Air dalam Tubuh Manusia

Air adalah zat atau materi atau unsur yang penting bagi semua bentuk kehidupan di bumi. Air merupakan sumber kehidupan pertama bagi manusia, selain bagi hewan dan tumbuhan juga, tentunya. Air sangat dibutuhkan oleh tubuh sebagai nutrisi yang sangat vital. Ia dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan dan keutuhan setiap sel dalam tubuh, menjaga meningkat cair aliran darah agar lebih mudah mengalir melalui pembuluh darah, mengatur suhu tubuh melalui proses berkeringat, menjaga kelembaban selaput-selaput lender, misalnya yang terdapat di paru-paru dan mulut, mengurangi risiko penyakit cytitis dengan menjaga kantung kemih bebas dari bakteri, dan melumasi dan melindungi persendian.

Air dalam tubuh juga dapat membentuk sel-sel baru, memelihara, dan mengganti sel-sel yang rusak. Selain itu, air juga dapat melarutkan dan membawa nutrisi, oksigen, dan hormon ke seluruh sel tubuh, melarutkan dan mengeluarkan zat-zat sampah dari dalam tubuh, sebagai katalisator dalam tubuh, sebagai pelumas sendi-sendi, menstabilkan suhu tubuh, dan meredam benturan bagi organ vital di dalam tubuh.

Selain hal di atas, air juga dalam tubuh juga dapat mengatur suhu tubuh, penting untuk aktivitas kimia dalam tubuh, pelarut untuk mineral, vitamin, asam amino, dan glukosa agar mudah diserap oleh tubuh. Selain itu, air dapat memastikan tubuh senantiasa bertenaga, melincinkan kawasan sendi, bertindak sebagai penyerap hentakan di saraf tunjang dan organ dalam badan, dan meningkatkan metabolisme sel, mengeluarkan at yang tidak berguna dalam tubuh.

Selain oksigen atau udara dan makanan, tubuh juga membutuhkan air. Air merupakan salah satu dari tiga hal yang sangat dibutuhkan oleh tubuh agar tetap sehat. Darah yang komposisi airnya mencapai sekitar 95% juga sangat vital sebagai sarana pengangkut zat gizi ke seluruh tubuh. Darah berperan membagikan “makanan” ke sel-sel tubuh dan otak agar tidak kelaparan. Otak yang mengalami kelaparan karena gangguan suplai glukosa dan oksigen akan menyebabkan perasaan lesu, lelah, dan bahkan bisa menimbulkan stroke yang biasanya terjadi karena adanya penyumbatan pembuluh darah.

Tubuh juga membutuhkan air untuk membantu menghilangkan sisa-sisa hasil metabolisme tubuh dan juga elektrolit yang berlebih, misalnya sodium, potasium, dan urea yang merupakan sisa hasil pemrosesan protein makanan. Lebih dari itu, air juga dapat membantu pencernaan dan mencegah sembelit, bekerja sebagai pelembab alami untukk memperbaiki tekstur dan penampilan kulit, membawa berbagai nutrisi dan oksigen dalam sel-sel darah, dan berfungsi sebagai bantalan peredam pada organ mata, tulang belakang dan kantung amniotik janin pada kehamilan.

Seperti apa kadar air yang normal dalam tubuh manusia? Disebut normal apabila kadar air berkisar antara 70 hingga 80 % dari bobot tubuh. Untuk itu, sekitar 80% tubuh manusia memang tersusun dari cairan. bahkan, ada yang mengatakan tubuh terdiri dari 55 % sampai 78 % cairan, tergantung dari bobot dan ukuran badan.

Di antara organ-organ tubuh yang paling tingggi kandungan airnya adalah darah dan otak. Masing-masing dari organ vital itu mengundang hingga 90 % dan 95 % cairan. Begitu besarnya peran air dalam tubuh manusia hingga terkadang air dimasukan sebagai zat gizi keenam setelah karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Di dalam tubuh, air sudah seharusnya mengalamai proses absorpsi di usus halus, reabsorpsi di usus besar, dan juga mengalami proses pengeluaran melalui kelenjar keringat dan saluran urine/kencing.

