Air Putih dan Problem Seksual (3)

Bercinta di ranjang merupakan aktivitas seksual paling menyenangkan bagi setiap pasangan, apalagi dengan melihat beberapa manfaat di atas. Hal ini tentu saja mengisyaratkan bahwa kegiatan seksual bukan hanya suatu hal yang menyenangkan, namun juga sebagai suatu terapi kesehatan dalam segala hal. Tapi sayang, aktivitas yang sering kali dilakukan setiap malam itu tak selamanya membuat pasangan bergairah. Baik wanita maupun pria, masing-masing sering kali mempuyai masalah yang berbeda ketika gairah seksnya menurun. Ingin mengetahui alasan di balik gairah seks pria menurun? Simak ulasan berikut ini.

a. Rasa cemas

Rasa cemas atau stres bisa menjadi salah satu penyebab pasangan tidak menikmati setiap rangsangan yang kita salurkan. Ketika pria merasa cemas dan tidak bisa berkonsentrasi, maka penisnya pun sulit untuk ereksi. Tak heran bila hubungan seksual dengan perasaan cemas akan menjadi hubungan seks yang tidak begitu menggairahkan.

b. Depresi

Depresi bukan masalah yang terlalu mengkhawatirkan bagi setiap orang. Namun, ketika depresi yang dialami pasangan tak kunjung reda, maka secara tidak langsung hubungan seks di ranjang juga akan ikut terpengaruh. Untuk itu, peran dan perhatian dari pasangan sangat dibutuhkan disini. Buatlah pasangan agar berada posisi nyaman dan aman sehingga hubungan seks pun berjalan lancar.

c. Obat

Beragam resep obat yang diberikan dokter, tanpa disadari dapat menurunkan gairah seks pria. Salah satunya adalah obat untuk mengurangi depresi. Selain ini, obat hipertensi obat penenang, atau pil pencegah kehamilan juga bisa mengurangi gairah seks sehingga kita sulit meraih orgasme.

d. Impotensi

Permasalahan paling sering dialami pria adalah impotensi atau disfungsi ereksi. Impotensi memang tak ada kaitannya dengan masalah libido, melainkan lebih pada ketidakmampuan seorang pria untuk mencapai orgasme. Namun, masalah ini tetap menjadi perhatian khusus pria saat bercinta dengan pasangannya. Biasanya, penyakit kanker prostat dan beragam faktor psikologis menjadi penyebab impotensi. Untuk itulah, kita perlu membantu pasangan melewati masalah ini agar hubungan seks kita berdua sempurna.

e. Faktor Biologis

Terlalu banyak beraktivitas dan juga kurang tidur sehingga tubuh lelah kecapaian juga dapat menyebabkan menurunnya nafsu seksual karena tubuh membutuhkan istirahat untuk dapat melakukan hubungan intim yang butuh energi dan cukup menguras tenaga.

f. Faktor Psikologis

Faktor psikis dapat menyebabkan kehilangan gairah karena banyak waktu yang habis digunakan untuk melamun dan merenung sehingga penderita memilih untuk menjauhi aktivitas seks. Munculnya masalah antara suami dengan istri, seperti pertengkaran, juga dapat mengurangi gairah seksual. Rasa tidak percaya diri / kurang pede serta trauma pun menjadi penyebab wanita jadi agak enggan untuk bermesra-mesraan dengan pasangan. Rasa takut pada suami karena ketidaksesuaian pandangan seks juga memicu perempuan menjauhi kegiatan yang berbau seks.

g. Pasca Melahirkan

Ketika sedang menyusui akan ada hormon prolaktin yang dapat menurunkan gairah seksual sehingga istri biasanya sering menolak ajakan suami untuk melakukan aktivitas seks. Penggunaan pil KB pun juga menurunkan minat seks pada perempuan.

h. Pengaruh Hormon Seks

Hormon testosteron pada wanita sangat dibutuhkan untuk meningkatkan libido gairah seksual. Di lain pihak apabila terdapat hormon sex hormone binding globulin dalam kadar yang tinggi maka akan dapat mengurangi gairah seksual pada seorang wanita.

Persoalan seks adalah persoalan setiap orang yang teramat sensitif. Jika “urusan” yang satu ini tidak mendapatkan kepuasan di ranjang, masalahnya bisa melebar kemana-mana. Sehebat apapun kita dalam berbisnis, tapi jika urusan ranjang tidak karuan, maka yang akan terjadi adalah cekcok tanpa henti. Kita juga orang yang berpikir, obat apa lagi yang bisa menggairahkan dalam urusan seks?

Agar terhindar dari masalah yang mencemaskan itu, cobalah rajin mengkonsumsi air secukupnya. Air akan membantu mengatur tekanan darah dan meningkatkan stamina kemampuan aliran darah. Keduanya ini penting karna berefek pada kekuatan ereksi seorang lelaki.

Tidak tercukupinya kebutuhan air di dalam tubuh kita bisa menjadi faktor krusial. Hal ini dikarenakan bahwa setiap kita ingin berhubungan intim dan tubuh tengah kekurangan cairan, maka jika si pria sudah lelah duluan alias loyo, maka hubungan seks akan gagal. Hal ini tentulah bisa menjadi penyebab hilangnya gairah dan kita pun akhirnya memilih tidur daripada bercinta.

Menurut Dr. Colin Wilson, B Sc., air putih sangat dibutuhkan bagi selaput-selaput mukosa serta untuk memperbaiki sistem kardiovaskular, saluran kecing, dan paling penting untuk menjaga fungsi seksual. Bukan hanya pria, wanita pun juga membutuhkkan cukup asupan air.

Air Putih dan Problem Seksual (2) | Manfaat Lain Air Putih

This entry was posted in Air untuk Terapi. Bookmark the permalink.