan memiliki kemampuan menyaring partikel berukuran kecil 0,2 mikrometer di udara ruangan. Penyaring HEPA dengan efektif dapat menghilangkan alergen di udara meliputi jamur, serpih kulit binatang, dan tepung sari, juga partikel lain seperti zat organik yang mudah menguap dan asap. Alergen tungau debu rumah tidak tetap berada di udara untuk selama beberapa menit setelah diporak-poranda dan karena itu tidak dapat ditangkap oleh penyaring udara.
Penyaring elektrostatik dibuat dengan menempelkan listrik ion negatif pada partikel di udara, yang kemudian melekat berkumpul pada pelat logam di saringan. Teknologi ini terbukti memikat karena alat penyaring ini bentuknya kecil dan tidak berisik. Namun, alat tersebut tidak terbukti efektif dalam menghilangkan alergen atau partikel lain. Ozone yang dihasilkan oleh mesin ini terbukti mengiritasi saluran pernapasan pasien asma.

Jamur, yang meliputi ribuan macam tipe jamur dan ragi, adalah bagian penting dari ekosistem lingkungan luar rumah. Jamur adalah organisme yang paling menyebabkan banyak alergi pada pasien. Beberapa pasien percaya bahwa mereka mengidap alergi jamur, satu-satunya cara untuk memastikan sensitivitas ini adalah dengan uji kulit (cukit) atau tes darah untuk IgE spisifik jamur. Organisme mikroskopik ini terdiri dari cabang, strutur filamen dinamakan “hifa”, bersama dengan struktur spheris kecil dinamakan “spora”. Spora dilepaskan oleh jamur ke udara dan dapat terbang jauh. Dalam situasi normal, banyak spora jamur ditemukan dalam gedung berasal dari lingkungan luar melalui pintu dan jendela. Kadang-kadang, sumber utama jamur di dalam rumah berasal dari bahan gedung yang rusak karena bocoran air.

Orang-orang yang alergi terhadap jamur dapat mengikuti langkah-langkah di bawah ini :
1. Tinggal di dalam ruangan selama periode kadar spora jamur di luar ruangan sedang tinggi. Kadar spora jamur di luar ruangan dapat berubah sangat cepat, dan spora jamur tertentu akan meningkat jumlahnya sewaktu angin bertiup kencang (Alternaria, Cladosporium), sedangkan spora jamur lainnya akan meningkat pada waktu kelembaban tinggi (Aspergillus, Penicillium). Banyak pasien memperoleh informasi tentang kadar jamur dengan melihat laporan yang diterbitkan; data ini perlu penilaian dari seorang ahli laergi untuk digunakan.
2. Tutup jendela bila kadra spora jamur di lingkungan luar tinggi. Jika tidak memungkinkan, pemakaian filter HEPA untuk membersihkan spora di udara dalam ruangan. Filter HEPA dapat dipasang pada sistem pemanas dan pendingin ruangan, atau unit penyaring tersendiri. Penyaring elektrostatik dan alat memproses udara dengan penghangat, ion atau ozone tidak direkomendasikan.
3. Menjaga kelembaban kawasan gedung seperti kamar mandi dan dapur, aliran ventilasi baik dengan membuka jendela dan/atau kipas pembuangan udara (exhaust fan).
4. Memelihara kebersihan gedung dengan membersihkan karpet, tempat sampah, dan ruangan pendingin secara berkala.
5. Menjaga kelembaban dalam ruangan di bawah 45%. Hal ini merupakan tantangan di daerah yang tingkat kelembabannya tinggi, seperti daerah pantai, danau, sungai dan memerlukan alat pengatur kelembaban (dehumidifier). Alat ini harus dicuci dan dikeringkan secara teratur. Mesin penghangat berukuran kecil atau lampu bohlam watt kecil dapat berguna dalam ruangan lembab atau WC.
6. Memelihara gedung dengan pemeriksaan berkala terhadap kebocoran air pada kerusakan atap, jendela, atau pipa air.
7. Lakukan perbaikan masalah pembuangan air di sekitar dan di bawah gedung. Taman di sekitar rumah harus disusun untuk menghindari pergerakan air dari lapangan sekitar ke pondasi bangunan, dan tanaman, daun, dan tumbuhan mati harus dibersihkan di kawasan sekitar gedung.

Melakukan langkah-langkah tersebut secara bersamaan sangat berguna dalam mencegah pajanan jamur di dalam dan di luar ruangan pada pasien-pasien alergi terhadap jamur.

Langkah Utama Pengobatan Alergi pada Hidung | Kucing dan Anjing

This entry was posted in Alergi. Bookmark the permalink.