Alergi Hidung Bertambah Buruk ketika Terbang

Dua faktor terbesar yang menyebabkan penderita alergi mengalami persoalan dalam pesawat adalah perubahan tekanan kabin, terutama waktu menurun, dan kelembaban rendah dalam kabin. Perubahan tekanan sering menimbulkan pembengkakan muara sinus, berikutnya timbul sakit kepala daerah sinus, dan penutupan tuba eustachi, dengan nyeri telinga sekunder atau bahkan perdarahan di telinga tengah. Metode terbaik untuk mencegah gejala-gejala ini adalah pemakaian obat bebas dekongestan topikal, seperti oxymetazoline, 30 sampai 60 menit sebelum pesawat mulai menurun. Minum obat alergi harian Anda sebelum, sewaktu, dan setelah terbang, sesuai dengan jadwal Anda akan sangat membantu.

Kelembaban kabin yang rendah, yang normal selama penerbangan, menimbulkan peningkatan kekeringan membran mukosa hidung, yang lebih lanjut memperburuk pembengkakan hidung, sinus, dan tuba eustachi. Untuk membantu menghilangkan masalah ini, semprot hidung larutan saline (garam fisiologis) setiap 2 jam sewaktu terbang dapat menolong. Sebagai tambahan, peningkatan masukan cairan oral (minum) dapat juga bermanfaat. Minuman beralkohol, yang diketahui meningkatkan buang air kecil, akan menurunkan keadaan hidrasi, karena itu lebih baik dihindari dalam perjalanan pesawat terbang bagi individu yang mengidap penyakit sinus atau alergi pada hidung.

Alergi Hidung pada Wanita Hamil dan Menyusui | Cairan Kronis di Kedua Telinga dan Keperluan Orthodontia pada Anak

This entry was posted in Alergi. Bookmark the permalink.