Kadar air dalam tubuh harus selalu seimbang pada kadar normalnya. Bila terjadi suatu keadaan di mana kadar air di dalam tubuh turun dari kadar yang seharusnya, maka tubuh secara langsung akan meminta penggantian kadar air yang hilang. Oleh sebab itulah, kita merasa haus dan memerlukan minum. demikian pula halnya jika saat kadar air sudah lebih dari mencukupi, maka tubuh akan mengeluarkan kelebihan air melalui saluran urine. Untuk itu, penuhilah kebutuhan air dalam tubuh Anda dengan teratur sebab selain mempunyai manfaat seperti di atas, mengonsumsi air secara teratur dan cukup juga dapat meningkatkan fungsi hormon, memperbaiki kemampuan hati untuk memecah dan melepas lemak, serta mengurangi rasa lapar.

Berikut ini adalah beberapa fakta tentang air yang terkandung dalam tubuh manusia :
1. Kandungan air di tubuh pria lebih banyak daripada tubuh wanita, dan jumlahnya akan berkurang seiring bertambahnya wanita.
2. Kebanyakan orang dewasa mengeluarkan sekitar 2,5 – 3 Liter air per hari dari tubuhnya. Pengeluaran air akan bertambah ketika kondisi cuaca oanas dan setelah melakukan latihan / olahraga dalam waktu dan intensitas lama.
3. Orang-orang yang lebih tua mengeluarkan sekitar 2 liter air per hari dari tubuhnya.
4. Penumpang alat-alattransportasi udara akan kehilangan 1,5 liter air selama tiga jam pertama perjalanan udara. Kehilangan tersebut harus diganti dengan konsumsi air segar.
5. Umumnya, makanan mengandung sekitar 1 liter air sementara sisanya harus diperoleh dari minuman.

Air dikeluarkan tubuh melalui air seni dan keringat. Jumlah air yang dikeluarkan tubuh melalui air seni sekitar 1 liter per hari. Kalau jumlah tinja yang dikeluarkan pada orang sehat sekitar 50 – 400 g/hari, maka kandungan aimnya sekitar 60 – 90 % dari bobot tinja atau sekitar 50 – 60 ml air sehari.

Sedangkan air yang terbuang melalui keringat dan saluran napas dalam sehari maksimum 1 liter, tergantung suhu udara sekitar. Belum termasuk faktor pengeluaran air melalui pernapasan. Seseorang yang mengalami demam, kandungan air dalam napasnya akan meningkat. Sebaliknya, jumlah air yang dihirup melalui napas berkurang akibat rendahnya kelembaban udara di sekitarnya.

Tubuh akan menurun kondisinya bila kadar air menurun dan kita tidak segera memenuhi kebutuhan air tubuh tersebut. Kardiolog dari AS, Dr James M. Rippe, menyarankan untuk minum air paling sedikit seliter lebih banyak dari apa yang dibutuhkan rasa haus kita. Pasalnya, kehilangan 4% cairan saja akan mengakibatkan penurunan kinerja kita sebanyak 22%. Dari sini, bisa dipahami mengapa  kita akan mulai merasa lemah dan lesu jika kita kehilangan 7% cairan dalam tubuh.

Semakin banyak aktivitas yang kita lakukan, maka semakin banyak pula air tekuras dari tubuh. Untuk itu, pakar kesehatan meningkat kita jangan hanya minum bila terasa haus. Kebiasaan banyak minum, apakah sedang haus atau tidak, merupakan kebiasaan sehat!

Jika berada di ruang ber-AC, dianjurkan untuk minum lebih banyak karena udara yang dingin dan tubuh cepat mengalami dehidrasi. Banyak minum juga akan membantu kulit tidak cepat kering. Di ruang yang suhunya tidak tetap pun dianjurkan untuk membiasakan minum meski tidak terasa haus untuk menyeimbangkan suhu.

Definisi Air | Tubuh Kekurangan Air

This entry was posted in Air untuk Terapi. Bookmark the permalink.